Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tidak Melayani Penumpang di Pelabuhan Kusamba

Bali Tribune/ TIDAK BEROPERASI - Tampak Boat Ganga Ekspres tidak muat karena dampak Covid 19.
Balitribune.co.id | Semarapura - Sementar staf Gangga Ekpres Ketut Kiss mengakui mulai besok 16 April  2020 sampai 1 Mei 2020 Boat Gangga Ekspres tidak beroperasi mengangkut penumpang. Hal itu menurutnya dilakukan karena adanya dampak masifnya penyebaran VIrus Covid 19 ini. “Karena ada warga  yang terjangkit Virus Covid 19 dikawatirkan bisa membawa penyebaran  Virus Covid 19 ini ke Nusa Penida,sehingga operasional boat Gangga Ekspres sementara ditutup,” ujarnya
 
Hal yang sama dilakukan oleh operator Sekar Jaya Ekspres yang juga biasanya melayani angkutan penumnpang dari Kusamba ke Nusa Penida, juga melakukan off tidak melayani penumpangnya. Tentu saja karena kondisi ini banyak calon penumpang yang akan menggunakan jasa boat penumpang Gangga Ekspres maupun Sekar Jaya Ekspres ini sedikit kelimpungan karena dua operator besar boat cepat tersebut tidak operasional.
 
Salah seorang calon penumpang Ketut Kuset yang ditemui diseputar Pelabuhan Tri Buana mengaku sedikit kelimpungan dengan tidak beroperasinya dua operator Boat yang biasanya melayani penumpang bulak balik dari Kusamba ke Nusa Penida maupun sebaliknya dari Nusa Penida ke Kusamba. “Sebaiknya kalau mau seperti itu memang baik,tapi seharusnya dilakukan Social Distancing dengan mengatur tempat duduk penumpang bisa penumpang tidak berdesakan,” terangnya.
 
Ketika ditanya apakah jika diatur yakin penumnpang tidak terjangkit Virus Covid 19? Secara jujur dirinya mengakui sulit sih jika seperti itu. “Memang sih sebaiknya diatur tidak operasional selama 14 hari ke depan, untuk meminimalisir pencegahan Virus Covid 19 ini,” sebutnya.
 
Kadishub Klungkung Drs Nyoman Sucitra dihubungi Rabu (15/4), menyatakan bahwa semua  pelabuhan baik  di Kusamba maupun yang lainnya  di Nusa Penida  sejatinya tidak ditutup . Namun operator Boat  Gangga ekpres dan Sekar jaya berinisiatif  tidak melakukan operasional Boatnya karena adanya dampak penyebaran Virus Covid 19 ini. Kita hargai tanggung jawab mereka,lebih jauh menurutnya untuk secara resmi melaporkan diri tidak beroperasi hanyalah operator Gangga Ekspres saja. “Yang secara resmi telah melaporkan tidak beroperasi melayani penumpang barulah  Operator Gangga Ekspres saja, namun yang lainnya tidak ada melaporkan secara resmi namun nyatanya juga tidak beroperasi melayani penumpang seperti Sekar Jaya Ekspres,” ujar Nyoman Sucitra memaklumi. 
wartawan
Ketut Sugiana
Category

Wujudkan Budaya Tertib Lalin, Astra Motor Bali Soroti 6 Pemicu Utama Kecelakaan

balitribune.co.id  | Denpasar - Astra Motor Bali terus berkomitmen mendukung terciptanya budaya keselamatan berkendara di jalan raya sejalan dengan pelaksanaan Operasi Keselamatan Agung 2026. Melalui edukasi berkelanjutan, Astra Motor Bali mengajak masyarakat untuk semakin disiplin dan sadar akan pentingnya keselamatan dalam setiap aktivitas berkendara.

Baca Selengkapnya icon click

Bendungan Sangsang Jebol, Puluhan Hekta Sawah dan Tambak Terancam

balitribune.co.id | Gianyar - Untuk kesekian kalinya, Bendungan Sangsang di Desa Lebih, Gianyar, kembali jebol. Akibatnya, tidak ada aliran air di Sungai Pakerisan yang menjadi sumber air irigasi  puluhan hektare sawah dan tambak. Kondisi ini membuat resah para petani, larena terancam gagal tanam. Terlebih, tanaman padi di wilayah itu, rata-rata baru berumur sekitar satu pekan terancam mengalami kekeringan akibat terhentinya suplai air. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Sanjaya Hadiri Karya Agung di Pura Manik Toya, Batannyuh, Marga

balitribune.co.id | Tabanan - Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menghadiri Uleman Karya Agung Mamungkah, Ngenteg Linggih, Padudusan Agung lan Tawur Balik Sumpah ring Pura Manik Toya, Banjar Adat Umadiwang, Desa Batannyuh, Kecamatan Marga, Tabanan, Kamis (5/2).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sebut Pansus TRAP DPRD Bali 'Lucu', Perbekel Pancasari Tegaskan Desa Tak Punya Kewenangan Backing Bali Handara

balitribune.co.id | Singaraja - Kepala Desa (Perbekel) Desa Pancasari, Sukasada, Buleleng, Wayan Komiarsa, mengaku kecewa terhadap proses Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar oleh Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali, pada Rabu (4/2/2026) lalu. Ia menilai aspirasi dan data riil dari pihak desa terkait persoalan banjir di wilayahnya tidak diberikan ruang yang cukup untuk dipaparkan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.