Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tiga Pelaku 38 Kg Narkoba Terancam Hukuman Mati

Bali Tribune / INTEROGASI - Kapolda Bali Irjen Pol Putu Jayan Danu Putra saat menginterogasi tersangka Anak Agung Oka Panji (kiri).
balitribune.co.id | DenpasarTiga pelaku kepemilikan 38 Kg, Anak Agung Oka Panji (AAP), Ketut Subagiastra (KS) dan Komang Suwana (KSW) terancam hukuman mati. Sebab, ketiga tersangka dijerat Pasal 111 ayat 2, pasal 112 ayat 2, Pasal 114 UU Nomor 35 tahun 2009, dan pasal 62 UU Nomor 5 tahun 1997 tentang Psikotropika. "Ancamannya hukuman mati," ujar Kapolda Bali Irjen Pol Putu Jayan Danu Putra kepada wartawan di Mapolda Bali, Selasa (12/4).
 
Dijelaskan Putu Jayan Danu Putra, narkoba dari para tersangka sebanyak ini berasal dari luar negeri yang diduga mulai masuk ke Bali pada Januari 2022 melalui jalur darat. Namun menariknya, Pulau Dewata hanya dijadikan sebagai tempat transit barang bukti sebanyak itu untuk diedarkan ke daerah lain. 
 
Anggota Direktorat Reserse Narkoba yang melakukan pembuntutan hingga akhirnya mengamankan Subagiastra dan Suwana di depan Villa Jepun Jalan Dewi Saraswati, Lingkungan Tamansari, Kerobokan Kelod, Kuta Utara, Badung Jumat (8/4). Saat itu keduanya membawa tas kresek loreng berisi paket serbuk putih diduga kokain seberat 9,40 gram brutto, serbuk coklat seberat 8,82 gram brutto dan 204 kapsul merah muda diduga MDMA alias ekstasi. Kemudian petugas menggeledah ke dalam vila yang hasilnya mengejutkan. Di garase ada 100 butir kapsul berisi serbuk serupa sebanyak 23,00 gram. "Di dalam sebuah tong kayu di kamar nomor satu, ditemukan 35,1 kilo gram sabu dikemas dengan 35 bungkus plastik coklat susu warna emas bertuliskan "Ganyinwang"," urainya.
 
Masih di kamar tersebut, ditemukan juga tong warna silver berisi 492 kapsul merah muda putih yang mengandung serbuk merah muda, serta delapan tablet bentuk jantung diduga ekstasi, jadi total beratnya 113,16 gram. Terdapat juga serbuk putih diduga kokain 30,00 gram dan ekstasi dalam bentuk serbuk oranye lebih dari satu kilo gram.
 
Sementara dalam sebuah kotak seperti brankas di kamar nomor dua didapati daun, batang dan biji kering ganja 2,7 kilogram. Para pelaku ternyata juga menyimpan pil psikotropika berupa vetamin 0,50 gram, 8500 prohepel, 800 Valdimex, 500 Xanax Afrasolam dan uang tunai Rp 9 juta. Jika ditotal, keseluruhan barang bukti ini bernilai mencapai Rp 56 miliar.
 
"Dilihat dari tulisannya, itu adalah kemasan kotak susu dari Tiongkok. Tapi kami masih telusuri kepastian apakah asalnya memang dari luar negeri atau bukan," kata jendral bintang dua ini.
 
Saat diinterogasi, keduanya mengaku barang haram ini didapat dari Agung Panji. Hari itu juga petugas mengejar Panji. Pria itu pun diamankan di Bar Wharehouse yang merupakan miliknya, Jalan Camplung Tanduk, Seminyak, Kuta. Kepada petugas, ketiganya mengaku narkoba jenis ekstasi, kokain, hingga Psikotropika sudah diedarkan menyasar warga negara asing di daerah Seminyak, Petitenget dan Canggu.
 
"Tersangka KS dan KSW yang perannya meracik lalu mengedarkan melalui bar atau tempat hiburan malam. Hasilnya disetor ke AAP selaku penyedia tempat, bahan dan alat," terangnya.
 
Polisi masih menelusuri, apakah narkoba sudah beredar di Bali atau belum. Apalagi diduga Pulau Bali hanya tempat menyimpan atau transit, untuk nantinya diedarkan ke luar daerah. Berdasarkan jumlah barang bukti ini, setidaknya berhasil menyelamatkan sebanyak 350 ribu warga Bali dari penyalahgunaan narkoba. 
wartawan
RAY
Category

Lomba Kreasi Pangan Lokal Buleleng Jadi Ajang Inovasi dan Penguatan Ekonomi

balitribune.co.id I Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng mendorong pemanfaatan pangan lokal melalui Lomba Kreasi Pangan Lokal 2026 yang digelar di lapangan parkir timur Kantor Bupati Buleleng, Kamis (20/8/2026). Kegiatan dalam rangkaian Buleleng Festival (Bulfest) ini diikuti 18 peserta dari pelaku usaha kuliner serta pelajar SMA/SMK jurusan tata boga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mesin Pirolisis Molor Beroperasi karena Teknisi Asing Belum Datang

balitribune.co.id I Semarapura  - Mesin olah sampah berteknologi pirolisis di TOSS (Tempat Olah Sampah Setempat) Centre di Dusun Karangdadi, Desa Kusamba tidak kunjung beroperasi. 

Hal ini lantaran harus menunggu teknisi ahli dari luar negeri, sebelum nantinya mesin tersebut diuji coba dan dioperasikan. Sementara sampah residu yang tidak bisa diolah, saat ini kian menumpuk di TOSS Centre.

Baca Selengkapnya icon click

Anggaran Daerah Cekak, Pemkab Bangli Tunggu Regulasi Pusat Pengangkatan PPPK Jadi PNS

balitribune.co.id I Bangli - Wacana pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) serta peralihan PPPK paruh waktu menjadi Penuh Waktu membuat sumringah  para tenaga pendidik di Kabupaten Bangli.  

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Polres Gianyar Bekali 77 Pelajar Pemahaman AI

balitribune.co.id I Gianyar - Sebanyak 77 siswa SMA, SMK, dan MA di Kabupaten Gianyar mengikuti Training of Trainer (TOT) pemahaman kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) yang digelar Polres Gianyar, Kamis (20/8/2026). 

Kegiatan yang berlangsung di SMA Negeri 1 Blahbatuh tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian meningkatkan literasi digital pelajar di tengah pesatnya perkembangan teknologi AI.

Baca Selengkapnya icon click

PAMTS Atur Distribusi Air, Dampak Proyek Infrastruktur PUPR di Gianyar

balitribune.co.id I Gianyar - Perumda Air Minum Tirta Sanjiwani (PAMTS) Gianyar melakukan penyesuaian pola distribusi air bersih menyusul pelaksanaan peningkatan infrastruktur oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) di sejumlah wilayah Kabupaten Gianyar. Penyesuaian tersebut berdampak pada gangguan pelayanan sementara, khususnya di wilayah pelayanan Kecamatan Sukawati. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.