balitribune.co.id | Amlapura - Pemerintah Kabupaten Karangasem menegaskan komitmennya dalam melakukan transformasi pendidikan secara menyeluruh. Di bawah kepemimpinan Bupati I Gusti Putu Parwata, kabupaten di ujung timur Pulau Dewata ini terus melakukan langkah strategis, mulai dari pembenahan infrastruktur sekolah hingga penguatan program kesejahteraan siswa.
Hal tersebut ditegaskan Bupati Karangasem saat menerima kunjungan kerja Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Dr. Fajar Riza Ul Haq, di Amlapura, Rabu (1/4/2026). Kunjungan ini menjadi momentum penting bagi Karangasem untuk mensinkronkan kebijakan daerah dengan visi nasional demi mencetak "Generasi Emas Indonesia".
Dalam sambutannya, Bupati I Gusti Putu Parwata memaparkan potret pendidikan Karangasem yang saat ini menaungi 605 satuan pendidikan dengan total lebih dari 70.000 siswa. Keberhasilan nyata terlihat pada pelaksanaan program revitalisasi pendidikan tahun anggaran 2025.
"Pada tahun 2025, kami telah menuntaskan revitalisasi 19 satuan pendidikan secara total. Seluruh program berjalan 100 persen tepat waktu dan sesuai standar nasional, mencakup pembangunan ruang kelas, laboratorium, hingga fasilitas sanitasi dan layanan pendukung seperti UKS dan BK," ujar Bupati Putu Parwata.
Meski demikian, Bupati tidak menampik adanya tantangan besar di lapangan. Berdasarkan kondisi riil tahun 2026, masih terdapat sejumlah bangunan PAUD dan SD yang mengalami kerusakan berat, serta ruang belajar SMP yang memerlukan rehabilitasi total akibat faktor usia bangunan.
"Ini bukan sekadar persoalan fisik gedung, melainkan menyangkut keselamatan dan kenyamanan psikologis peserta didik kita. Karena itu, infrastruktur menjadi fondasi awal yang harus diperkuat," tambahnya. Selain infrastruktur, Kabupaten Karangasem menunjukkan progres signifikan dalam mendukung program strategis nasional, yakni Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Saat ini, program tersebut telah menjangkau 30,4 persen sekolah dengan cakupan 40,4 persen siswa yang telah terlayani. Pengoperasian 19 dapur/SPPG (Satuan Pelayanan Gizi) juga telah mencapai 100 persen.
Namun, guna memperluas cakupan layanan hingga ke wilayah pelosok yang belum terjangkau, Pemkab Karangasem berharap dukungan penuh dari Pemerintah Pusat. Di hadapan Wakil Menteri, Bupati Gusti Putu Parwata menyampaikan usulan agar Revitalisasi Satuan Pendidikan Kabupaten Karangasem Tahun Anggaran 2026 dapat menjadi prioritas nasional. Dukungan pusat dinilai krusial untuk mengatasi ketimpangan rasio guru serta beban mengajar, khususnya di tingkat SMP.
"Kami percaya sinergi antara Pemerintah Pusat dan Daerah adalah kunci utama. Dengan dukungan Bapak Wakil Menteri, kami optimis Karangasem mampu menjadi bagian penting dari upaya besar mencetak Generasi Emas Indonesia melalui SDM yang unggul dan kompetitif," tutup I Gusti Putu Parwata. Kunjungan kerja ini diharapkan melahirkan solusi nyata dan memperkuat kolaborasi demi kemajuan pendidikan di Karangasem, demi mewujudkan visi “Karangasem Yang Agung, Gemah Ripah Loh Jinawi.”