Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Telkomsel Dukung Perhelatan “Pahlawan Digital UMKM 2022”

Bali Tribune / UMKM - Telkomsel berpartisipasi pada penyelenggaraan Kick Off “Pahlawan Digital UMKM 2022” yang digelar Kementerian Koperasi dan UKM RI di Jakarta. Turut hadir dalam acara ini Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah RI Teten Masduki (dua kanan) dan Vice President Area Account Management Telkomsel Samuel Pasaribu (dua kiri).

balitribune.co.id | Jakarta – Menegaskan komitmen dalam mengakselerasi transformasi digital UMKM di Indonesia secara berkelanjutan, Telkomsel turut berpartisipasi pada penyelenggaraan kegiatan Kick Off“Pahlawan Digital UMKM 2022” yang digelar oleh Kementerian Koperasi dan UKM RI,di Jakarta (3/10). Melalui partisipasi tersebut, Telkomsel terus berupaya membuka peluang lebih luas bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk dapat Go Digital sehingga dapat lebih berdaya dengan mengoptimalkan pemanfaatan aset ekosistem digital Telkomsel. Inisiatif ini sekaligus menjadi bagian dari roadmap Telkomsel dalam mendukung realisasi target pemerintah untuk mendorong 30 juta pelaku UMKM Indonesia untuk Go Digital pada 2024.

Vice President Area Account Management Telkomsel Samuel Pasaribu yang turut hadir sebagai salah satu pembicara di acara tersebutmengatakan, “Saat ini ada 20 juta yang sudah go digital. Artinya masih banyak pelaku UMKM yang perlu berkolaborasi untuk mulai melakukan transformasi digital agar dapat adaptif pada perubahan. Inilah dasar bagi Telkomsel dalam membangun ekosistem digital yang mampu menjadi solusi komprehensif bagi sektor UMKM dalam memenuhi berbagai kebutuhan secara digital, serta membuka peluang kolaborasi lebih luas bagi inovator digital Tanah Air dalam memfasilitasi UMKM agar dapat naik kelas dengan digital, bahkan dapat go international.”

Pada kesempatan tersebut, salah satu aset ekosistem digital yang dipaparkan melalui unit bisnis Telkomsel Enterprise dan telah menyokong transformasi digital bagi pelaku UMKM Tanah Air yaitu platform 99% Usahaku. Platform tersebut hadir sebagai end-to-end solution yang berlandaskan pada lima pilar bisnis dalam mendukung UMKM untuk mengatasi berbagai tantangan yang dihadapi. Kelima pilar bisnis tersebut meliputi Pemasokku sebagai pilar dalam memenuhi kebutuhan stok produk atau bahan baku dalam jumlah besar (grosir) secara lebih mudah; Pemodalku yang merupakan pilar untuk memudahkan pelaku UMKM dalam mengakses produk keuangan dan menghubungkan mereka dengan para pemodal; Solusiku sebagai pilar yang memudahkan transfomasi digital dan perkembangan bisnis UMKM; Inspirasiku yang merupakan pilar untuk meningkatkan kapabilitas para pelaku usaha maupun individu yang terlibat agar dapat lebih bisa berdaya saing global;dan Pasarku sebagai pilar mendukung pelaku UMKM menjangkau lebih banyak lagi konsumen berdasarkan sebaran wilayah yang ditargetkan.

Sejalan dengan semangat kolaborasi yang merupakan salah satu motor penggerak dalam berinovasi, Telkomsel turut berkolaborasi dengan puluhan inovator digital guna memperkuat lima pilar 99% Usahaku. Kolaborasi tersebut meliputi Alami Sharia, Koinworks, dan Indodana untuk akses pembiayaan UMKM. Kemudian untuk akses pemasok Telkomsel berkolaborasi dengan Evermos dan Ecodoe. Selanjutnya, dalam menghadirkan solusi bisnis dan enabler bagi UMKM, Telkomsel berkolaborasi dengan Artaka, Jarvis Store, dan Pawoon. Lalu untuk meningkatkan kapabilitas UMKM melalui pilar inspirasiku, Telkomsel berkolaborasi dengan Kuncie. Lebih lengkap mengenai berbagai solusi digitalisasi layanan dari unit bisnis Telkomsel Enterprise bagi para pelaku UMKM Indonesia dapat diakses melalui kanalwww.99usahaku.com.

“Kolaborasi sangat penting dalam mengoptimalkan pemanfaatan ekonomi digital, khususnya dalam mendukung UMKM maupun perusahaan rintisan (startup) agar dapat berdaya dan berkembang guna mengakselerasi pemulihan ekonomi pasca pandemi COVID-19. Untuk itu, Telkomsel akan terus memperkuat kolaborasi dengan para pemangku kepentingan yang lebih luas lagi untuk mengoptimalkan pengembangan aset ekosistem digital yang dimiliki. Kami harap, berbagai langkah konkret ini dapat menghadirkan solusi yang mampu mengakselerasi transformasi digital UMKM dengan lebih optimal, sehingga mampu menjadi salah satu penyokong pemulihan ekonomi pascapandemi yang lebih cepat dan kuat bagi Indonesia,” pungkas Samuel.

wartawan
YUE
Category

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.