Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Telusuri Hilangnya Tiga Pemancing, Tim SAR Temukan Alat Pancing Korban

Bali Tribune / PENCARIAN - Tim SAR turun ke kubangan yang diduga menjadi lokasi hilangnya ketiga pemancing

balitribune.co.id | Amlapura - Memasuki hari ketiga, Tim SAR gabungan dari Basarnas, Polair Polda Bali, Bakamla, Polair Polres Karangasem dan Balawista BPBD Karangasem, Selasa (16/2/2021) masih terus melakukan pencarian terhadap korban tiga pemancing masing-masing bernama I Kadek Rena (30) dan I Wayan Abdiana (30) yang keduanya merupakan warga Banjar Dinas Duda, Desa Duda, Kecamatan Selat, serta I Gede Satya (30) warga Banjar Dinas Kalanganyar, Desa Sibetan, Kecamatan Bebandem, yang hilang saat memancing di Pantai Mimba, Desa Padang Bai, Karangasem, pada Sabtu (14/2/2021) lalu.

 

Kali ini Tim SAR menerjunkan beberapa orang personil untuk turun ke kubangan di bawah tebing karang, yang diduga atau diperkirakan sebagai lokasi hilangnya ketiga korban. Proses pencarian di kubangan tersebut berlangsung menegangkan karena petugas yang turun melakukan pencarian harus ekstra hati-hati, jika salah sedikit petugas bisa celaka karena hantaman ombak yang terjadi secara tiba-tiba.

Setelah berhasil turun ke kubagangan yang didalamnya terdapat sejumlah goa, petugas dengan berhati-hati membaca ombak sebelum kemudian masuk kedalam goa atau rongga di bawah tebing karang, untuk mencari keberadaan ketiga korban.

“Tadi kita turunkan anggota untuk mengecek kedalam kubangan. Nah dibawah sana memang ada beberapa goa atau rongga di bawah tebing karang. Kita arahkan anggota untuk mengecek keseluruh goa yang ada dibawah. Karena menurut warga goa atau rongga tersebut terhubung dengan bagian laut lainnya diareal lokasi,” ungkap Anak Agung Alit Supartana, Kasi Ops Basarnas Bali, didampingi Koordinator SAR Karangasem, I Gusti Ngurah Eka, di lokasi pencarian.

Namun setelah dilakukan penyisiran oleh petugas keseluruh goa atau rongga dibawah tebing karang tersebut korban tidak ditemukan, sebaliknya petugas hanya menemukan peralatan pancing korban yakni tiga joran berikut reelnya. “Semua rongga atau goa dibawah sudah kita cek dan kita pastikan korban tidak ada di kubangan, dan kami sampaikan jika goa tersebut seluruhnya buntu,” tegas Anak Agung Alit Supartana.

Usai pencarian di dalam kubangan tersebut, Tim SAR gabungan kembali melanjutkan penyisiran di sekitar areal atau lokasi hilangnya ketiga korban hingga keperairan Candidasa dan Pengalon, namun hingga berita ini dimuat, hasil pencarian masih nihil atau korban belum berhasil diketemukan.

wartawan
Husaen SS.
Category

Tiadakan Konser Musik, Pawai Ogoh-ogoh Kasanga Festival Adopsi Sistem Peed Aye

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar siap menyelenggarakan Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6–8 Maret 2026 mendatang. Berlokasi di kawasan Titik Nol Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung, festival tahun ini tampil beda dengan mengadopsi sistem parade Peed Aye layaknya Pesta Kesenian Bali (PKB) dan meniadakan panggung konser musik.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perkuat Tata Kelola Digital, Pemkab Tabanan Gelar Monev OpenSID di 133 Desa

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah desa se-Kabupaten Kabupaten Tabanan terus menunjukkan komitmen dalam penguatan tata kelola pemerintahan berbasis digital melalui pemanfaatan Sistem Informasi Desa (SID). Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) penerapan aplikasi OpenSID yang dilaksanakan Dinas Komunikasi dan Informatika.

Baca Selengkapnya icon click

Berbulan-Bulan Tak Berfungsi, Traffic Light Depan MPP Bangli Akhirnya Diperbaiki

balitribune.co.id I Bangli - Sempat berbulan- bulan tidak berfungsi, akhirnya lampu traffic light di depan kantor Mall Pelayanan Publik (MPP) di perbaiki petugas Dinas Perhubungan Bangli. Kini lampu pengatur arus lalin telah berfungsi secara normal. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Angker, Rumah Jabatan Ketua DPRD Buleleng Tidak Ditempati

balitribune.co.id I Singaraja - Sejak dilantik menjadi Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya tidak menempati fasilitas rumah jabatan yang disediakan pemerintah daerah. Hal itu bukan tanpa alasan, selain kondisi bangunan tidak layak huni, sudah sejak lama rumah yang dibangun pada zaman Belanda itu di kenal angker di kalangan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.