Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tempat Oven Kayu Terbakar

Bali Tribune/ TERBAKAR - Kondisi tempat oven kayu terbakar di Banjar Pucangan, Desa Kayubihi, Bangli.
Balitribune.co.id | Bangli - Tempat oven kayu milik I Nengah Suwirya (34) hangus terbakar, Senin (20/4) sekira pukul 11.30 wita. Diduga kebakaran dipicu percikan api sekam. Akibat musibah tersebut pria asal Banjar Pucangan, Desa Kayubihi, Kecamatan Bangli mengalami kerugian ratusan juta rupiah.
 
Informasi yang berhasil dihimpun kebakaran bangunan tempat oven kayu tersebut pertama kali diketahui oleh saksi I Wayan Depin. Saksi yang lokasi rumahnya dekat dengan tempat pengopenan kayu melihat kepulan asap daritempat pengopenam kayu. Saksi langsung bergegas mendatangi lokasi dan tiba dilokasi melihat pekerja gudang Ketut Susila berusaha membuka oven. Selang beberapa menitnya api langsung membesar dan membakar seluruh kayu yang ada di dalam oven. Untuk memadamkan api dua unit mobil pemdama kebakaran Pemkab Bangli diturunkan. Setelah berjuang hampir satu jam api dapat dipadamkan.
 
Kapolsek Bangli Kompol Nengah Rata saat dikonfirmasi membenarkan musibah kebakaran tersebut. Dari hasil penyelidikan diduga kebakaran dipicu percikan api sekam yang masuk lewat plat yang menghubungkan drum tempat membakar sekam dengan oven yang berisi 13 kubik kayu berbagai jenis. 
wartawan
Agung Samudra
Category

Sebut Penetapan Tersangka Kakanwil BPN Bali 'Ugal-ugalan', GPS Siap Uji Polda Bali di Praperadilan

balitribune.co.id | Denpasar - Tim penasihat hukum Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) BPN Provinsi Bali, I Made Daging, kembali melontarkan kritik keras terhadap dasar hukum penetapan kliennya sebagai tersangka. Bahkan penetapan tersangka oleh penyidik Dit Reskrimsus Polda Bali itu disebut "ugal - ugalan" dan sarat kepentingan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Monsun Asia Aktif Picu Angin Kencang dan Peningkatan Tinggi Gelombang, Pelaku Wisata Bahari Diimbau Waspada

balitribune.co.id | Denpasar - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dalam akun resminya, bmkgbali pada Rabu (21/1) mengimbau masyarakat Bali untuk tetap waspada potensi cuaca ekstrem tanggal 21-27 Januari 2026. Pada periode tersebut sebagian besar wilayah Bali sudah memasuki puncak musim hujan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.