Tiga Siswa SMP Dinyatakan Tidak Lulus | Bali Tribune
Bali Tribune, Sabtu 04 Februari 2023
Diposting : 17 June 2022 03:48
SAM - Bali Tribune
Bali Tribune / Kadisdikpora Bangli Komang Pariarta

balitribune.co.id | BangliKelulusan siswa kelas IX di Bangli belum 100 persen. Sebanyak tiga orang siswa dinyatakan tidak lulus. Tiga siswa tersebut berasal dari dua SMP berbeda di Kecamatan Kintamani.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Bangli, Komang Pariarta saat dikonfirmasi membenarkan ada tiga siswa SMP yang tidak lulus. Masing-masing dua siswa SMPN 4 Kintamani yang berlokasi di Desa Songan dan seorang siswa SMPN 2 Kintamani di Desa Belantih.

Adapun tiga siswa tersebut sampai tidak lulus karena berbagai faktor penyebab. Sebut Kadis asal Desa Tamanbali ini tidak lulusnya siswa karena ada siswa yang memutuskan berhenti sekolah dan ada juga yang nilai sikap tidak memenuhi syarat. "Dua orang tidak mengikuti ujian sekolah dengan alasan memang tidak mau sekolah," jelasnya, Kamis (16/6).

Menurutnya, siswa yang nilai sikap di bawah standar akan mengulang kembali di kelas IX. Siswa tersebut mengenyam pendidikan di SMPN 4 Kintamani. Sementara itu jumlah siswa kelas IX sebanyak 3.941 dan yang dinyatakan lulus sebanyak 3.638 orang. Sementara untuk kelulusan tingkat SD, Komang Pariarta mengungkapkan prosentase kelulusan SD 100 persen. Dengan jumlah siswa sebanyak 3.948 orang.

Kepala SMPN 4 Kintamani I Wayan Merta mengatakan dari jumlah siswa kelas IX sebanyak 246 orang dua diantaranya dinyatakan tidak lulus. Satu orang memang tidak mau sekolah sehingga tidak mengikuti ujian. "Kami sudah melakukan pendekatan namun siswa memang tidak mau sekolah," ujarnya.

Satu lagi tidak lulus karena nilai sikap C. Sesuai ketentuan nilai minimal adalah B. Siswa tersebut sampai mendapatkan nilai C karena tindakan sudah tidak sesuai aturan. "Kami memberikan nilai C karena ada dasarnya. Pemberian nilai sudah melalui hasil rapat dengan guru atau wali kelas," tegasnya.

Sejatinya pihak sekolah sudah sudah melakukan pembinaan terhadap siswa tersebut. "Kami juga sudah komunikasikan dengan pihak orang tua siswa,” ungkapnya.