Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Terduga Pembunuh Sales Mobil Dibekuk di Minahasa

Bali Tribune/ Bagus Wijaya alias Gus Tu
balitribune.co.id | Denpasar - Kerja keras anggota Satuan Reserse dan Kriminal (Sat Reskrim) Polresta Denpasar membuahkan hasil. Hanya butuh waktu 5 hari, polisi berhasil mengungkap terduga pelaku pembunuhan sales mobil, Ni Putu Yuniawati yang ditemukan tewas di Penginapan Teduh Ayu 2 kamar nomor 8 Jalan Kebo Iwo Utara Padangsambian Kaja, Denpasar Barat, Senin (5/7) pukul 21.30 Wita.
 
Pelaku yang bernama Bagus Wijaya alias Gus Tu asal Bungkulan, Buleleng ini  telah dibekuk di Jalan Trans Ratahan Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara, Kamis (8/8) pukul 21.30 Wita. Pria bertato itu tidak melakukan perlawanan yang berarti saat diringkus. "Pelaku sudah diamankan di Minahasa, Sulawesi Utara," ungkap seorang petugas.
 
Dikatakan petugas ini, saat ini pelaku sedang dalam perjalanan menuju Bali guna pemeriksaan lebih lanjut. Sehingga terkait motif pembunuhannya belum diketahui, perampokan atau bukan. "Masih diinterogasi," ujarnya.
 
Kapolresta Denpasar Kombes Pol Ruddi Setiawan membenarkan penangkapan terduga pelaku pembunuhan itu oleh Tim Gabungan, yaitu Resmob Polda Sulawesi Utara, Tim Macan Polresta Manado, Resmob Polda Bali dan Resmob Polresta Denpasar. Namun mantan Kapolres Badung ini enggan menjelaskan lebih rinci. "Mohon bersabar ya, nanti akan kita gelar," ujarnya.
 
Sementara itu, pemilik mobil suzuki ertiga DK 1988 HA, Dhika Putra menyampaikan bahwa Ni Putu Yuniawati, 39, SPG dealer Mitsubhisi di Jalan Imam Bonjol, Kecamatan Denpasar Barat yang menjadi korban pembunuhan adalah kerabat dekatnya. Keduanya pertama kenal berawal dari bisnis otomotif tersebut. Dimana kroban sebagai Sales dan saksi sebagai pemilik rental. Dari keterangannya korban memang kerap meminjam mobil miliknya. Saat hari kejadian korban diketahui menghubungi saksi pukul 08.51 Wita. Dan meminjam mobil pada pukul 11.00 Wita. "Saat itu korban naik motor dan berhenti di depan kamar saya. Kurang tahu sendiri apa tidak," ungkapnya.
 
Setelah itu korban meninggalkan motornya di tempat saksi di daerah Gatot Subroto. Hingga akhirnya ditemukan meninggal di Penginapan shorttime Teduh Ayu 2 di Jalan Kebo Iwo Utara, Padang Sambian Kaja, Denpasar Barat pada Selasa (6/8) dengan mulut tersumpal handuk. Saksi kemudian dimintai keterangan oleh pihak kepolisian. Juga kunci serep mobilnya. Rupanya pelaku membawa kabur STNK dan kunci mobil. "Kunci mobil dan STNK asli saya itu dibawa oleh pelaku. Jadi saya ke sana (kantor polisi) membawakan kunci serep," ujarnya.
 
Setelah mobil tersebut ditemukan, stiker-stiker mencolok yang melekat dihilangkan oleh pelaku. "Beliau (korban) sangat banyak membantu saya. Saya merasa berhutang budi. Merasa kehilangan," katanya. (u)
wartawan
Redaksi
Category

BPR di Persimpangan Jalan: Antara Integritas, Permodalan, dan Seleksi Alam Industri

balitribune.co.id | Pencabutan izin usaha BPR Kamadana oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di awal 2026 bukan sekadar kabar penutupan satu bank kecil di daerah. Ia adalah alarm keras bagi industri Bank Perekonomian Rakyat (BPR) secara nasional.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkab Tabanan Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir di Desa Kediri

balitribune.co.id | Tabanan — Menindaklanjuti arahan Bupati Tabanan, Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga, menyambangi sekaligus menyerahkan bantuan kepada keluarga korban banjir di Banjar Jaga Satru, Desa Kediri, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Selasa (24/2/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Pansus TRAP DPRD Bali Soroti Transparansi Pengembangan KEK Kura Kura Bali

balitribune.co.id I Denpasar -Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Bali kembali menjadi sorotan. DPRD Provinsi Bali melalui Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang dan Aset Publik (TRAP) menegaskan pentingnya transparansi dan kepastian hukum dalam proyek strategis tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kedaulatan di Balik Layar Digital: Mengapa Raksasa OTA Harus Menjadi "Penduduk Tetap" Indonesia?

balitribune.co.id | Bayangkan sebuah vila mewah di pesisir Canggu, Bali, terpesan dengan harga Rp2 juta per malam melalui platform global seperti Airbnb. Turisnya tidur di sana, pemilik vilanya tinggal di sana, dan akses jalan menuju lokasi tersebut dibangun menggunakan keringat pajak rakyat Indonesia.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.