Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tewas Pendarahan di Otak

jenazah
Jenazah korban Ni Ketut Dania saat tiba di Instalasi Forensik RSUP Sanglah, Jumat (17/6).

Denpasar, Bali Tribune

Pihak Instalasi Forensik RSUP Sanglah menyimpulkan kematian Ni Ketut Dania (45), warga Banjar Abang, Desa Baturiti, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, akibat mendapat kekerasan benda tumpul pada dahi bagian kiri sehingga menyebabkan pendarahan pada otak.

Hal ini terungkap, setelah tim kedokteran forensik melakukan otopsi terhadap jenazah perempuan yang ditemukan tewas, Selasa (14/6), di sebalah Timur Puskesmas Pembantu (Pustu) Desa Bangli, Banjar Bangli, Kecamatan Baturiti, Tabanan, dengan posisi ditimpa sepada motor.

“Dari hasil pemeriksaan tersebut, kami menyimpulkan korban mengalami kekerasan pada dahi khususya pada bagian kiri yang menimbulkan pendarahan pada otak,” ungkap Kepala Instalasi Forensik RSUP Sanglah dr Dudut Rustyadi, Jumat (17/6).

Ia mengatakan, pihaknya menerima jenazah tersebut pada pukul 12.45 Wita yang dikirim dari Polres Tabanan. Lalu, pada pukul 13.00 Wita dilakukan pemeriksaan luar (PL) yang dilanjukan pemeriksaan bagian dalam atau otopsi pada pukul 14.00 Wita.

“Dari pemeriksaan luar itu kami menemukan luka lecet dan memar serta luka terbuka dangkal. Untuk luka memar itu dominan didaerah kepala yaitu pada dahi, pelipis kiri, pipi kiri dan kanan, daerah dagu dan legan kanan,” katanya.

Selain itu, kata Dudut, pada jenasah juga ditemukan luka pada tungkai dan lutut serta untuk luka terbuka dangkal terdapat pada pipi kiri. Sedangkan, dari hasil pemeriksaan dalam atau otopsi, dr Dudut mengatakan pada organ bagian dalam tubuh jenasah sudah mengalami pembusukan khususnya pada bagian otak.

“Kondisi organ-organ dalam tubuhnya sudah mulai membusuk, terlebih pada otak yang sudah membubur sangat lunak. Tetapi, kami tetap dapat mengindentifikasi adanya pendarahan diotak bagian kiri,” katanya.

Lanjutnya, dari otopsi itu juga diketahui jika waktu kematian korban diperkirakan 2 sampai 3 hari sebelum dilakukan pemeriksaan. “Rencanya jenasah korban langsung dibawa pulang oleh keluarga hari ini juga,” katanya.

Sementara itu, I Wayan Surnarsa (45), anak pertama korban, mengatakan bahwa sebelumnya pihak keluarga tidak mengizinkan untuk dilakukan otopsi terhadap jenasah ibunya. “Ayah tiri saya memang tidak mau jenasah ibu diotopsi karena merasa kasian. Tapi setelah didatangin oleh Klen Dinas, dan Klen adat serta pecalang, akhirnya ayah tiri saya menyetujui,” kata pria ini dengan raut wajah sedih di Instalasi Forensik RSUP Sanglah.

wartawan
Valdi S Ginta
Category

Gunakan Regulasi Baru, Perbekel 2 Periode Bisa Dicalonkan Lagi di Pilkel Serentak

balitribune.co.id I Gianyar - Pelaksanaan Pemilihan Perbekel (Pilkel) Serentak 2026 di Kabupaten Gianyar memasuki tahapan pendaftaran bakal calon yang berlangsung pada 10–18 Juli 2026. Berbeda dengan penyelenggaraan sebelumnya, Pilkel tahun ini menggunakan regulasi baru yang mengacu pada Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 tentang Desa dan Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sanggar Seni Kasturi Rekonstruksi Tari Baris Paku, Penari Pantang Konsumsi Daging Babi

balitribune.co.id I Bangli - Sanggar Seni Kasturi, Banjar Sabang, Desa Adat Selulung, menggelar revitalisasi kearifan lokal melalui rekonstruksi Tari Baris Paku, Minggu (12/7/2026). Rekonstruksi digelar sebagai  upaya pelestarian terhadap tari sakral yang ada di wilayah Kintamani bagian barat ini.  

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

BRI Life Tekankan Pentingnya Manajemen Keuangan dan Proteksi Menjaga Aset

balitribune.co.id | Denpasar - Memiliki rumah dan aset dinilai belum cukup untuk menjamin ketenangan finansial. Masyarakat perlu menerapkan manajemen keuangan yang baik dengan menyeimbangkan alokasi dana untuk investasi, kebutuhan hidup, dan proteksi agar aset yang telah dikumpulkan tidak terkuras ketika menghadapi risiko.

Baca Selengkapnya icon click

Lewat Proyek Karbon Hutan Kopi Kintamani sebagai Wadah Alami Menyerap dan Menyimpan CO2

balitribune.co.id | Bangli - Coop Coffee Foundation mengajak awak media di Bali untuk melihat secara langsung proyek pemulihan hutan kopi Kintamani di Desa Catur, Kabupaten Bangli, Kamis (9/7) yang telah menjadi desa pilot pelaksanaan proyek karbon program Tropical Landscape Grant Funding (TLGF). 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.