Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Terminal Loka Crana Dimanfaatkan Untuk Pasar Grosir Pertanian

Bali Tribune/ PERTEMUAN – Suasana pertemuan antara perwakilan pedagang dengan pengelola Pasar Kidul Bangli.


balitribune.co.id | Bangli  - Selama ini hasil pertanian Bangli langsung dijual ke beberapa pasar di luar daerah. Hal ini sampai terjadi karena belum tersedianya tempat bagi pedagang maupun pengepul hasil pertanian di Bangli. Direncanakan terminal loka crana akan dimanfaatkan untuk tempat pedagang dan pengepul hasil pertanian.
 
Kepala Pasar Kidul Bangli Dewa Agung Gde Adi Oka mengatakan, sejauh ini hasil pertanian dari Bangli langsung di jual di beberapa pasar luar daerah, seperti Pasar Klungkung, Ginayar dan Denpasar. Melihat relita tersebut pihaknya memiliki keinginan untuk membuat pasar grosir hasil pertanian. ”Kami sempat turun menjaring aspirasi dari pedagang atau pengepul ternyata masukan yang kami dapat mereka mau berjulan di Bnagli asalkan tersedia tempat yang refresentatif,” ujarnya, Minggu (20/6/2021).
 
Lanjut Adi Oka, untuk tempat pihaknya ingin mmanfaatkan terminal loka carana apalagi selama ini kondisi terminal sepi. ”Dari hasil pertemuan dengan perwakilan pedagang pada hari Sabtu kemarin, para pedagang/pengepul setuju berjualan di terminal loka crana dan yang sudah mendaftar sebanyak 25 pedagang,” terangnya.
 
Kata Adi Oka tentu harus ada rambu-rambu yang harus di patuhi pedagang diantaranya pedagang tidak bisa menjual secara eceran, menyediakan katung untuk tempat sampah serta mematuhui protokol kesehatan. Pasar grosir dibuka mulai pukul 10.00 wita pagi sampai pukul 20.00 wita malam hari. ”Dengan dibuka pasar grosir hasil pertanian, pedagang dari luar daerah nanti mencari barang ke Bangli, tentu ini berimbas pada pergerakan ekonomi masyarakat Bangli,” sebutnya.
 
Rencana pasar grosir akan dilauncing pada hari Kamis 24 Juni nanti. Bagi pedagang hanya dikenakan retribusi pasar dan parkir. ”Terkait rencana ini kami tentu akan berkordinasi dengan Dinas Perhubungan selaku otoritas di terminal,” jelasnya. 
wartawan
SAM
Category

Sanggar Seni Kasturi Rekonstruksi Tari Baris Paku, Penari Pantang Konsumsi Daging Babi

balitribune.co.id I Bangli - Sanggar Seni Kasturi, Banjar Sabang, Desa Adat Selulung, menggelar revitalisasi kearifan lokal melalui rekonstruksi Tari Baris Paku, Minggu (12/7/2026). Rekonstruksi digelar sebagai  upaya pelestarian terhadap tari sakral yang ada di wilayah Kintamani bagian barat ini.  

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

BRI Life Tekankan Pentingnya Manajemen Keuangan dan Proteksi Menjaga Aset

balitribune.co.id | Denpasar - Memiliki rumah dan aset dinilai belum cukup untuk menjamin ketenangan finansial. Masyarakat perlu menerapkan manajemen keuangan yang baik dengan menyeimbangkan alokasi dana untuk investasi, kebutuhan hidup, dan proteksi agar aset yang telah dikumpulkan tidak terkuras ketika menghadapi risiko.

Baca Selengkapnya icon click

Lewat Proyek Karbon Hutan Kopi Kintamani sebagai Wadah Alami Menyerap dan Menyimpan CO2

balitribune.co.id | Bangli - Coop Coffee Foundation mengajak awak media di Bali untuk melihat secara langsung proyek pemulihan hutan kopi Kintamani di Desa Catur, Kabupaten Bangli, Kamis (9/7) yang telah menjadi desa pilot pelaksanaan proyek karbon program Tropical Landscape Grant Funding (TLGF). 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

World Climbing Series 2026, Desak Made Kembali Persembahkan Emas

balitribune.co.id I Denpasar - Atlet panjat tebing Desak Made Rita Kusuma Dewi kembali mempersembahkan medali emas untuk Indonesia dari nomor speed putri di ajang World Climbing 2026.

Setelah sebelumnya meraih emas pada World Climbing Series Krakow 2026 di Polandia, Sabtu (4/7/2026) pekan lalu, atlet asal Bali ini kembali meraih emas di World Climbing Series Chamonix 2026, Prancis pada Minggu (12/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Sisir Penerima Bansos Hingga ke Banjar-Banjar, Pemkab Jembrana Kerahkan Ribuan ASN

balitribune.co.id I Negara - Ribuan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jembrana tak lagi hanya berkutat di balik meja kantor. Mulai Jumat (10/7/2026), mereka turun langsung menyusuri desa, lingkungan, hingga banjar-banjar untuk mendata dan memverifikasi kondisi masyarakat. Misi yang diemban bukan sekadar mengumpulkan data, melainkan memastikan bantuan sosial benar-benar diterima warga yang berhak.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.