Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tiga Hari Hilang di Pantai Pering, Made Sadra Belum Ditemukan

Bali Tribune/BERHARAP - Pihak keluarga dan kerabat berharap korban segera ditemukan.


balitribune.co.id | Gianyar  - Hingga hari ketiga pencarian di sekitar Pantai Pering, keberadaan I Made Sadra (65), Rabu (11/8/2021), masih misterius. Meski kuat dugaan petani asal Banjar Sema, Pering, Blahbatuh ini, terseret ombak saat terapi rendam pasir atau mandi, pihak keluarga tetap berharap ada mukjizat. 
 
Meski ditemukan pakaian dan sabit korban di pinggir pantai, namun hingga kini tidak ada saksi mata yang melihat langsung jika korban terseret ombak. Dengan menghaturkan sesajen, para keluarga dan kerabat korban masih setia menanti di tepian Pantai, tepatnya di sebelah timur Pura Candi Bang. 
 
Memang, petugas terkait memperkirakan korban hilang terseret arus, karena ditemukan pakaian dan sabit korban di tepian apantai pada hari Senin (9/8/2021) siang. Namun, karena tidak ada saksi mata yang melihat langsung, pihak keluarga pun masih memiliki harapan. “Kalaupun bapak memang terseret ombak, kami harap segera ditemukan dalam kondisi apaapun. Kami tentunya barharap bapak tidak hanyut di pantai dan ditemukan selamat,” doa Komang Arta, anak korban.
 
Diakuinya, jika korban memang kerap ke pantai yang lokasinya tidak jauh dari sawah yang digarapnya. Bahkan dalam sehari, korban bisa tiga kali melakukan terapi redam pasir, lantaran mengidap rematik. Habis itu korban pun mandi di bibir pantai. Namun, dari dugaan petugas, saat kejadian gelombang laut memang tinggi, sehingga hempasan ombak sulit diprediksi. Sehingga korban diduga kuat terseert omnak saat mandi. Karean itupua, proses pencarian korban difukuskan di laut.
 
Dalam tiga hari ini, pencarian saat ini melibatkan Balawista BPBD Gianyar, Satpolair Polres Gianyar dan Basarnas Denpasar. Pencarian dilakukan menyusuri laut menggunakan dua unit Raberboad milik Satpolair Gianyar dan Basarnas Denpasar. Sedangkan Balawista BPBD Gianyar menyisir pantai, berharap korban telah terdampar di pesisir. Terkait kondisi cuaca, saat ini angin kencang sehingga ombak pun kencang.
 
Kasatpolairud Polres Gianyar IPTU I Wayan Antariksawan mengatakan, pencarian akan berlangsung selama tujuh hari. Dan, saat ini memasuki hari ke tiga. Namun hingga saat ini, belum ditemukan tanda-tanda keberadaan korban. "Gelombang tinggi dan ganas, sehingga hempasan  ombak menyulitkan petugas. Tapi memang, kondisi ini merupakan karakteristik perairan Gianyar," ujarnya.
 
Di Hari ketiga ini, pihaknya melakukan pencariana dengan mengikuti arah hembusan angin. Lantaran angin berembus ke barat,  pihaknya pun lebih fokus mencari ke arah barat Pantai Pering, seperti, Pantai Saba hingga ke Pantai Lembeng. "Kita telusuri separo panjang pantai  Gianyar mencapai 15 kilometer di bagian barat," terangnya.
 
Diakuinya, di sore hari memang air menyurut dalam tiga hari terakhir ini. Namun di pagi haru ombak tingggi. Karena itu, pihaknya mengimbau pada masyarakat, agar saat ini mengindari aktivitas mandi di pantai. “Pagi hingga menjelang sore, kondisi gelombang relatif tinggi, kami mita masyarakat hindari aktivitas mandi di Pantai untuk smentara ini,” wantinya.
 
Sebelumnya, Senin (9/8/2021) sore, Made Sadra dinyatkan hilang oleh pihak keluarga. Korban diduga terseret ombak, karena ditemukan pakaian korban Made Sadra di bawah pohon kelapa sekitar Pantai Pering. Selain pencarian olah apetugas, pihak keluarga juga melakukan upaya pencarian secara niskala, dengan menggelar persembahyangan di sekitar Pantai. 
wartawan
ATA
Category

Outlet Baru 7AM 7PM Sanur Dibuka 26 Juli 2026

balitribune.co.id | Denpasar - Sanur yang menjadi kawasan wisata bagi turis asing dan domestik maupun warga lokal Bali dilirik pelaku bisnis usaha kuliner. Salah satunya 7AM 7PM kini membuka outlet baru di Sanur, Denpasar. General Manager 7AM 7PM, Gary Foster mengatakan, 7AM 7PM Sanur adalah outlet yang ke-4 di Bali. 

Baca Selengkapnya icon click

Sekolah Terancam Ambruk Akibat Galian C Ilegal, DPRD Karangasem Desak KLH dan Polda Bali Bertindak

balitribune.co.id | Amlapura - Maraknya praktik pertambangan Galian C ilegal di wilayah Desa Buanagiri, Kecamatan Bebandem, Karangasem, menuai sorotan tajam. Belasan usaha tambang yang beroperasi tanpa izin tersebut diduga melakukan pengerukan material pasir dan batu secara membabi buta, yang kini dinilai membahayakan keselamatan warga dan merusak ekosistem lingkungan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sengketa Jual Beli Tanah di Bali Berakhir Damai, Warga AS Cabut Laporan di Polda

balitribune.co.id | Denpasar - Sengketa jual beli tanah antara warga negara Amerika Serikat (AS), Scott Bennet Trout (63), dengan rekannya, Made Pamelarina Sugianyar (49), yang sempat bergulir di Polda Bali, akhirnya menemui titik terang. Kedua belah pihak sepakat menempuh jalur damai.

Baca Selengkapnya icon click

Veritas Intercultural School Resmi Diluncurkan, Awali Transformasi Pendidikan Berstandar Internasional

balitribune.co.id | Mangupura - Bertepatan Hari Anak Nasional 2026, Veritas Intercultural School (VIS) Bali, Bintaro dan Kelapa Gading resmi diluncurkan, mengawali transformasi pendidikan berstandar internasional. Peluncuran Veritas Intercultural School dilakukan di VIS Bali, Kerobokan Kabupaten Badung, Kamis (23/7/2026) dihadiri Wakil Bupati Badung, Bagus Alit Sucipta. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

KOPJAS Pejuang Pariwisata Ajak Driver Bali Beralih ke Badan Usaha Resmi

balitribune.co.id | Gianyar - Koperasi Jasa (KOPJAS) Pejuang Pariwisata Bali memanfaatkan momentum peringatan hari jadinya yang pertama untuk menegaskan komitmennya membangun industri transportasi pariwisata yang legal, profesional, dan berkelanjutan. Melalui tema "Legal, Tumbuh, Berjalan Sukses Bersama Keluarga", koperasi ini ingin menjadi contoh bagi para pelaku usaha transportasi wisata di Bali.

Baca Selengkapnya icon click

Resto The Jingga Villas di Lembongan Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp200 Juta

balitribune.co.id | Semarapura - Kebakaran hebat melanda bangunan restoran The Jingga Villas yang berlokasi di Dusun Kelod, Desa Lembongan, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Rabu (22/7/2026) dini hari. Api diduga muncul akibat hubungan pendek arus listrik (korsleting).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.