Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Terdata 13.555 Siswi SD di Badung Akan Divaksinasi kanker serviks

vaksinasi
Pemberian vaksinasi Serviks sebelumnya di Kabupaten Badung

BALI TRIBUNE - Vaksinasi serviks secara massal akan kembali digelar di Kabupaten Badung pada tahun 2017 ini. Vaksinasi ini akan mengkhusus anak-anak putri kelas 5 Sekolah Dasar (SD) yang jumlah seluruhnya diperkirakan mencapai 13.555  siswi.

Sedikitnya Rp 16,178  miliar lebih anggaran telah disiapkan dari APBD melalui Dinas Kesehatan (Diskes) Badung.

Kadis Kesehatan Badung dr. Putra Suteja mengatakan, pihaknya sengaja memilih sasaran jalur sekolah untuk melakukan vaksinasi Human Paviloma Virus (HPN). Hal itu merupakan pendekatan strategis untuk memberikan proteksi kepada kaum perempuan dari ancaman kanker serviks sejak dini. 

Program ini dilakukan dengan pendekatan sosiologis tanpa paksaan dan dilaksanakan secara massal melalui jalur sekolah. "Terus terang vaksinasi kanker serviks ini responnya  sangat tinggi. Masyarakat bahkan berharap agar vaksinasi  bisa diberikan kepada seluruh perempuan di Kabupaten Badung," jelas dr.Putra.

Menurutnya selain memberika  vaksin,  pencegahan penyakit ini dilakukan dengan melaksanakan perilaku hidup bersih dan sehat, tidak melakukan hubungan seksual dengan berganti-ganti pasangan.  Kaum wanita juga diharapkan rajin melakukan pap smear setiap 2 tahun serta melakukan vaksinasi HPV.

Di Kabupaten Badung program vaksinasi  serviks secara massal pertama kali dilaksanakan tahun 2012 di Puspem Badung, dengan sasaran 1.502 orang dan anggaran sebesar Rp 1,65 miliar. Kegiatan ini dilaksanakan secara berkesinambungan pada tahun-tahun berikutnya, dengan sasaran siswi SMAN/SMKN, SMPN maupun swasta, PNS dilingkungan Pemkab Badung. 

Pada tahun 2013 vaksinasi menyasar 2.455 orang dengan anggaran Rp 5,665 miliar, tahun 2014 sasaran 2.150 orang dengan anggaran Rp 4,125 miliar, tahun 2015 sasaran 1.977 orang dengan anggaran Rp 4,708 miliar, dan tahun 2016 sasaran 7.217 orang dengan anggaran Rp 15,529 miliar.

wartawan
I Made Darna
Category

Pesan 40 Butir Ekstasi untuk 'Party', Kanit Reskrim Polsek Kuta Diciduk Polda Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Kasus penyalahgunaan narkotika kembali mencoreng institusi kepolisian di Bali. Kanit Reskrim Polsek Kuta, Iptu MDP, resmi ditangkap oleh tim Direktorat Reserse Narkoba (Dit Res Narkoba) Polda Bali. Alumni Akpol tersebut diamankan lantaran kedapatan memesan 40 butir pil ekstasi.

Baca Selengkapnya icon click

Video Syur Guru PPPK Viral, Polisi Buru Mantan Suami

balitribune.co.id I Negara - Sebuah unggahan di media sosial yang menampilkan rekaman video pribadi seorang guru berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Jembrana mendadak viral dan menjadi perbincangan publik. Dalam hitungan jam, video berdurasi sekitar empat menit lebih itu menyebar luas, memicu beragam reaksi dari warganet.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pekerjakan LC Dibawah Umur, Pemilik Kafe Terancam 15 Tahun Penjara

balitribune.co.id I Negara - Di balik gemerlap lampu dan hingar-bingar musik tempat hiburan malam, tersimpan kisah yang seharusnya tidak dialami seorang remaja berusia 16 tahun. Jauh dari kampung halamannya di Kabupaten Jember, Jawa Timur, gadis berinisial TW justru berakhir menjadi Lady Companion (LC) atau pemandu lagu di sebuah kafe di Kabupaten Jembrana.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Vaksinasi Rabies Sasar 15 Banjar di Desa Ketewel

balitribune.co.id I Gianyar - Dinas Pertanian Kabupaten Gianyar menggenjot cakupan vaksinasi rabies anjing di Gianyar. Kali ini vaksinasi  serentak digelar di 15 Banjar di Desa Ketewel, Kecamatan Sukawati, Rabu (8/7/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 Wita itu merupakan bagian dari program vaksinasi massal yang berlangsung pada 6–15 Juli 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.