Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

TitiBanda Sanggam Ramayana, Ruang Silaturahmi Antar Bangsa

Bali Tribune / Ida Rsi Putra Manuaba bersama Gubernur Nagaland HE La Ganesan dan Gubernur Odisha HE Prof Ganeshi Lal
balitribune.co.id | Ida Rsi Putra Manuaba, Prof DR I Wayan Dibia dan DR Pompi Paul melakukan kolaborasi Bali Odishi Dance di Ayodya India. Kolabari dilakukan sebagai penguatan Culture dan Educare.
 
TitiBanda Ramayana merupakan wadah pertukaran budaya, Perdagangan  dan Pendidikan, dimana disetiap Indonesia India Sanggam, pertemuan antar bangsa selalu memberikan kontribusi dalam seni budaya yang Inovatif, Kreatif dan Kolaboratif.
 
TitiBanda Sanggam Ramayana merupakan lanjutan pertemuan sebelumnya antara Ida RSI Putra Manuaba dan Chief Minister Uttar Pradesh Shri Yogi Adityanath dan Gubenur AnandiBehn Patel yang secara besama-sama ingin memadukan Ramayana sebagai kekayaan Kultural lewat Seni, sebagai diplomasi budaya antar bangsa. 
 
TitiBanda Sanggam Ramayana sebagai seni Kolaboratif menjelma sebagai ruang silaturahmi lintas bangsa sekaligus sarana pertukaran dan pemahaman antar budaya. Interaksi sosial dalam perjalanannya akhirnya mempertemukan berbagai ide, konsep dan praksis, melampaui konteks ruang dan waktu. Dipertemukan oleh sungai, dan  laut sebagai wujud Lingga Yoni Nusantara Asean dan bharatvarsa.
 
Dengan berdirinya RamJanmabhoomi di Ayodya semoga TitiBanda Sanggam Ramayana  menjadi spirit dan kunci bersama membangun Sanggam yang lebih besar antara Ayodya Uttar Pradesh dengan Bali dan Yogyakarta yang merupakan bagian Culture rute penting sejarah peradaban Indonesia Asean dan India. 
 
Ramayana yang dikenal sampai sekarang di Asean sebagai seni dari masa ke masa merupakan contoh nyata bahwa diplomasi budaya telah dipraktikkan di segala lini oleh individu, komunitas masyarakat, hingga tingkatan negara. "Karena itu Shantisena Ashram Gandhi Puri saya siapkan menjadikan gerakan People to People Friendship Indonesia India sebagai TitiBanda Sanggam Ramayana dari tahun 2022-2027 nyata menjadi cross cultural studies," ungkap Ida RSI Putra Manuaba yang juga pernah dianugrahi Internasional Jamnalal Bajaj Award 2011 dan sebagai peraih termuda ketika Ida RSI menerima ketika Walaka berumur 42 tahun dan dianugerahi Penghargaan tertinggi Padmashri Award 2020.
 
Belajar dari dinamikanya di masa lalu, kiranya amatlah relevan bila TitiBanda Sanggam Ramayana menjadi rujukan dalam mencari warna diplomasi Indonesia yang mengedepankan interaksi dan kehangatan dialog di berbagai bidang, dan berbagai lapisan masyarakat. Indonesia India Sanggam dapat menjadi pijakan untuk melihat kembali berbagai kemungkinan kerjasama antarbangsa untuk mewujudkan persaudaraan dan perdamaian global yang mengutamakan pemahaman antarbudaya; penghormatan dan pengakuan atas keberagaman budaya beserta warisannya; memiliki semangat keadilan, kesetaraan dan saling berkontribusi, serta menjunjung tinggi harkat martabat kemanusiaan lewat Culture Educare dan Exchange Program .
 
People to People lebih kuat adalah bentuk diplomasi yang dapat dijadikan panutan bersama Indonesia India dalam rangka berkontribusi pada kekayaan sejarah milik bersama (common heritage) . Dalam diplomasi berbasis kontribusi ini, Indonesia India Sanggam sebagai memiliki peran strategis untuk mengajak negara-negara yang berada di perlintasan dan pementasan Ramayana berkolaborasi untuk menghidupkan kembali memori kolektif masa lalu bahwa kita pernah bersama-sama membangun peradaban melalui pertukaran gagasan, nilai, agama, bahasa, tradisi,budaya termasuk dialog dan teknologi,karena itu saya intens membangun jembatan budaya sister Temple antara  Uttar Pradesh Ayodya dengan Candi Prambanan Yogyakarta kedepan, Rshikesh dimana Sungai Gangga mengalir akan sangat erat dengan Budaya Asean khusunya Indonesia.
 
TitiBanda Sanggam; People to People Frienship karena hal ini berkelanjutan, agar berkontribusi lebih banyak dalam menghidupkan warisan sejarah bersama.Inisiatif untuk aktif berkontribusi dilandasi oleh kesadaran bahwa tidak ada satu negara pun yang dapat berdiri sendiri tanpa adanya dukungan negara lain, dan oleh karenanya dibutuhkan kerjasama antarbangsa yang lebih bermakna.Saya akan terus lanjutkan lewat People to People Frienship Asean India dalam Diplomasi Kebudayaan nya ujar Ida RSI Putra Manuaba menjelang keberangkatan nya ke India lewat Malaysia bulan Maret sampai April nanti.
wartawan
RED

Kodam IX/Udayana Gelar Rapim TA 2026, Perkuat Sinergi TNI dan Rakyat Wujudkan Sishankamrata Bali Nusra

balitribune.co.id | Mangupura – Dalam upaya memperkuat sistem pertahanan semesta di wilayah Bali Nusra, Kodam IX/Udayana menyelenggarakan Rapat Pimpinan (Rapim) TA 2026 dengan mengusung tema “Kodam IX/Udayana Hadir Untuk Rakyat Mewujudkan Sishankamrata Menuju Indonesia Maju.” Kegiatan strategis ini berlangsung di Balai Budaya Girinata Mandala, Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Badung, Rabu (18/2/2026), yang dipimpin langsung oleh Pangdam IX/Udayana

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Hadiri Karya di Pura Dalem Jambe Kapal, Bupati Adi Arnawa Tekankan Pengelolaan Sampah Mandiri dan Program Pendidikan Gratis

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menghadiri rangkaian upacara Nyakap Karang, Melaspas, dan Mendem Pedagingan di Pura Dalem Jambe, Banjar Adat Panglan Baleran, Kelurahan Kapal, Selasa (17/2). Kehadiran Bupati didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap pelestarian adat dan budaya di gumi keris.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ketupat, Barongsai dan Canang, Cerita Akulturasi Alami Umat Tionghoa di Tabanan

balitribune.co.id | Tabanan - Ribuan umat keturunan Tionghoa merayakan Tahun Baru Imlek 2577 di Kong Co Bio Tabanan dengan suasana akulturasi budaya Bali yang kental melalui penggunaan sarana canang dalam persembahyangan.

Selain dupa dan kue keranjang, kehadiran ornamen serta sesaji khas lokal ini menjadi simbol keharmonisan tradisi leluhur Tionghoa dengan budaya Hindu di Kabupaten Tabanan.

Baca Selengkapnya icon click

Warga Tionghoa Buleleng Pusatkan Imlek di Klenteng Ling Gwan Kiong

balitribune.co.id | Singaraja - Warga etnis Tionghoa di Kabupaten Buleleng merayakan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili yang dipusatkan di Klenteng Ling Gwan Kiong, Singaraja. Sejumlah rangkaian acara digelar sebelum dilaksanakan sembahyang tutup tahun dan melepas Tahun Ular oleh pengurus Tempat Ibadah Tri Dharma (PTITD) Ling Gwan Kiong dan Seng Hong Bio.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.