Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tim Gabungan Obok-obok Rutan Bangli

Bali Tribune / DIGELEDAH - Petugas tampak lakukan penggeledahan badan kepada para WBP Rutan Klas IIB Bangli.

balitribune.co.id | Bangli - Tim gabungan terdiri dari petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Gianyar, TNI/Polri dan tim Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Bali serta didukung petugas Rutan Kelas IIB Bangli melakukan sidak ke dalam wisma hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Senin (20/11). Sidak dilakukan guna mengantisipasi peredaran gelap narkoba penyalahgunaan handphone dan benda terlarang lainnya di lingkungan Rutan Bangli.

Ditemui usai sidak, Kepala Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Bangli, Dedi Nugroho menyatakan bahwa kegiatan sidak semacan ini sudah sering dilaksanakan baik secara intern dan melibatkan tim gabungan. Sidak semacam ini bertujuan untuk menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan  Rutan Bangli.

Dalam sidak kali ini selain petugas melakukan penggeledahan badan dan kamar hunian  WBP, juga melakukan test urine dengan menyasar WBP dan pegawai Rutan Bangli. Test urine dilakukan untuk mengecek adanya indikasi zat terlarang yang dikonsumsi. Pelaksanaan test urine dilakukan secara acak yakni sebanyak 25 orang WBP dan 10 orang pegawai diambil sampel urinnya,” ungkap Dedi Nugroho.

Sementara untuk hasil penggeledahan tidak ditemukan adanya benda-benda terlarang yang dicurigai. Begitu pula untuk hasil test urine  seluruhnya negatif.

Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Bali, I Putu Murdiana mengatakan jika kegiatan semacam ini merupakan bentuk tindak lanjut instruksi dari Direktur Jendral Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM RI.

Sidak dilakukan di seluruh UPT Pemasyarakatan. “Sidak yang dilaksanakan sebagai bentuk langkah antisipasi guna meminimalisir gangguan kamtib yang nanti ditimbulkan,” ujar I Putu Murdiana.

wartawan
SAM
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Plastik Mahal, Pedagang Denpasar Tak Lagi Sediakan Kresek

balitribune.co.id I Denpasar - Kenaikan harga plastik kemasan yang signifikan belakangan ini mulai berdampak pada pola transaksi di pasar tradisional. Sejumlah pedagang kini mulai memperketat imbauan pemerintah untuk tidak menggunakan kantong plastik sekali pakai guna menekan biaya operasional.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Insentif Pemuka Adat dan Agama di Denpasar Telan Rp2,8 Miliar per Bulan

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kebudayaan menganggarkan dana sebesar Rp33,8 miliar pada tahun 2026 untuk insentif pemuka adat, tokoh agama, dan pengurus subak. 

Alokasi bulanan yang disiapkan mencapai Rp2,82 miliar sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka dalam menjaga tatanan budaya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.