Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tersumbat Sampah, Trotoar Depan Alun-alun Ambrol

Bali Tribune / JEBOL - Kondisi trotoar di seputaran Alun-alun Bangli yang jebol.

balitribune.co.id | Bangli - Hujan deras yang terjadi pada Minggu (19/6) malam mengakibatkan beberapa ruas jalan di Kota Bangli tergenang air. Terparah terjadi di ruas Jl. Ngurah Rai di depan Kantor Pemkab Bangli. Ruas jalan tergenang air bercampur sampah. Sampah yang menyumbat saluran drainase mengakibatkan trotoar depan Alun-alun Bangli ambrol.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bangli Putu Ganda Wijaya mengatakan pemicu melubernya air hingga ke badan jalan karena saluran drainase di sebelah utara patung nara singa penuh dengan sampah. Sejatinya pihaknya sudah sempat melakukan pengangkatan sampah di sal;uran drainase tersebut. Karena kurangnya kesadaran masyarakat dengan buang sampah secara sembarangan, mengakibatkan saluran dranase kembali penuh sampah dan ketika turun hujan air meluber ke jalan. ”Sampah dari hulu hanyut terbawa air hujan dan akhirnya menumpuk di gorong- gorong utara patung nara singa sehingga air naik dan  meluber ke jalan,” jelasnya, Senin (20/6).

Kata Putu Ganda, luberan air menyebabkan ruas jalan depan kantor bupati dan areal  seputaran alun-alun penuh sampah dan lumpur. Selain itu tersumbatnya saluran drainase oleh sampah akibatkan trotoar di sebelah bata laut alun-alun ambrol. Sementara untuk pembersihan pihaknya turunkan puluhan petugas. ”Untuk bersihkan luberan lumpur kami dibantu petugas Damkar dalam lakukan penyemprotan,” sebutnya.

Disinggung upaya penyadaran masyarakat tidak buang sampah di saluran drainase, pihaknya telah melakukan sosialiasi dengan menggandeng beberapa kepala dusun. ”Kami sudah koordinasi dengan kadus banjar Kawan  dan  dengan kadus yang lain,” jelas Ganda.

Di sisi lain, Kabid Bina Marga Dinas PUPR Perkim Bangli, I Wayan Lega Suprato mengatakan terkait ambrolnya trotoar di alun-alun, pihaknya telah turun petugas untuk lakukan pengecekan. Penyebab ambrolnya trotoar karena  saluran drainase tersumbat sampah sehingga tekan air dibawah mengangkat trotoar. Sejatinya di lokasi telah dipasang jarring pengaman, namun karena ada masyarakat yang mengangkat jarring pengaman tersebut sampah akhirnya masuk ke gorong- gorong.

”Kondisi air masih genangi saluran drainase sehingga perbaikan belum bisa dilakukan, kami masih tunggu air surut,” tegasnya.

wartawan
SAM
Category

Seorang WNA Diduga Hipnotis dan Gasak Uang Pemilik Warung di Bangli

balitribune.co.id I Bangli - Aksi pencurian dengan cara hipnotis membuat resah pemilik warung di Bangli. Bahkan salah satu pemilik warung di Banjar Serokadan, Desa Abuan, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli, yakni Ni Wayan Sariani menjadi korbannya. Pedagang sembako ini kehilangan uang Rp 1,2 juta setelah diperdayai pelaku. Dari ciri-ciri pelaku kuat dugaan pelaku adalah warga negara asing (WNA).

Baca Selengkapnya icon click

Diduga Terjangkit ASF, Puluhan Babi Mati Mendadak

balitribune.co.id I Mangupura - Wabah African Swine Fever (ASF) diduga kembali menyerang peternakan babi di wilayah Badung. Kali ini, seorang peternak di Banjar Kayu Tulang, Canggu, Kuta Utara, mengalami kerugian besar setelah puluhan babi miliknya mati mendadak.

Peristiwa tersebut mulai terjadi sejak awal April 2026. Sedikitnya 60 ekor babi dilaporkan mati satu per satu dengan gejala tidak mau makan, lemas, lalu akhirnya mati.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Disdukcapil Denpasar Raih Predikat Sangat Baik dari Kemendagri

balitribune.co.id I Denpasar - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Denpasar meraih predikat Sangat Baik dengan nilai 90,00 berdasarkan evaluasi kinerja tahun 2025 dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI. Ketetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor: 800.1.5.1.1910/Dukcapil/2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

BRI Dukung Pengembangan Usaha Pemindangan Ikan Melalui Penyaluran KUR di Bali dan Nusa Tenggara

balitribune.co.id | Semarapura - Wayan Suitari yang merupakan salah seorang perajin ikan pindang di Sentra Pemindangan Ikan Desa Kusamba Kabupaten Klungkung meningkatkan usahanya dengan menggunakan kredit usaha rakyat (KUR) dari Bank Rakyat Indonesia (BRI). Ia yang sudah selama puluhan tahun bergelut di dunia pemindangan ikan, mendapat dukungan dana dari perbankan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.