Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tepis Eksploitasi Gajah, MEP Kantongi Sertifikat Gold ACES

Bali Tribune/ TAMAN GAJAH - Suasana Taman Gajah Mason Elepahant Park Gianyar. Inset: Sertifikat aces untuk taman satawa MEP.
balitribune.co.id | Gianyar - Sorotan ekploitasi gajah yang berlebihan di sejumlah taman satwa di Bali langsung direspon para pengelola taman. Masson Elephant Park (MEP), Taro, Gianyar yang merupakan taman satwa gajah tertua di Bali pun tidak ingin kena getahnya. Membuktikan puluhan gajah yang dimiliki memenuhi standar konservasi dunia, MEP jalani akreditasi. Hasilnya pun tidak tanggung-tanggung, beberapa bulan dievaluasi oleh pakar-pakar dunia, Rabu (20/11), MEP menerima sertifikat berkatagori “Gold”/emas dari Asian Captive Elephant Standar (ACES).
 
Ibu Made Kariani Mason, yang mendirikan Masson Elephant Park (MEP) bersama suaminya Nogel Mason menyebutkan, dengan pemberian serifikat ACES, pihaknya ingin menunjukan kepada dunia bahwa puluhan gajah yang ada di taman konservasi itu, memang benar-banar diberlakukan dengan baik, peneilaian serat evaluasi yang dilakukan oleh tim ACES tidak maian-maian. Dimotori para pakar dari negara Eropa, penilaian ratusan indikatornya sangat ketat dan detail.   Bahkan dari semua indikatoar itu, pihaknya baru memenuhi 90 persennya dan kini langsung dilakukan penyempurnaan. “Kami sangat lega dan berbanggaa. Bali yang tidak memiliki habitat Gajah, justru di taman kami ini mendpaat setifikat berkatagori emas. Sementara di daerah asalnya justru belum tentu menerima sertifikat ini,” bangga Ibu Yani Mason.
 
Diakuinya, sebelumnya pihak sangat digundahkan dengan penyebaran informasi oleh kalangan wisatawan maupun lembga-lembaga pecinta satawa dunia. Karena, secara sepihak disebutkan kondisi taman satwa di Bali tidak layak dan satwa gajah dieksloitasi berlebihan. Parahnya lagi, para travel-travel perjalanan diimbau agar tidak membawa wisatawan ke taman-taman satwa. “Dengan sertifikat ini kami ingin menunjukkan,  bahwa selama 30 tahun Masson Elephant Park beroperasi, kami sangat-sangat memperhatikan kesehatan dan kelayakan hidup gajah ini. Bahkan konservasi kami terbilang produktif dengan berhasil melahirkan 5 ekor gajah,” tambah Bu Yani yang didampingi Nigel Mason.
 
Mewakili Wagub Bali Tjokorda Oka AA Sukawati, Plt Kadis Pariwisata Bali I Putu Astawa menyampaikan selamat dan apresiasinya atas akreditasi ACES yang dijalani MEP dengan hasilnya yang luar biasa. Langkah ini diniali semakin menyempurnakan kontribusi perusahaan Mason Adventur Bali dalam memajukan Pariwisata Bali. “Ini adalah contoh yang baik dan patut diikuti olah pengelola taman satwa lainnya. upaya ini untuk mencegah disharmoni akibat ekspoitasi alam yang berlebihan,” terangnya singkat. 
wartawan
Redaksi
Category

Kajari Edi Irasan: Kasus Perbekel Sudaji, On Proses

balitribune.co.id | Singaraja - Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Buleleng Edi Irsan Kurniawan mengatakan kasus dugaan korupsi dana desa dan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) di Desa Sudaji, Kecamatan Sawan, Buleleng, dengan terlapor Perbekel I Made Ngurah Fajar Kurniawan, on proses. Kepastian itu ia sampaikan untuk merespon tudingan masyarakat yang menyebut kasus tersebut mandeg.

Baca Selengkapnya icon click

Pariwisata Bali Sedang Hadapi Jeda Alami Tahunan Jelang Libur Nataru

balitribune.co.id | Mangupura - Dewan Pembina Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) DPD Bali, Gede Ricky Sukarta menerangkan gambaran umum okupansi atau tingkat hunian kamar hotel di Bali menjelang libur akhir tahun. "Secara umum memang benar, menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) ini kami melihat daily pick-up (angka pemesanan kamar yang masuk setiap hari) yang relatif lambat dibanding ekspektasi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mahakarya Bertema Alam Menggunakan Bahan Bekas Dipamerkan di Sudakara ArtSpace

balitribune.co.id | Denpasar - Seniman Bali asal Tejakula Kabupaten Buleleng, Nyoman Handi Yasa menghadirkan mahakarya seni yang unik dengan memanfaatkan bahan-bahan bekas pakai. Seni lukis yang menggunakan media dari kayu bekas dan ranting bekas salah satu upaya sang seniman menjaga lingkungan alam Bali ini tetap bersih. 

Baca Selengkapnya icon click

Praktisi dan Akademisi Buleleng Bedah KUHAP Baru

balitribune.co.id | Singaraja – Sejumlah praktisi hukum dan akademisi membedah pemberlakuan  Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan KUHAP Nasional yang akan berlaku mulai 2 Januari 2026. Dalam acara yang dikemas diskusi panel bertajuk Menilik KUHP dan KUHAP Baru digelar di Aula Kampus Universitas Panji Sakti (Unipas) Singaraja, Jumat (19/12).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kolaborasi Pansus TRAP dan Pemkab Tabanan Tegakkan Aturan, Fokus Sejahterakan Petani

balitribune.co.id | Denpasar - Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang, Perizinan, dan Aset (TRAP) DPRD Provinsi Bali menegaskan komitmennya menjaga kelestarian Kawasan Warisan Budaya Dunia (WBD) Subak Jatiluwih, Kabupaten Tabanan, dari berbagai pelanggaran tata ruang dan aktivitas yang berpotensi merusak lingkungan serta sistem irigasi tradisional Subak.

Baca Selengkapnya icon click

PERJAKA Bajra Shandi Ajak Lansia Hidup Sehat dan Bahagia

balitribune.co.id | Denpasar - Sebuah komunitas sosial bernama Perkumpulan Jalan Kaki (PERJAKA) Bajra Shandi, resmi berdiri pada 25 Juli 2025. Komunitas ini hadir sebagai ruang kebersamaan bagi warga senior, khususnya mereka yang berusia 55 tahun ke atas, untuk menjalani masa lanjut usia secara sehat, bahagia, dan harmonis.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.