Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Terjunkan Puluhan Penyelam Profesional, Proses Evakuasi Bangkai Kapal KMP Darma Rucitra III Mulai Dilakukan

Bali Tribune / EVAKUASI - Proses Evakuasi kendaraan bangkai kapal KMP Darma Rucitra III yang karam di Dermaga II Padang Bai mulai dilakukan

balitribune.co.id | Amlapura - Tim evakuasi yang didatangkan oleh pihak Darma Lautan Utama, Selasa (23/6/2020) memulai proses evakuasi terhadap bangkai kapal KMP Darma Rucitra III yang mengalami kebocoran saat melakukan pelayaran dari Pelabuhan Lembar meenuju Pelabuhan Padang Bai sebelum akhirnya karam di areal kolam Dermaga II Pelabuhan Padang Bai beebrapa waktu lalu tersebut.

Proses evakuasi sendiri menurut koordinator tim evakuasi, Abdul Khalik dibagi menjadi dua tahap, dimana untuk tahap pertama yang akan dilakukan adalah mengevakuasi seluruh kendaraan dan barang yang terjebak dalam dek kendaraan di dalam bangkai kapal tersebut. Artinya tahap ini merupakan tahap pengosongan muatan kapal.

“Kita targetkan bisa mengeluarkan lima sampai enam kendaraan dari dalam kapal kemudian mengangkatnya kedarat,” ujarnya kepada awak media.

Tahap pengosongan muatan kapal inilah yang menurutnya akan memakan waktu lama, dimana di dalam bangkai kapal yang karam tersebut terdapat kurang lebih 30 kendaraan, truk besar, truk sedang  dan kendaraan kecil seperti mobil probadi atau pick up. Dari pantaua media ini selama proses evakuasi berlangsung, ada sebanyak 30 orang yang diterjunkan untuk proses evakuasi kendaraan yangikut karam di dasar laut bersama bangkai kapal tersebut.

Sejumlah penyelam dengan menggunakan selang nitrogen dari kompresor darat, melakukan penyelaman dengan misi mengapungkan seluruh kendaraan yang terjebak di dalam bangkai kapal menggunakan profil tank yang diberikan tekanan udara. Setelah kendaraan tersebut melayang di dasar laut, maka crew darat akan diberikan kode untuk menarik kendaraan tersebut keluar dari dalam kapal melalui pintu ramdoor kapal yang memang suudah dalam posisi terbuka.

Begitu profil tank tersebut menyembul kepermukaan, crew darat akan terus menarik tali pengarah kendaraan yang dibuat melayang tersebut kelokasi yang sudah ditentukan. Dan setelah itu dengan menggunakan Crane khusus, kendaraan yang berhasil dikeluarkan itu diangkat kedarat. “Kalau hari ini kondisi cuaca yakni gelombang dan ombak pantai masih bagus sehingga proses evakuasi kendaraan tidak terganggu,” sebutnya.

Pihaknay menargetkan jika sehari lima atau enam kendaraan bisa diangkat, dalam 21 hari kedepan muatan kapal sudah kosong dan kapal siap diapungkan. “Target 21 hari kedepan kapal ini sudah tidak ada lagi di Dermaga II!” tandasnya. Loh lantas dibawa kemana? Disebutkannya setelah berhasil diapungkan, bangkai kapal tersebut akan ditarik menuju Bangkalan, Madura. Selanjutnya apakah kapal tersebut akan di bebsi tuakan atau akan dialkukan proses perbaikan atau Docking pihaknya me gaku belum mengetahuinya karena itu bukan kewenangannya.

wartawan
Husaen SS.
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Konjen Jepang di Denpasar Serahkan Penganugerahan Bintang Jasa Jepang kepada Prof. Wirawan

balitribune.co.id | Denpasar - Upacara Penganugerahan Bintang Jasa Jepang untuk Musim Gugur Tahun 2025 kepada Prof. Ir. I Gede Putu Wirawan, M.Sc., Ph.D., Guru Besar Universitas Udayana berlangsung Senin 16 Maret 2026, bertempat di Kediaman Dinas Konsul-Jenderal (Konjen) Jepang di Denpasar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi Caka 1948, Bupati Badung Ajak Masyarakat Jaga Keteduhan Hati dan Kebersamaan

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1948 kepada seluruh umat Hindu di Kabupaten Badung.

Bupati dan Wakil Bupati Badung berharap perayaan Nyepi Caka 1948 membawa ketenangan, kedamaian, serta semangat kebersamaan bagi seluruh masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click

Soal Utang Obat RSU Tabanan, Komisi IV Minta Ada Audit dan Subsidi Pemkab

balitribune.co.id I Tabanan - Komisi IV DPRD Tabanan mengusulkan perlunya audit terhadap piutang pasien yang memicu penumpukan utang obat dan bahan medis habis pakai (BMHP) senilai Rp36 miliar lebih di RSU Tabanan.

Tidak hanya itu, Komisi IV berencana akan bertemu dan meminta Bupati Tabanan memberikan dukungan anggaran untuk menyelamatkan operasional rumah sakit rujukan tipe B tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.