Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tiga Banjar Gelar Aksi Bersih Sungai

Bali Tribune/ Masyarakat dari Tiga Banjar yang berada di Kota Denpasar, yakni Banjar Ceramcam, Kesiman, Banjar Pekandelan Kauh dan Banjar Abiankapas Kaja saat menggelar aksi kebersihan di Tukad Lobong dan Tukad Junggut, Minggu (23/5).


balitribune.co.id | Denpasar - Masyarakat dari tiga Banjar yang berada di Kota Denpasar, yakni Banjar Ceramcam, Kesiman, Banjar  Pekandelan Kauh dan Banjar Abiankapas Kaja Sumerta  menggelar aksi kebersihan di Tukad Lobong dan Tukad Junggut, Minggu (23/5). 
 
Ketua Komunitas Peduli Sungai (KSP) Kota Denpasar, IB Anom Parwatha didampingi I Gusti Agung Ari Rai Temaja mengatakan, pelaksanaan giat kebersihan sungai ini dilaksanakan dengan menggandeng berbagai pihak. Mulai dari Kelurahan Kesiman, Kelurahan Sumerta, KPS Denpasar, DPUPR, DLHK, Dinas Perkim, BWS Bali Penida serta masyarakat.
 
“Ini merupakan gerakan inisiatif masyarakat yang peduli lingkungan sungai dan berkolaborasi dengan pemerintah,  dengan harapan kedepan semua sungai-sungai di Denpasar nantinya bersih lestari terjaga bebas dari sampah dan pencemaran,” jelasnya.
 
Lebih lanjut dijelaskan, selain melaksanakan aksi kebersihan, KPS Denpasar bersama Kepala Lingkungan setempat turut melaksanakan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat. Sehingga pola pikir dan mental masyarakat dapat dirubah, bahwa sungai bukanlah tempat membuang sampah dan membuang limbah.
 
“Semoga dengan ini mindset masyarakat bisa berubah, dimana sungai bukanlah tempat sampah, sehingga harus kita jaga dan lestarikan ekosistem sungai itu,” ujarnya.
 
Pihaknya juga berharap semua masyarakat tergugah kepedulianya. Selain itu, masyarakat juga diharapkan bijak serta bertanggung jawab terhadap lingkungan, termasuk sungai. Sehingga kedepanya keberadaan sungai yang bersih dan lestari dapat kita ciptakan,
 
“Kita menjaga alam dan alam juga menjaga kita, untuk itu mari kita jaga mata air agar nanti kita tidak mengeluarkan air mata untuk penerus kita,” ujarnya.
 
“Ayo masyarakat semua kita harus peduli dengan lingkungan dan sumber daya air yang bebas dari sampah dan pencemaran,  dari kita untuk kita semua demi Denpasar maju dan Bali shanti,” imbuhnya.
wartawan
I Wayan Sudarsana
Category

Perkuat Komitmen Pembangunan Ruang Terbuka Hijau, Bupati Resmikan Lapangan dan Taman Desa Adat Angantaka

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa meresmikan Lapangan dan Taman Desa Adat Ida I Gusti Ngurah Gde Abian, Desa Adat Angantaka, Abiansemal, Selasa (3/3). Peresmian yang bertepatan dengan Rahina Purnama Sasih Kesanga tersebut ditandai dengan pemotongan pita oleh Bupati sebagai simbol difungsikannya fasilitas publik bagi masyarakat Desa Angantaka.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kasanga Festival 2026 Siap Digelar, 16 Besar Ogoh-Ogoh Akan Ikuti Pawai dan Suguhkan Penampilan Kesenian

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar kembali akan menggelar Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6 - 8 Maret 2026 di kawasan Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung. Tak seperti tahun lalu, pelaksanaan parade ogoh-ogoh dilakukan dengan sistem parade seperti peed aye saat Pesta Kesenian Bali (PKB). Selain itu, Kasanga Festival tahun ini difokuskan pada penampilan seni, tanpa ada konser musik.

Baca Selengkapnya icon click

7 Proyek Vila Melanggar, Komisi I Rekomendasikan Penghentian Paksa

balitribune.co.id I Tabanan  – Komisi I DPRD Tabanan merekomendasikan penghentian paksa tujuh proyek pembangunan vila liar di Desa Kaba-Kaba dan Desa Cepaka, Kecamatan Kediri.

 

Ketujuh proyek vila milik investor luar daerah itu disetop pengerjaannya karena mencaplok sempadan sungai dan melanggar Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B).

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkot Denpasar Ajak Seluruh Stakeholder Jaga Keamanan, Kondusifitas dan Kelancaran Rangkaian Hari Suci Nyepi

balitribune.co.id | Denpasar - Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya mengajak seluruh stakeholder untuk bersama-sama menjaga keamanan, kondusifitas dan kelancaran Rangkaian Hari Suci Nyepi Caka 1948 Tahun 2026. Rangkaian tersebut dimulai dari Pelaksanaan Prosesi Makiyis/Melasti, Tawur Agung Kesanga, Malam Pangerupukan, Nyepi dan Ngembak Geni.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.