Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tiga Cabor Berangkat 11 September

PON
Maryoto Subekti

Denpasar, Bali Tribune

Atlet dan pelatih dari cabang olahraga renang, voli pasir dan sepakbola bakal bertolak ke Jawa Barat guna bertarung di ajang PON XIX/2016, tanggal 11 September mendatang. Sedangkan rombongan terbesar bakal bertolak tanggal 15 September.

Rombongan besar terdiri dari cabor karate, sepak takraw, boling, criket, tenis lapangan, tenis meja, basket, wushu, binaraga, panahan, aeromodeling, panjat tebing, dan balap sepeda (MTB). Sedangkan cabor berangkat paling akhir yakni kempo, taekwondo, tarung derajat, angkat berat, balap sepeda (track) pada 22 September mendatang.

Ketua Pelatda Tim PON Bali, Maryoto Subekti ditemui di Hotel Batukaru Denpasar, Minggu (4/9) mengatakan, dengan diketahui jadwal waktu pertandingan termasuk lokasinya, atlet PON Bali diharapkan dapat menyesuaikan dengan waktu bertanding di PON Jabar.

“Saat ini sifatnya jangan menuntut saja. Tapi sport intelegen harus dilakukan dengan baik. Sebab, tuan rumah Jabar ternyata sudah melakukan pengintain terhadap kontingen lainnya. Termasuk Bali juga diawasi dicari titik lemahnya. Dan, Bali harus bisa melakukan hal tersebut terhadap rival,” terang Maryoto Subekti sembari menyebut bertanding di multievent empat tahunan antarprovinsi itu jangan dianggap iseng-iseng.

Apalagi ada prinsip menang bersyukur, dan kalah tidak menjadi masalah. “Di PON itu belum ada juaranya. Jadi harus wajib tampil all out membela Bali dan bertekad sebagai juara,” tandas Maryoto Subekti.

Dia mengkritisi kondisi atlet yang telah menjalani TC Sentralisasi selama hampir satu bulan. Sebab, jangan-jangan tidak berbuat saat TC Desentralisasi. “Saya temukan saat TC Sentralisasi baru ada terlihat mulai gerak fokusnya latihan. Itu pertanda bagus menuju prestasi,” tutur Maryoto Subekti.

Apalagi dengan dukungan pemerintah menggelontorkan dana senilai Rp40 miliar, dengan rincian Rp23 miliar cair di APBD Induk dan Rp17 miliar di APBD Perubahan.

Dia berharap segala kekurangan yang ada bisa dijadikan kekuatan. Sebab di sana ada faktor nonteknis yang tidak bisa dihindari. “Saya harapa saat di Jabar nanti jangan sampai energi terkuras dengan hal-hal lain. Tapi fokus saja pada jadwal pertandingan. Sebab, segala strategi pastikan dilakukan rival untuk membuat mental lawan down,” kata Maryoto Subekti.

wartawan
Djoko Purnomo
Category

Kolaborasi Nyata Pulihkan Danau Buyan, Pangdam IX/Udayana Tegaskan Komitmen TNI Menjaga Kelestarian Alam Bali

balitribune.co.id | Singaraja - Komitmen menjaga kelestarian lingkungan di Bali kembali membuahkan hasil. Upaya pemulihan ekosistem Danau Buyan di Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, resmi ditandai dengan kegiatan syukuran bertajuk "Kolaborasi Sepenuh Hati Memulihkan Ekosistem Danau Buyan" yang berlangsung di kawasan Pura Ulun Danu Buyan, Senin (27/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

BKKBN Bali Luncurkan Sekolah Lansia ke-61 di Pejeng Kaja, Dorong Lansia SMART

balitribune.co.id | Denpasar - Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bali, Dr. dr. Ni Luh Gede Sukardiasih, M.For., MARS, meresmikan sekaligus menjadi narasumber utama dalam kegiatan Launching Sekolah Lansia (SEKALA) di Desa Pejeng Kaja, Kecamatan Tampaksiring, Kabupaten Gianyar, pada Senin (27/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Telkomsel Dukung Kenyamanan Pengunjung Sunset di Kebun melalui Penguatan Jaringan dan Layanan Pelanggan

balitribune.co.id | Tabanan - Telkomsel turut berpartisipasi dalam penyelenggaraan event Sunset di Kebun sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan pengalaman digital terbaik bagi masyarakat. Dukungan tersebut diwujudkan melalui penguatan kualitas jaringan, penyediaan layanan pelanggan, serta beragam penawaran menarik bagi para pengunjung selama acara berlangsung.

Baca Selengkapnya icon click

Finis ke-12 di Prancis, Ramadhipa Kokoh di 5 Besar Klasemen Moto3 Junior

balitribune.co.id | Jakarta - Pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) yang turun di ajang Moto3 Junior World Championship, Muhammad Kiandra Ramadhipa, amankan empat poin sebelum rehat balap tengah musim. Berlangsung di Sirkuit Nevers Magny-Cours, Prancis pada Minggu (26/07/2026), pebalap asal Sleman, Yogyakarta ini finish ke-12. Hasil ini membuat cah Sleman ini berada di 5 besar klasemen sementara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.