Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tenaga Pengabdi Kesehatan Temui Bupati Berharap Dibuka Formasi PPPK

Bali Tribune / AUDIENSI - Perwakilan tenaga pengabdi kesehatan audiensi dengan Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta di gedung BMB Bangli, Kamis (11/1).

balitribune.co.id | Bangli - Sebelumnya tenaga pengabdi kesehatan di lingkungan Pemkab Bangli sempat mengadu ke dewan untuk menyampaikan aspirasi terkait nasib mereka sebagai pengabdi. Setelah itu para pengabdi kesehatan giliran menemui  Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta, Kamis (11/1).

Dalam pertemuan yang berlangsung di Gedung BMB Bangli membahas terkait harapan para tenaga pengabdi agar bisa dibuka formasi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) di Bangli. Pertemuan yang berlangsung hampir satu jam tersebut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Bangli, dr Nyoman Arsana, Sekretaris Diskes Bangli dr AA Dwi Wulantari, Kepala Badan Kepagawaian dan Pengembangan SDM Bangli, Made Mahindra Putra.

Ditemui usai pertemuan, Kepala Diskes Bangli, dr Nyoman Arsana, didampingi Sekretaris Diskes Bangli dr AA Dwi Wulantari menyampaikan jika  oleh bapak bupati, pihaknya diminta rencana kebutuhan tenaga kesehatan baik rumah sakit maupun puskesmas. Data tersebut akan dilaporkan pada 31 Januari. "Bapak Bupati berkomitmen, untuk itu kami diminta untuk berhitung sesuai dengan kemampuan kita. Kami akan rapat dengan Badan Kepegawaian, Badan Keuangan Pendapatan dan Aset Derah (BKPAD), sehingga dapat dipastikan tenaga apa yang dibutuhkan dan berapa kebutuhanya,”ujar mantan Direktur RSU Bangli ini.

Nyoman Arsana menegaskan jika untuk pengadaan tentu mengikuti SOP yang ada. Seperti apa ke depannya, pihaknya meminta untuk tenaga pengabdi mempersiapkan diri dan belajar. Disinggung terkait dengan menaikan status pengabdi sebagai tenaga kontrak, dr Arsana mengatakan jika sudah tertuang dalam UU nomor 20 tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN). "Kita tidak diberikan kewenangan untuk melakukan itu," ujar dr Agung Wulantari.

Terpisah, perwakilan tenaga pengabdi Sang Made Adiatma Putra mengatakan ada 10 orang perwakilan tenaga pengabdi bertemu dengan Bupati Sedana Arta. Yang mana tujuan sama seperti apa yang kita samapikan di dewan sebelumnya yakni menyampaikan aspirasi terkait nasib dari para pengabdi. Menurut Adiatma Putra, para pengabdi memohon kepada Bupati agar membuka formasi PPPK. "Besar harapan kami, ditahun 2024 beliau (Bupati) bisa menerima kami," jelasnya.

Dalam  pertemuan tersebut Bupati Sedana Arta meminta para pengabdi menunggu, pasalnya akan dilakukan pemetaan. Selain itu perlu dilakukan kajian terkait anggaran. Para pengabdi yang jumlah 118 orang berharap dibukan jalur khusus. Diakui selama ini para pengabdi dalam pengambilan pekerjaan sama dengan para ASN. Para nakes yang sudab mengabdi tahunan bahkan belasan tahun berharap ada peningkatan status. Sembari menunggu dibukanya formasi ASN. "Paling tidak diupgrate dari pengabdi menjadi kontrak. Tadi sempat disinggung bahwa sulit untuk dilakukan," ungkapnya.

wartawan
SAM
Category

Diduga Terjangkit ASF, Puluhan Babi Mati Mendadak

balitribune.co.id I Mangupura - Wabah African Swine Fever (ASF) diduga kembali menyerang peternakan babi di wilayah Badung. Kali ini, seorang peternak di Banjar Kayu Tulang, Canggu, Kuta Utara, mengalami kerugian besar setelah puluhan babi miliknya mati mendadak.

Peristiwa tersebut mulai terjadi sejak awal April 2026. Sedikitnya 60 ekor babi dilaporkan mati satu per satu dengan gejala tidak mau makan, lemas, lalu akhirnya mati.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Disdukcapil Denpasar Raih Predikat Sangat Baik dari Kemendagri

balitribune.co.id I Denpasar - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Denpasar meraih predikat Sangat Baik dengan nilai 90,00 berdasarkan evaluasi kinerja tahun 2025 dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI. Ketetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor: 800.1.5.1.1910/Dukcapil/2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

BRI Dukung Pengembangan Usaha Pemindangan Ikan Melalui Penyaluran KUR di Bali dan Nusa Tenggara

balitribune.co.id | Semarapura - Wayan Suitari yang merupakan salah seorang perajin ikan pindang di Sentra Pemindangan Ikan Desa Kusamba Kabupaten Klungkung meningkatkan usahanya dengan menggunakan kredit usaha rakyat (KUR) dari Bank Rakyat Indonesia (BRI). Ia yang sudah selama puluhan tahun bergelut di dunia pemindangan ikan, mendapat dukungan dana dari perbankan.

Baca Selengkapnya icon click

Klasterku Hidupku BRI, Usaha Keripik Ayam Biru di Denpasar Terus Berkembang dan Berdaya

balitribune.co.id | Denpasar - Di sela rutinitas mengurus rumah dan keluarga, banyak ibu rumahtangga diam-diam menyimpan mimpi untuk membantu perekonomian keluarga. Mimpi itu kadang dimulai dari hal sederhana, seperti camilan rumahan yang dibuat dari dapur sendiri.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.