Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Terjangan Ombak Setinggi 7 Meter di Pantai Bugbug, Warung dan Rumah Warga Terendam Banjir Rob

Bali Tribune/ BANJIR ROB - Terjangan ombak setinggi 7 meter di Pantai Bugbug memicu terjangan banjir rop yang menggenangi rumah warga.
balitribune.co.id | Amlapura - Ombak setinggi tujuh meter menerjang wilayah pesisir Pantai Bugbug, Karangasem, memicu terjadinya banjir rop, air laut mengalir ke darat hingga masuk dan menggenangi rumah warga di pinggir pantai. Pantauan balitribune.co.id |  -  di Pantai Lepra, Bugbug, Selasa (11/6) siang, terjangan ombak tersebut membuat sejumlah rumah warga tergenang banjir rop, termasuk kandang babi dan dua warung milik warga.
 
Sejumlah nelayan mulai khawatir dengan terjangan ombak yang makin mengganas, mereka secara bergotong royong memindahkan seluruh jukung yang terpakir di bibir pantai untuk dibawa ke lokasi yang lebih aman, sekitar 50 meter dari bibir pantai, tepatnya ke kebun kelapa milik warga lainnya. Terjangan ombak pantai juga membuat air laut masuk ke dalam salah satu penginapan atau villa yang berlokasi di pinggir Pantai Bugbug.
 
Ini cukup membuat wisatawan yang menginap di villa tersebut panik, pun juga dengan karyawan villa yang dibuat sibuk memindahkan barang-barang yang ada di bangunan dekat pantai ke lokaksi yang aman. Ni Wayan Sumiasih, salah seorang warga Bugbug mengatakan jika fenomena terjangan ombak tinggi seperti sekarang ini sebenarnya sudah rutin terjadi setiap tahunnya, yakni sekitar Bulan Juni atau Juli.
 
Terjangan ombak yang diperkirakan setinggi 7 meter ini dikatakan Sumiasih sudah terjadi sejak Senin tengah malam. Dia dan warga di pinggir pantai sempat terkejut dengan suara deburan ombak yang sangat keras tengah malam itu. Khawatir dengan jukung mereka, sejumlah nelayan pada tengah malam itu ada yang lebih dulu memindahkan jukung mereka ke lokasi yang aman. “Senin tegah malam itu mulai terjadi ombak tingginya pak! Suaranya keras dan rumah kami sampai bergetar,” ungkapnya. 
 
Kendati khawatir jika terjangan ombak pantai itu bertambah tinggi, namun nelamyan di Pantai Bugbug mengaku sudah terbiasa dengan fenomena yang seperti ini. “Bahkan terjangan ombak tinggi tahun lalu malah lebih besar dari yang sekarang. Dulu air lautnya sampai ke darat lagi. Kalau sekarang kan hanya sampai di ujung aspal jalan raya saja,” ucap Sumiasih. 
 
Sementara itu, puluhan warga setempat terlihat ramai menuju pinggir pantai untuk menyaksikan fenomena tahunan tersebut. 
wartawan
Redaksi
Category

HUT ke-130, BRI Region 17/Denpasar Gelar Donor Darah dan Layanan Kesehatan untuk Insan BRILiaN

balitribune.co.id | Denpasar - Memaknai Hari Ulang Tahun (HUT) BRI ke-130, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui BRI Region 17/Denpasar menyelenggarakan kegiatan donor darah dan layanan kesehatan sebagai komitmen BRI untuk terus tumbuh berkelanjutan dengan mengedepankan kepedulian sosial dan kesehatan Insan BRILiaN.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dibandrol Rp27 Jutaan, Motor Listrik Molis Sprinto Resmi Hadir di Pulau Dewata

balitribune.co.id | Denpasar - PT Indomobil Emotor Internasional (IEI) kembali melanjutkan rangkaian regional launching motor listrik (Molis) terbarunya, Indomobil eMotor (IM) Sprinto, dengan menghadirkan produk ini secara resmi kepada masyarakat Bali.  Acara peluncuran menghadirkan suasana lebih dekat dan interaktif bagi para undangan serta media untuk mengenal lebih jauh karakter dan teknologi yang dibawa Sprinto.

Baca Selengkapnya icon click

Terciduk Google Maps, Tabir Eksploitasi Hutan di Taman Nasional Bali Barat Terbongkar

balitribune.co.id | Negara - Kawasan Hutan Bali Barat, yang selama ini menjadi benteng terakhir kelestarian ekosistem di ujung barat Pulau Dewata, kini dinilai sudah berada dalam kondisi yang sangat mengkhawatirkan. Berawal dari viralnya tangkapan layar peta digital Google Maps yang menunjukkan area "botak" di tengah rimbunnya tutupan hijau, tabir dugaan eksploitasi hutan oleh pihak swasta kian mencuat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Korupsi Rumah Subsidi di Buleleng, 399 Dokumen Direkayasa, Negara Rugi Rp41 Miliar

balitribune.co.id | Denpasar - Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Bali yang baru Dr. Catharina Muliana Girsang langsung tancap gas dalam membongkar kasus korupsi. Ini seiring ditetapkannya dua tersangka baru berkaitan dengan perkara penyelewengan bantuan rumah subsidi di Kabupaten Buleleng. Mereka masing - masing berinisial KB selaku pemilik dan Direktur PT Pacung Prima Lestari (Pengembang) dan IK ADP Relationship Manager Bank BUMN penyalur kredit.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.