Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tim PON Bali Bersinar di Pesanku Cup

KAWALAN KETAT – Pemain andalan PON Bali (kiri) tampak mendapat kawalan ketat kapten Madura FC supaya tidak membobol gawangnya, saat kedua tim berlaga di Pesanku Cup, Rabu (20/4) di Stadion Samudera Kuta.

Kuta, Bali Tribune

Tim sepakbola PON Bali yang mengusung nama klub Pespa Padangsambian menang 4-1 atas Madura FC, di kejuaraan Pesanku Cup, Rabu (20/4) di Stadion Gelora Samudra, Kuta. Keempat gol asuhan AA Bramastra dihasilkan Yudo, Mega Adi Gunawan, Sanaji dan Ridwan Haci.

Meski menang dalam statistik penguasaan bola, namun gawang PON Bali kebobolan lebih dulu melalui sepakan Aldi pada menit ke-28 melalui skema serangan balik. Tetapi, striker PON Bali Kushedya Hariyudo berhasil menyamakan kedudukan di menit ke-37 memaksimalkan umpan dari kanan. Yudo yang berada di depan gawang, menahan laju bola dengan dadanya seketika melewati dua pemain bertahan Madura FC dan melepaskan sepakan lemah ke pojok kiri gawang yang dijaga Abdul Yaser.

Sebelum mencatatkan namanya di papan skor, Yudo sempat mendapat dua peluang emas, namun masih belum menemui sasaran. Gol itu pula menjadi akhir babak pertama yang dimainkan selama 40 menit.

Babak II, Gung Bram memasukkan dua tenaga baru yakni Warih Sentanu dan Ridwan Haci. Masuknya mereka berdampak positif dengan hidupnya permainan anak-anak PON Bali. Mereka terus mengurung pertahanan Madura FC, dan akhirnya menambah dua gol lagi. Gol ketiga dicetak Sanaji melalui plessing akurat di menit ke-71 dan ditutup tendangan spekulasi Ridwan Haci dari luar kotak penalti lima menit kemudian. Skor 4-1 berakhir hingga laga usai.

Bramastra usai laga mengatakan, di babak pertama mental anak asuhnya sedikit kendor. “Kami kecolongan karena lengah dengan pergerakan lawan,” ujarnya.

Di Pesanku Cup ini dipakai pihaknya untuk menyeleksi pemain lagi sebelum entry by name. Di laga-laga selanjutnya, Gung Bram menyatakan akan terus membongkar pasang pemain untuk melihat kualitas seluruh pemain PON Bali.

Sementara pada laga sebelumnya, Birlian berpesta gol ke gawang POPP Pegok dengan skor 11-0. Ke 11 gol itu diciptakan Damianus Apriyanto di menit 2 dan 37, disusul Agung Artana menit 16, Wijaya menit 21, Agus Desi menit 24, 39, 53, Dimas Satria menit 47, 68, Anta Wijaya menit 55 dan Metrajaya menit 58.

wartawan
Djoko Purnomo
Category

Jelang Puncak Karya Agung Ida Betara Turun Kabeh, Belasan Ribu Pemedek Ikuti Upacara Melasti ke Tegal Suci

balitribune.co.id I Amlapura - Jelang puncak karya agung Ida Betara Turun kabeh yang akan berlangsung pada Purnama Sasih Kedasa, Wraspati Wage Watugunung, pada Kamis (2/4/2026) ini, Belasan ribu pemedek tumpah ke Pura Agung Besakih untuk ikut mengiringi Ida Betara Kabeh Melasti ke Tegal Suci, Desa Menanga, Kecamatan Rendang, Karangasem, pada Selasa (31/3/2026) lalu, atau pada Pinanggal Anggara Paing Watugunung, dalam rangkaian Karya Agung Ida Betara Tur

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Kekroditan Selama Karya Ngusaba Kedasa, Polres Bangli Lakukan Rekayasa Arus Lalin

balitribune.co.id I Bangli - Guna mencegah terjadi kekroditan arus lalu lintas selama berlangsungnya upacara karya Ngusaba Kedasa di Pura Ulun Danu Batur, Kintamani  Polres Bangli menyiapkan skema pengalihan arus lalu lintas dan mendirikan  sebanyak 21 pos pengamanan

Baca Selengkapnya icon click

Klungkung Mendapat Kehormatan Jadi Tuan Rumah, Penyerahan Sertifikat HAKI oleh Megawati Soekarnoputri

balitribune.co.id I Semarapura - Kabupaten Klungkung mendapat kehormatan menjadi pusat penyerahan Sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) tingkat Provinsi Bali. Sertifikat tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sekaligus Presiden Kelima Republik Indonesia, Prof. Dr. (H.C.) Hj. Megawati Soekarnoputri, di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya, Rabu (1/4/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Maestro Tari I Made Djimat Toreh Nugraha Kebudayaan Tertinggi

balitribune.co.id I Gianyar - Maestro tari Bali I Made Djimat dinobatkan sebagai penerima penghargaan tertinggi bidang kebudayaan di Kabupaten Gianyar, Parama Satya Budaya, di usianya yang kini 84 tahun. Penghargaan ini menjadi bentuk penghormatan atas dedikasi panjangnya dalam menjaga dan melestarikan seni budaya Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.