Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tingkatkan Keunggulan Layanan Pariwisata, Perusahaan Minuman Latih Kemampuan Bartender

Bali Tribune/ BERLATIH - Mahasiswa jurusan pariwisata berlatih teknik penyajian minuman mulai dari cara memegang gelas hingga menuangkan minuman.

Balitribune.co.id | Badung - Pelatihan vokasi memiliki andil yang cukup besar dalam memastikan kesiapan tenaga kerja pariwisata Indonesia untuk bersaing di tingkat internasional. Sejalan dengan hal tersebut perusahaan minuman memberikan pelatihan penyajian bir yang bertanggungjawab kepada mahasiswa Sekolah Tinggi Pariwisata Bali (STP). Mengingat bir juga menjadi salah satu penunjang kepariwisataan di Bali selain akomodasi, restoran, transportasi, objek wisata dan fasilitas lainnya.
 
Draught Beer Facilities Manager PT Multi Bintang Indonesia, Deden Perdana Putra mengatakan, sebagai produsen bir bertanggungjawab untuk meningkatkan keunggulan layanan industri pariwisata di Indonesia. Industri minuman beralkohol juga berperan dalam mendukung ekosistem pariwisata di Bali. 
 
"Kami telah menjalin kerja sama dengan berbagai sekolah tinggi pariwisata di Indonesia untuk memberikan edukasi dalam melayani konsumen dengan lebih baik dan mengadvokasi konsumen untuk menikmati minuman beralkohol yang bertanggungjawab," jelasnya di kampus setempat, Badung, Jumat (11/10).
 
Hal ini kata dia bertujuan untuk memastikan setiap konsumen dapat menikmati bir secara bertanggungjawab dan mempromosikan penyajian minuman yang baik terutama di daerah objek wisata. Pelatihan untuk para calon pekerja di dunia pariwisata ini juga memberikan pengetahuan dan tips yang berguna untuk mencegah konsumsi minuman beralkohol di bawah usia 21 tahun, mengurangi kondisi mengemudi dalam pengaruh alkohol dan cara melayani konsumen dengan kadar konsumsi berlebih. "Pelatihan ini akan membantu menciptakan persepsi positif dari sektor perhotelan dan industri pariwisata. Kami tidak izinkan para mahasiswa ini mimun bir, karena usianya belum cukup. Kami hanya mengajarkan teknik penyajian," kata Deden. 
 
Para bartender dituntut untuk menyajikan bir dengan sempurna. Menurut dia, percuma memiliki produk berkualitas jika salah menyajikan ke konsumen. "Penyajian yang salah itu misalnya gelas kotor, bartender judes itu akan mengurangi service. Makanya kita juga memberikan pelatihan ke barterder di outlet-outlet dan mahasiswa supaya kualitas ini sampai ke konsumen," bebernya. 
 
Seperti diketahui saat ini 180 negara di dunia menikmati bir. Biasanya warga dari 180 negara tersebut akan memesan bir ketika berkunjung ke suatu destinasi. Dalam hal ini tidak hanya diperlukan rasa bir berkualitas, dari sisi penyajian juga perlu diperhatikan oleh para bartender atau petugas yang menyiapkan seperti memperhatikan kebersihan gelas, cara mencuci gelas dan menggunakan deterjen khusus maupun cara mengeringkan gelas. "Karena bir sangat sensitif terhadap benda asing yang masuk, ke gelas," cetusnya. 
 
Pihaknya memberikan pengetahuan dasar ini kepada mahasiswa sebagai calon pekerja di industri pariwisata agar nantinya setelah terjun ke dunia kerja dapat memperhatikan keamanan dan kenyamanan konsumen. 
 
Plt. Ketua STP Nusa Dua Bali, Eka Mahadewi menyampaikan bahwa teknik di dunia kerja memang perlu diberikan kepada mahasiswa sebagai calon pekerja dan wirausaha untuk meningkatkan keunggulan layanan industri pariwisata di Indonesia. "Dengan dilengkapi pengetahuan tentang penyajian bir yang bertanggungjawab, anak didik dapat berkontribusi positif terhadap pengembangan hospitality dan industri pariwisata di Indonesia," ujarnya. 
 

wartawan
Ayu Eka Agustini

Seorang WNA Diduga Hipnotis dan Gasak Uang Pemilik Warung di Bangli

balitribune.co.id I Bangli - Aksi pencurian dengan cara hipnotis membuat resah pemilik warung di Bangli. Bahkan salah satu pemilik warung di Banjar Serokadan, Desa Abuan, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli, yakni Ni Wayan Sariani menjadi korbannya. Pedagang sembako ini kehilangan uang Rp 1,2 juta setelah diperdayai pelaku. Dari ciri-ciri pelaku kuat dugaan pelaku adalah warga negara asing (WNA).

Baca Selengkapnya icon click

Diduga Terjangkit ASF, Puluhan Babi Mati Mendadak

balitribune.co.id I Mangupura - Wabah African Swine Fever (ASF) diduga kembali menyerang peternakan babi di wilayah Badung. Kali ini, seorang peternak di Banjar Kayu Tulang, Canggu, Kuta Utara, mengalami kerugian besar setelah puluhan babi miliknya mati mendadak.

Peristiwa tersebut mulai terjadi sejak awal April 2026. Sedikitnya 60 ekor babi dilaporkan mati satu per satu dengan gejala tidak mau makan, lemas, lalu akhirnya mati.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Disdukcapil Denpasar Raih Predikat Sangat Baik dari Kemendagri

balitribune.co.id I Denpasar - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Denpasar meraih predikat Sangat Baik dengan nilai 90,00 berdasarkan evaluasi kinerja tahun 2025 dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI. Ketetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor: 800.1.5.1.1910/Dukcapil/2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

BRI Dukung Pengembangan Usaha Pemindangan Ikan Melalui Penyaluran KUR di Bali dan Nusa Tenggara

balitribune.co.id | Semarapura - Wayan Suitari yang merupakan salah seorang perajin ikan pindang di Sentra Pemindangan Ikan Desa Kusamba Kabupaten Klungkung meningkatkan usahanya dengan menggunakan kredit usaha rakyat (KUR) dari Bank Rakyat Indonesia (BRI). Ia yang sudah selama puluhan tahun bergelut di dunia pemindangan ikan, mendapat dukungan dana dari perbankan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.