Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tol Laut Sandar Perdana, KM Sabuk Nusantara 51 Layani Rute Surabaya- Indonesia Timur

Bali Tribune/ LABUH – KM Sabuk Nusantara 51 labuh perdana di Pelabuhan Celukan Bawang, Senin (24/6).
balitribune.co.id | Singaraja - Tol laut yang digadang-gadang bakal menjadi sabuk nusantara yakni menghubungkan pulau-pulau di Indonesia memasuki era baru.Sebuah kapal perintis bernama lambung KM.Sabuk Nusantara 51 labuh perdana di Pelabuhan Celukan Bawang, Senin (24/6). Kapal perintis yang merupakan bagian tol laut itu akan melayani pelayaran Buleleng-Sapeken, Madura serta pulau-pulau bagian Indonesia Timur.
 
General Manajer (GM) Pelindo III Celukan Bawang Rio Dwi Santoso mengatakan, kapal perintis KM Sabuk Nusantara 51 merupakan kapal bantuan transportasi laut dari Kementrian Perhubungan RI. Kapal ini akan melayani pelayaran dengan rute yang disebut rute pelayaran trayek R-18. ”Kapal ini memang sandar perdana di dermaga Pelabuhan Celukan Bawang,” ujar Rio, kemarin.
 
Nantinya, kapal tersebut akan melayani trayek R -18 yakni mencakup rute  Surabaya – Kalianget – Kangean – Sapeken – Buleleng – Carik –Badas – Bima - Labuhan Bajo – Waikelo - Labuhan Bajo – Bima –Badas - Carik - Buleleng - Sapeken - Kangean - Kalianget –Surabaya. ”Secara rutin kapal tersebut akan melayani penumpang menuju rute-rute perintis yang telah di tetapkan dan sandar setiap minggunya di Pelabuhan Celukan Bawang,” imbuh Rio.
 
Dengan bertambahnya armada angkutan laut ini, Rio meyakini akan menjadi jembatan yang merangkai pulau-pulau di wilayah timur Indonesia sebagaimana gagasan Presiden Joko Widodo soal tol laut. Hadirnya kapal perintis tersebut akan lebih memudahkan akses baik penumpang maupun arus barang yang masuk melalui rute-rute yang telah ditentukan itu. ”KM Sabuk Nusantara 51, telah menambah satu lagi kemudahan akses transportasi antar pulau dan daerah bagi masyarakat serta menjadi harapan untuk mampu meningkatkan arus masuknya barang khususnya di Kabupaten Buleleng,” tandas Rio. 
wartawan
Khairil Anwar
Category

Bupati ​Gus Par Sebut Karangasem ‘Laboratorium Kerukunan’ Melalui Pagelaran ‘Sunaring Jagat’ di Taman Soekasada Ujung

balitribune.co.id | ​Amlapura - Pesona magis Taman Soekasada Ujung menjadi saksi bisu kemegahan kolaborasi budaya dalam acara Pagelaran Tari "Sunaring Jagat", Minggu (1/3/2026). Acara ini menjadi momentum penting bagi Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata yang akrab disapa Gus Par, untuk menegaskan bahwa Karangasem adalah daerah yang terbuka dan sangat menghargai perbedaan.

Baca Selengkapnya icon click

Tiadakan Konser Musik, Pawai Ogoh-ogoh Kasanga Festival Adopsi Sistem Peed Aye

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar siap menyelenggarakan Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6–8 Maret 2026 mendatang. Berlokasi di kawasan Titik Nol Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung, festival tahun ini tampil beda dengan mengadopsi sistem parade Peed Aye layaknya Pesta Kesenian Bali (PKB) dan meniadakan panggung konser musik.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perkuat Tata Kelola Digital, Pemkab Tabanan Gelar Monev OpenSID di 133 Desa

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah desa se-Kabupaten Kabupaten Tabanan terus menunjukkan komitmen dalam penguatan tata kelola pemerintahan berbasis digital melalui pemanfaatan Sistem Informasi Desa (SID). Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) penerapan aplikasi OpenSID yang dilaksanakan Dinas Komunikasi dan Informatika.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Berbulan-Bulan Tak Berfungsi, Traffic Light Depan MPP Bangli Akhirnya Diperbaiki

balitribune.co.id I Bangli - Sempat berbulan- bulan tidak berfungsi, akhirnya lampu traffic light di depan kantor Mall Pelayanan Publik (MPP) di perbaiki petugas Dinas Perhubungan Bangli. Kini lampu pengatur arus lalin telah berfungsi secara normal. 

Baca Selengkapnya icon click

Angker, Rumah Jabatan Ketua DPRD Buleleng Tidak Ditempati

balitribune.co.id I Singaraja - Sejak dilantik menjadi Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya tidak menempati fasilitas rumah jabatan yang disediakan pemerintah daerah. Hal itu bukan tanpa alasan, selain kondisi bangunan tidak layak huni, sudah sejak lama rumah yang dibangun pada zaman Belanda itu di kenal angker di kalangan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.