Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tepi Pantai Destinasi Berlibur Penuh Relaksasi

Bali Tribune / ILUSTRASI (ist)

balitribune.co.id | DenpasarSejumlah destinasi di Tanah Air menyuguhkan suasana bersantap dengan pemandangan laut, pantai ditemani hidangan khas lokal. Hal ini menjadi daya tarik bagi wisatawan saat berlibur di Indonesia maupun bagi wisatawan domestik yang tinggal di metropolitan untuk menikmati momen bersantai di tepi pantai berpasir putih, sambil memandang laut biru yang indah. 

Selain merasakan liburan yang berbeda, dengan nuansa tropis, menikmati minuman menyegarkan dan kuliner lezat dari pagi hingga petang ditemani pemandangan matahari terbit dan terbenam tentunya merupakan momen tidak terlupakan. Apalagi dengan rutinitas sehari-hari yang begitu padat di kota-kota besar, membuat masyarakatnya cepat lelah. Bersantai di tepi pantai dapat menjadi salah satu kegiatan yang bisa melepas penat dari kesibukan sehari-hari. 

Salah seorang pemilik resor yang menyediakan suasana bersantap di tepi pantai, Theo Dandine mengatakan, dengan suasana a la boho tepi pantai, santai dan cocok untuk anggota keluarga dari segala umur, pengunjung bisa berenang di kolam, berjemur di tepi kolam sambil mencicipi berbagai hidangan dan koktail. Sedangkan untuk hidangan bisa menikmati makanan laut segar dengan bumbu lokal.

"Konsep dining experience ini semakin memukau dengan pemandangan matahari terbenam sambil minum koktail maupun jus dihibur dengan live music, menikmati piknik di tepi pantai," ujarnya beberapa waktu lalu. 

Lebih lanjut ia mengatakan, jika kurang nyaman berbaur dengan wisatawan lainnya saat piknik di tepi pantai, tamu yang ingin suasana privat bisa memesan Intimate Cocoon Dining. "Intimate Cocoon Dining adalah pengalaman bersantap dengan tenda bambu yang romantis dan ditemani cahaya lilin, langsung menghadap pantai di bawah langit berbintang," jelasnya. 

Menurutnya, suasana bersantap hidangan lokal ditemani pemandangan laut, pantai merupakan kegiatan yang inspiratif dengan atmosfer santai. "Merupakan tempat yang sempurna untuk bersantap di tepi pantai. Tamu bisa menikmati hidangan dari siang hari hingga sore hari saat matahari terbenam dengan pilihan koktail, dan bersantap malam dengan suasana pinggir laut yang tak terlupakan. Destinasi kuliner ini mencerminkan suasana berlibur penuh relaksasi," imbuhnya.

wartawan
YUE

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.