Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tertimbun Longsor, Ratusan Hektare Sawah Krisis Air

TERTIMBUN - Saluran irigasi Subak Gde Tanggahan Peken tertimbun material longsor sehingga ratusan hectare sawah alami krisis air.

 BALI TRIBUNE - Hujan lebat yang mengguyur wilayah Bangli, beberapa hari lalu mengakibatkan terjadinya bencana longsor di beberapa titik.  Seperti tanah longsor yang menimpa jaringan irigasi Subak Gde Tanggahan Peken, Desa Sulahan, Kecamatan Susut. Akibat bencana alam tersebut, ratusan hektare lahan persawahan tidak mendapat pasokan air. Upaya evakuasi material longsor yang menutup jaringan irigasi akan dilakukan Selasa pagi ini. Kasi Sumber Daya Air (SDA) Dinas PU Perkim Bangli, IB Adnyana,saat dikonfirmasi kemarin, membenarkan terjadinya musibah longsor yang menimpa jaringan irigasi di Subak Gde Tanggahan Peken. ”Petugas jaga bendung sudah turun dan diketahaui longsor terjadi di dua titik,” ujarnya, seraya menambahkan satu titik jaringan irigasai tertimbun kayu besar yang tergerus longsor dan satu titik lagi jaringan irigasi tertimbun tanah berikut rumpun bambu. Kata IB Adnyana akibat jaringan irigasi tertimbun material praktis air tidak bisa mengalir ke lahan persawahan. Untuk upaya evakuasi material longsor akan dilakukan hari Selasa ini dengan melibatkan seluruh petugas penjaga bendung se-Bangli yang berjumlah 20 orang dibantu krama subak dan aparat TNI-Polri. Untuk mempercepat proses evakuasi, kata dia, disiapkan mesin pemotong kayu. ”Untuk mesin pemotong kayu pihak subak yang menyediakan, kami di bidang pengairan tidak memiliki mesin itu,” jelasnya. Secara terpisah, Klian Subak Gede Tanggahan Peken, I Nyoman Kembar mengatakan, dampak dari tertutupnya jaringan irigasi oleh material longsor mengakibatkan terganggunya pasokan air bagi krama subak di tujuh tempek dengan luas lahan persawahan mencapai 186 hektare. Memang, lanjut dia, sebagian besar  petani sudah memasuki musim panen dan ada pula sudah memasuki musim tanam. ”Upaya evakuasi material longsor akan dilakukan hari Selasa pagi dengan melibatkan seluruh krama subak,” jelasnya.

wartawan
Agung Samudra
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ornamen Nuansa Khas Ramadan dan Nyepi Sambut Wisatawan Mendarat di Bali

balitribune.co.id I Kuta - Thematic Event berupa pawai Ogoh-Ogoh dan parade Idul Fitri menyambut para penumpang atau wisatawan yang mendarat di Bali melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai. Hal itu dihadirkan pengelola bandara untuk semakin memperkuat suasana Hari Suci Nyepi dan Idul Fitri di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi, Idul Fitri, dan Moderasi Beragama

balitribune.co.id | Gubernur Bali, Wayan Koster (Pak Koster), mengonfirmasi bahwa kesepakatan tokoh lintas agama terkait pengaturan kegiatan keagamaan pada momen perayaan hari besar dua agama, yakni Hindu dan Islam, yang pada tahun 2026 ini akan dirayakan hampir secara bersamaan, Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948 jatuh pada tanggal 19 Maret 2026 dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H jatuh pada tanggal antara 20 atau 21 Maret 2026, bisa dijalankan dengan memperh

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.