Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Test Praktik SIM, Zigzag dan Angka Delapan Dihilangkan

Bali Tribune / UJIAN PRAKTEK - Sejumlah materi ujian praktik SIM kini sudah di rubah. Seperti di Polres Jembrana yang sudah tidak lagi menerapkan test praktik zigzag dan angka delapan.

balitribune.co.id | Negara - Intruksi Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo untuk mempermudah ujian praktek Surat Ijin Mengemudi (SIM) ditindaklanjuti jajaran kepolisian hingga di daerah-daerah. Tak terkecuali di Jembrana. Polres Jembrana kini tidak lagi menggunakan ujian praktek yang menjadi sorotan dari Kapolri tersebut. Masyarakat pencari SIM pun merespon test praktik SIM yang baru diterapkan ini.

Sebelumnyaa Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat Upacara Wisuda STIK di Jakarta, Rabu (21/6) menyoroti praktik ujian Surat Izin Mengemudi (SIM) yang dinilai menyulitkan masyarakat. Bahkan Kapolri sempat menyampaikan sindiran bahwa ujian praktik pembuatan SIM, yakni manuver angka delapan dan zigzag layaknya ujian untuk pemain sirkus. Ia pun meminta jajarannya untuk mempermudah ujian praktek SIM tersebut dengan memperbaiki skema tes praktik tersebut dan memperbaiki skema pengajuan permohonan SIM.

Sorotan pucuk pimpinan Polri tersebut pun kini ditindaklanjuti oleh jajaran kepolisian di daerah-daerah. Kini rangkaian test prktik berkendara seperti manuver angka delapan dan zigzag kini telah ditiadakan dan digantikan bentuk test berbeda. Satpas SIM Polres Jembrana memastikan perubahan ujian praktek pembuatan SIM C tersebut sudah diterapkan sesuai dengan kebijakan dari Kakorlantas Polri melalui KEP/105/VIII/2023. Dalam regulasi tersebut salah satunya telah mengubah lintasan bentuk angka delapan menjadi huruf S.

Kanit Regident Satlantas Polres Jembrana Ipda I Gede Agus Sudiatmika menjelaskan pihaknya sudah siap, bahkan langsung menerapkan kebijakan ujian praktik pembuatan SIM tersebut, Senin (7/8). “Sesuai Kebijakan Bapak Kakorlantas ujian Praktek SIM yang baru sudah bisa dilaksanakan. Secara mekanisme tidak ada lagi angka 8 dan zigzig,” ungkapnya. Kendati ada perubahan, ujian praktik SIM C, pihaknya menyatakan tetap mengakomodasi materi ujian selama ini meliputi keseimbangan, U Turn, lintasan S dan reaksi rem.

“Mulai hari ini, keempat poin ujian praktik juga sudah disatukan menjadi satu kesatuan. Kalau sebelumnya kan sendiri-sendiri. Tes keseimbangan sendiri, angka 8 sendiri, zigzag sendiri, kalau sekarang menjadi satu kesatuan dan langsung dilakukan pada satu lintasan,” ujarnya. Bahkan untuk lebih mempermudah para peserta uji SIM,  pihaknya juga memperlebar lintasan ujian SIM baru untuk praktik SIM C. Lintasan yang tadinya 1,5 kali lebar kendaraan kini dirubah menjadi 2,5 kali lebar kendaraan dan ukuran lintasan diperlebar.

Kendati model uji praktik yang baru ini memang akan memudahkan masyarakat, namun dipastikannya tidak mengurangi tolak ukur Polri dalam melihat kompetensi berkendara, sehingga keselamatan tetap terjamin. Adanya perubahan ujian praktik SIM di Polres Jembrana ini pun mendapatkan respon positif dari masyarakat. Ima Nur Lita (28) asal Desa Tegal Badeng Barat selesai melaksanakan ujian praktek SIM di Satpas SIM Polres Jembrana mengatakan bahwa ujian praktek SIM yang sekarang ini lebih mudah.

Salah satunya yang menjadi kesulitan bagi pencari SIM pada ujian praktek SIM yang sebelumnya adalah karena memakai lintasan angka delapan, “sekarang jauh lebih mudah, tidak lagi ada praktek zigzag dan angka delapan. Sekarang testnya benar-benar seperti saat berkendara di jalan umum,” ujarnya. Kadek Yastika (48) asal Kelurahan Pendem juga mengaku sistem ujian praktek yang sekarang lebih mudah dengan menggunakan lintasan berbentuk S dari pada berbentuk angka 8, “ini testnya jauh lebih bermanfaat,” tandasnya.

wartawan
PAM
Category

Bertahun-Tahun Hadapi Krisis Air, 732 Rumah di Desa Pejukutan Akhirnya akan Teraliri Air Bersih

balitribune.co.id I Semarapura - Komitmen Pemerintah Kabupaten Klungkung dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terus digenjot. Bupati Klungkung I Made Satria, menghadiri langsung acara Sosialisasi Pekerjaan Pengembangan Jaringan Distribusi dan Sambungan Rumah (SR) yang berlangsung di Kantor Perbekel Desa Pejukutan, Kecamatan Nusa Penida, Senin (13/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Kembang Minta MPLS di Jembrana Bebas Perploncoan

balitribune.co.id I Negara - Tahun ajaran 2026/2027 telah dimulai pada Senin (13/6/2026). Seluruh siswa baru pada setiap jenjang pendidikan mengawalinya dengan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Pihak sekolah baik tenaga pendidik maupun Pengurus OSIS diingatkan agar pelaksanaan MPLS bebas dari perploncoan. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mahasiswa Cipayung Plus Datangi DPRD Buleleng, Bahas Kepastian Bandara Bali Utara

balitribune.co.id I Singaraja - Pimpinan DPRD Kabupaten Buleleng menerima audiensi dari Aliansi Mahasiswa Cipayung Plus untuk membahas sejumlah isu strategis pembangunan daerah, Senin (13/7/2026). Pertemuan yang berlangsung di Ruang Gabungan Komisi DPRD Buleleng itu dipimpin Ketua DPRD Ketut Ngurah Arya didampingi Wakil Ketua Nyoman Wandira Adi.

Baca Selengkapnya icon click

Dermaga Khusus Penyeberangan Celukan Bawang-Ketapang Dibangun Bulan Depan

balitribune.co.id I Singaraja - Pelabuhan Celukan Bawang, Gerokgak, Kabupaten Buleleng segera memasuki tahap pengembangan dengan pembangunan dermaga penyeberangan baru. Proyek ini dipersiapkan sebagai jalur alternatif untuk mengurangi kepadatan arus penyeberangan di lintas Ketapang–Gilimanuk, terutama saat musim libur panjang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

DPRD Bangli Desak Dinas PUPR Prioritaskan Perbaikan Jalan Penunjang Pariwisata

balitribune.co.id I Bangli - Komisi III DPRD Bangli  mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangli dalam hal ini Dinas PUPR untuk segera melakukan perbaikan atas kerusakan jalan-jalan yang merupakan jalur obyek pariwisata. Mengingat sektor pariwisata sebagai penunjang utama Pendapatan Asli Daerah (PAD). 

Baca Selengkapnya icon click

Target Pendapatan Badung Meleset, ASN Tetap Dapat Insentif Upah Pungut

balitribune.co.id I Mangupura - Target pendapatan Kabupaten Badung pada Tahun Anggaran 2025 gagal tercapai. Pendapatan Asli Daerah (PAD) hanya terealisasi sebesar Rp8,06 triliun atau 79,20 persen dari target Rp10,18 triliun. Meski demikian, aparatur sipil negara (ASN) di dinas penghasil tetap akan menerima pembayaran upah pungut atau insentif pemungutan pada triwulan IV dengan memanfaatkan dana Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.