Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Terminal Dikepung Sampah Plastik

sampah
Sampah plastik berserakan di jalur utama Terminal Mengwi.

Mangupura, Bali Tribune

Terminal Mengwi dikepung sampah plastik. Akibatnya, terminal tipe A itu terlihat jorok dan kumuh. Pemandangan tak sedap ini mulai terlihat dari jalan utama menuju terminal tersebut. Itu karena sampah plastik dibuang dan dibiarkan berserakan begitu saja di pinggir jalan. “Ya, sampah sengaja dibuang dipinggir jalan. Nggak ada yang membersihkan,” ungkap seorang warga yang melintas di jalan tersebut, Senin (20/6).

Diduga tumpukan sampah ini sudah lama ada. Petugas kebersihan juga tidak pernah melakukan pembersihan. Padahal, jalur itu termasuk jalur strategis yang dilalui oleh angkutan kota antar provinsi (AKAP) dan kendaraan-kendaraan lain yang datang dari wilayah Tabanan. “Karena nggak dibersihkan, sudah kaya TPS (tempat pembuangan sampah) liar,” imbuh pria yang menolak dikorankan ini.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Badung Putu Eka Merthawan yang dikonfirmasi masalah ini, kemarin membenarkan jalur sepanjang Terminal Mengwi kumuh dan dikotori sampah. Menurutnya sampah yang menumpuk itu dibuang oleh masyarakat. “Ya, saya juga sudah menerima laporan dari staf. Disana memang ada yang membuang sampah sembarangan,” ujarnya.

Eka bahkan menyebut yang membuang sampah di jalur itu tidak hanya warga Badung, tapi juga warga di luar Badung. “Dari penelusuran kita yang buang sampah itu tidak hanya warga kita (warga Badung,-red), tapi juga warga luar Badung. Biasanya mereka buang sampah saat malam hari,” kata Eka.

Untuk mengatasi sampah yang berserakan itu, mantan Kabag Humas dan Protokol Setda Badung ini mengaku segera sampah yang berserakan dan menumpuk akan diangkat. Namun untuk program jangka panjang, pihaknya berjanji akan mengupayakan menambahkan kontainer sampah di tempat yang ditentukan, salah satunya kawasan pasar tradisional samping terminal. “Yang jelas, sampah itu segera akan kami angkut. Nanti kami akan siapkan kontainer sampah, tapi tidak disitu. Biar mereka nggak kebiasaan buang sampah disitu,” katanya.

Dan Eka juga mengimbau warga agar tidak lagi sembarangan buang sampah. “Kami harap warga tidak sembarang buang sampah. Buanglah sampah pada tempat yang telah ditentukan,” tukasnya.

wartawan
I Made Darna
Category

Kasus Gigitan Hewan Penular Rabies di Karangasem Meningkat Dua Kali Lipat

balitribune.co.id I Amlapura - Kasus gigitan Hewan Penular Rabies (HPR) di Kabupaten Karangasem mengalami peningkatan dua kali lipat dari tahun sebelumnya. 

Dinas Kesehatan Kabupaten Karangasem mencatat total kasus gigitan HPR utamanya anjing liar yang ditangani seluruh Posko Rabies Centre (PRC) yang ada di seluruh Puskesmas dan Rumah Sakit di Karangasem dari Bulan Januari hingga April 2026 mencapai 3.379 kasus gigitan.

Baca Selengkapnya icon click

Curi Bokor Perak, Wanita Asal Desa Sakti Nusa Penida Diciduk Polisi

balitribune.co.id I Semarapura - Tim Jalak Nusa Unit Reskrim Polsek Nusa Penida berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian barang-barang sakral berupa bokor, dulang, dan kapar yang terjadi di wilayah Desa Sakti, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Minggu (17/5/2026). 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Polres Klungkung Bubarkan Aksi Balap Liar di Pesinggahan

balitribune.co.id I Semarapura - Personel Polres Klungkung bersinergi dengan Polsek Dawan membubarkan aktivitas balap liar di Jalan Raya Pesinggahan, Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung, Minggu (17/5/2026). Pembubaran dilakukan mengingat aktivitas balap liar tersebut telah membahayakan dan meresahkanmasyarakat. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Gus Par Tinjau Pasar Barat dan Timur Amlapura, Tegaskan Pentingnya Kebersihan dan Ketertiban Parkir

balitribune.co.id | Amlapura - Usai mengikuti kegiatan Car Free Day, Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata (Gus Par) turun langsung meninjau kondisi Pasar Barat dan Pasar Timur Amlapura, Minggu (17/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Kresna Budi Sebut Pansus TRAP Kebablasan

balitribune.co.id | Singaraja - Wakil Ketua DPRD Provinsi Bali, IGK Kresna Budi, melontarkan kritik tajam terhadap arah kerja Panitia Khusus Tata Ruang, Aset Daerah, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali. Aksi Pansus yang belakangan gencar menutup sejumlah unit usaha karena dinilai melanggar tata ruang, dianggapnya keliru karena belum menyentuh persoalan yang mendesak bagi masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.