Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tingkat Kesembuhan Salip Nasional, Gugas Jembrana Tak Mau Terlena

Bali Tribune/ KESEMBUHAN - Angka kesembuhan kasus Covid-19 di Jembrana di atas nasional. Dari 19 kasus sudah 13 pasien yang dinyatakan sembuh.
Balitribune.co.id | Negara - Kendati adanya penambahan jumlah, namun angka kasus Covid-19 di Jembrana paling rendah dibandingkan kabupaten/kota lainnya di Bali, bahkan diatas tingkat kesembuhan nasional. Jajaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Jembrana menyatakan tidak mau terlenan dengan trend positif tersebut.
 
 
Dari data  Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bali, hingga Senin (8/6) tercatat jumlah pasien positif covid-19 di Jembrana sebanyak 19 kasus.  Sementara tingkat kesembuhan pasien terkonfirmasi positif di Jembrana juga tergolong tinggi mencapai 68 persen bahkan jauh lebih tinggi dari tingkat kesembuhan nasional yang baru mencapai 34 persen. Saat ini pasien positif Covid-19 asal Jembrana yang masih dirawat sebanyak enam orang
 
Bahkan pernah tercatat selama hampir dua pekan, yakni sejak Kamis (23/4) hingga Senin (4/5)  tidak ada tambahan pasien positif baru. Namun trend positif tersebut tidak membuat Gugas Jembrana jumawa atau mengendurkan upaya meminimalisir penyebaran virus. Juru Bicara Gugas Jembrana dr I Gusti Agung Putu Arisantha Senin kemarin mengatakan strategi menekan penyebaran covid-19 di Jembrana dengan program, pola, dan skema tepat. Penanganan yang dilakukan menurutnya bersifat terpadu melibatkan seluruh unsur. Baik TNI/Polri, kesehatan, Satgas Gotong Royong, Desa Adat  hingga relawan dilibatkan secara maksimal. Ia juga menyebut pembentukan relawan surveilans dua orang di setiap desa/kelurahan sangat berfungsi dalam percepatan tracing dan tracking orang dalam resiko serta masyarakat yang pernah kontak erat di sekitar pasien positif Covid-19.
 
Relawan ini juga membantu mengumpulkan data, melakukan pengawasan hingga memberi edukasi kepada masyrakat. "Sejak akhir April  kita sudah bentuk relawan surveilans tersebar di 51 desa kelurahan se-Jembrana yang membantu tim surveilans yang sudah ada di Puskesmas serta Dinas Kesehatan," paparnya.  Kecepatan tracing menurutnya penting untuk mengendalikan laju penyebaran virus sehingga tidak menimbulkan cluster baru. “Warga harus jujur soal riwayat perjalanan dan kontak saat merasakan gejala virus corona” imbuhnya.  
 
Dari data yang dikumpukan para relawan tersebut bisa dilacak siapa saja yang berpotensi tertular dan segera memisahkannya dari yang sehat. rapid test secara masif juga  dilakukan untuk mencegah penyebaran virus di masyarakat.  Jika hasil tes menunjukkan reaktif atau positif, orang yang bersangkutan akan langsung diisolasi. "Tes rapid untuk menjaring penyebaran virus yang mungkin dibawa masuk oleh warga. Kita sebar alat rapid itu di seluruh Puskesmas dan RSU Negara. Sehingga bagi yang hasil tesnya positif akan diintervensi untuk melakukan isolasi, agar dapat menekan angka penyebaran virus," terangnya. 
 
RSU Negara sebagai salah satu rumah sakit rujukan covid-19 di Bali sudah memiliki sepuluh ruangan isolasi untuk perawatan pasien penderita Covid-19. “Sarana dan prasarana ditambah dengan pengadaan bed khusus pasien positif covid-19. Daya tampung ruang isolasi yang semula hanya 10 pasien kini jadi 20 pasien. Anggarannya dari dana penyisiran Belanja Tak Terduga (BTT) APBD Kabupaten Jembrana . Termasuk untuk membeli ventilator, alat rapid, APD  tenaga medis dan kelengkapan prasarana lainnya,” terangnya. 
wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Selesaikan Polemik Tata Ruang Jatiluwih, Sanjaya Beri Sinyal Moratorium Bangunan di Sawah

balitribune.co.id | Tabanan – Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, memberikan sinyal terkait rencana penerapan moratorium pembangunan di areal persawahan Jatiluwih.

Langkah ini diambil sebagai jalan tengah untuk menyelesaikan polemik tata ruang sekaligus menyelamatkan ekonomi warga yang anjlok drastis akibat penyegelan sejumlah tempat usaha.

Baca Selengkapnya icon click

PHDI Kota Denpasar Tolak Wacana Nyepi Pada Tilem Kesanga

balitribune.co.id | Denpasar - Menyikapi wacana yang beredar luas tentang pemindahan Hari Suci Nyepi yang akan dirayakan pada Tilem Kesanga Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Denpasar menolak keras wacana tersebut. Penolakan tertuang dalam Surat Pernyataan Parisada Hindu  Dharma Indonesia Kota Denpasar tanggal 1 Januari 2026 dengan Nomor : 12/S.P/A/PHDI.DPS/I/2026 Tentang Isu Pergantian Hari Suci Nyepi Pada Tilem ke Sanga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Resahkan Warga, ODGJ Lempar Tanah Kering ke Pemangku Dievakuasi ke RSJ Bangli

balitribune.co.id | Gianyar - Ulah seorang warga Banjar Taman, Desa Bedulu,  Blahbatuh, terhadap seorang pemangku meresahkan warga. Kejadiannya, Sabtu (3/1) pagi lalu,  saat itu Jero Mangku Marsa (70) jadi korban pelemparan menggunakan tanah kering saat berbelanja di sebuah warung. Pelakunya diketahui INS (55) warga setempat yang diketahui penderita kelaianan kejiwaan.

Baca Selengkapnya icon click

Dana Desa Dipangkas Besar-besaran, Hasil Musdes Bakal Macet

balitribune.co.id | Singaraja - Sejumlah kepala desa mengeluhkan pemangkasan Dana Desa (DD) secara besar-besaran oleh pemerintah pusat. Mereka khawatir kebijakan itu akan berdampak serius pada pembangunan di desa, terelebih yang sudah dirancang melalui forum Musyawarah Desa (Musdes). Beberapa usulan masyarakat melalui musdes dipastikan sulit bisa diwujudkan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dilantik di Kebun Kakao, Pejabat Diminta Pikirkan Isi Perut Rakyat

balitribune.co.id | Negara - Mengawali tahun 2026, sejumlah pejabat di Jembrana mengalami pergeseran. Puluhan pejabat telah dilantik dan diambil sumpahnya. Bahkan pelantikan pejabat di awal tahun ini dilakukan dengan cara yang tak biasa. Seluruh birokrat di Jembrana pun kini kembali diingatkan untuk memikirkan isi perut rakyat.

Baca Selengkapnya icon click

Tokoh GMT I Gusti Made Tusan Apresiasi Capaian Program Pembangunan Bupati Karangasem

balitribune.co.id | Amlapura - Moment perayaan pergantian tahun, Tokoh GMT (Gerakan Masyarakat Terpadu) I Gusti Made Tusan menggelar tradisi megibung dengan mengundang seluruh relawan Semeton GMT mulai dari Korcam hingga Kordes, di kediamannya di Jro Subagan, Rabu (31/12/2025) pagi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.