Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Timbulkan Kesan Jorok dan Bikin Macet - TPSS Tanjung Bungkak Dibongkar

TPSS
BONGKAR - Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPSS) yang terletak di pertigaan jalan Anyelir-Akasia di lingkungan Tanjung Bungkak Kelurahan Sumerta, Jumat (21/7) akhirnya dibongkar.

BALI TRIBUNE - Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar membongkar Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPSS) di pertigaan Jalan Anyelir-Akasia di lingkungan Tanjung Bungkak Kelurahan Sumerta, Jumat (21/7). Pembongkaran dilakukan mengingat TPSS tersebut menimbulkan kesan jorok dan seringkali memicu kemacetan lalulintas.

Kabid Persampahan dan Limbah Bahan Berbahaya Beracun (B3), Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar, I Ketut Adi Wiguna ditemui di sela-sela pembongkaran mengatakan, pihaknya bersama warga sekitar telah sepakat untuk melakukan pembongkaran TPSS ini yang nantinya tempat tersebut akan dibuat taman untuk mempercantik wajah kota serta untuk menghilangkan kesan jorok.

Dikatakan, dengan adanya Perwali Nomor 11Tahun 2016 tentang Tata Cara Pengelolaan dan Pembuangan Sampah di Kota Denpasar, dimana masyarakat didorong membentuk kelompok-kelompok swakelola. Yang artinya, masyarakat diharapkan memilah sampah di tingkat hulu, mana sampah organik dan mana sampah anorganik.

"Di sini peran perbekel/lurah diharapkan bisa menjadi koordinator agar warganya mau ikut kelompok-kelompok swakelola. Masyarakat wajib mengelola sampah di tingkat rumah tangga berbasis lingkungan. Inilah salah satu dasar hukum kita membongkar TPSS ini yang nantinya akan dibuat taman,” kata Adi Wiguna.

Ia berharap dukungan semua komponen masyarakat untuk ikut menjaga kebersihan lingkungannya serta mulai memilah sampah dan ikut kelompok swakelola yang ada di lingkungan masing-masing. Adi Wiguna menambahkan, setelah dibongkar TPSS ini nantinya pada akhir bulan Juli akan ditanami pohon serta dibuat taman.

TPSS ini, menurut Adi Wiguna sudah ada sejak 1978 yang pada mulanya hanya dimanfaatkan oleh warga setempat, namun lama-kelamaan membuat lalu lintas menjadi macet serta menimbulkan kesan jorok dan bau sampah yang tidak sedap.

Lurah Sumerta, I Made Tirana mendukung pembongkaran TPSS ini. Dimana sebelum adanya pembongkaran ini, banyak masyarakat yang selalu membuang sampah seenaknya sehingga sampah dari TPSS ini sangat mengganggu para penggendara yang melintasi jalan ini. Padahal pihaknya bersama dengan Dinas DLHK sudah memberi peringatan maupun himbauan agar menaati jam pembuangan sampah, namun tetap saja diabaikan.

wartawan
I Wayan Sudarsana
Category

Kolaborasi Nyata Pulihkan Danau Buyan, Pangdam IX/Udayana Tegaskan Komitmen TNI Menjaga Kelestarian Alam Bali

balitribune.co.id | Singaraja - Komitmen menjaga kelestarian lingkungan di Bali kembali membuahkan hasil. Upaya pemulihan ekosistem Danau Buyan di Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, resmi ditandai dengan kegiatan syukuran bertajuk "Kolaborasi Sepenuh Hati Memulihkan Ekosistem Danau Buyan" yang berlangsung di kawasan Pura Ulun Danu Buyan, Senin (27/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

BKKBN Bali Luncurkan Sekolah Lansia ke-61 di Pejeng Kaja, Dorong Lansia SMART

balitribune.co.id | Denpasar - Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bali, Dr. dr. Ni Luh Gede Sukardiasih, M.For., MARS, meresmikan sekaligus menjadi narasumber utama dalam kegiatan Launching Sekolah Lansia (SEKALA) di Desa Pejeng Kaja, Kecamatan Tampaksiring, Kabupaten Gianyar, pada Senin (27/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Telkomsel Dukung Kenyamanan Pengunjung Sunset di Kebun melalui Penguatan Jaringan dan Layanan Pelanggan

balitribune.co.id | Tabanan - Telkomsel turut berpartisipasi dalam penyelenggaraan event Sunset di Kebun sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan pengalaman digital terbaik bagi masyarakat. Dukungan tersebut diwujudkan melalui penguatan kualitas jaringan, penyediaan layanan pelanggan, serta beragam penawaran menarik bagi para pengunjung selama acara berlangsung.

Baca Selengkapnya icon click

Finis ke-12 di Prancis, Ramadhipa Kokoh di 5 Besar Klasemen Moto3 Junior

balitribune.co.id | Jakarta - Pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) yang turun di ajang Moto3 Junior World Championship, Muhammad Kiandra Ramadhipa, amankan empat poin sebelum rehat balap tengah musim. Berlangsung di Sirkuit Nevers Magny-Cours, Prancis pada Minggu (26/07/2026), pebalap asal Sleman, Yogyakarta ini finish ke-12. Hasil ini membuat cah Sleman ini berada di 5 besar klasemen sementara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.