TNI Rehab Rumah Veteran, Bantu Masyarakat Miskin yang Terlupakan Program Pemerintah | Bali Tribune
Bali Tribune, Minggu 05 Juli 2020
Diposting : 4 August 2018 23:28
Khairil Anwar - Bali Tribune
TINJAU - Pangdam IX Udayana Mayjen Mayjend TNI Benny Susianto didampingi Dandim 1609/Buleleng Letkol Inf. Verdy de Irawan, S.H.M.tr.(Han) tinjau lokasi rumah Luh Madri yang tengah dipugar.
BALI TRIBUNE - Ironi veteran atas nama Ni Luh Madri (94), anggota Veteran Pejuang Kemerdekaan Republik Indonesia (PKRI) Kecamatan Sukasada, sangat memperihatinkan. Di hari tuanya, ia menempati bangunan yang tidak layak huni, berukuran 4x5 meter dengan kondisi tembok rumah menggunakan batu bata yang tidak dibakar  dan belum diplester, kayu usuk bambu dan reng sudah banyak yang lapuk dan kondisi atap rumah bocor, bila hujan turun, air masuk.
 
Rumah Luh Madri di Desa Sambangan nyaris ambruk tanpa perhatian pemerintah. Beruntung, TNI dari Kodim 1609/Buleleng menemukan kondisi itu dan langsung turun tangan memberi bantuan rumah yang lebih layak buat Madri. Melalui sinergi dengan sejumlah pihak,TNI membangun kembali rumah Luh Madri. Tidak hanya rumah tingal Luh Madri, namun ada sembilan rumah milik kalangan kurang mampu yang dibangun oleh TNI.
 
Untuk memperkuat komitmen rakyat bersama TNI,Pangdam IX/Udayana, Mayjend TNI. Benny Susianto didampingi Dandim 1609/Buleleng Letkol Inf.Verdy de Irawan, S.H.M.tr.(Han), sempat meninjau lokasi rumah Luh Madri yang tengah dipugar oleh prajurit TNI dari Koramil 1609/05 Sukasada. Pangdam sempat bercengkrama dengan Luh Madri dan anaknya bernama Jro Mangku Made Merta.
 
Dandim Buleleng Letkol Inf.Verdy de Irawan mengatakan, bantuan yang diberikan untuk veteran itu merupakan bentuk keperihatinan TNI atas kurangnya perhatian pemerintah kepada para veteran.Terbukti masih banyak angota veteran yang masih hidup dengan kondisi tidak layak. Kondisi tersebut sangat membahayakan dan berpotensi menimbulkan perpecahan akibat kecumburuan sosial. ”Kami memiliki oraganisasi veteran dan banyak anggota veteran hidup dengan kondisi tidak layak. Banyak hal yang bisa kemungkinan terjadi jika kita membiarkan kondisi itu,salah satunya memicu kecemburuan sosial,” jelas Dandim Verdy, Jumat (3/8).
 
Verdy mengatakan,kegiatan bakti sosial itu dalam rangka membantu veteran dan kalangan tidak mampu  merupakan rangkaian HUT Kemerdekaan RI  ke-73 serta HUT TNI 5 Oktober 2018. Dua moment itu dipergunakan untuk membantu warga masyarakat dan veteran yang terlupakan oleh pemerintah daerah. ”Tugas kita kan mensejahterakan dan membantu warga masyakat yang mungkin terlupakan oleh pemerintah daerah melalui program bedah rumah dan lainnya.Kami dari TNI memback up saja dan saling menutupi agar tidak memunculkan anggapan ketimpangan dan kecemburuan sosial,” imbuhnya.
 
Untuk program kali ini, Verdy menyebut ada sepuluh rumah warga yang dibantu,bekerja sama dengan Pelindo III Celukan Bawang. Dau rumah veteran dan sisanya merupakan warga miskin dibeberapa kecamatan di Buleleng. ”Pelindo III Celukan Bawang mempercayakan dana CSR-nya untuk kami kelola agar tepat sasaran dan ini akan berkelanjutan,” ungkapnya.  
 
General Manager (GM) Pelindo III Cabang Celukan Bawang Dwi Rio Santoso membenarkan pihaknya bersama TNI tengah melakukan kegiatan sosial dengan membantu kalangan kurang mampu untuk memperbaiki tempat tinggalnya.Menurut Rio, kerja sama bersama TNI merupakan sinergitas Pelindo III Celukan Bawang sebagai BUMN. ”Kami bersinergi dengan TNI dalam rangka membantu kalangan kurang mampu. Salah satunya membangun dua rumah milik  anggota veteran dan delapan lainnya warga tidak mampu,” tandasnya.