Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

TP PKK Badung Gelar Sosialisasi dan Advokasi Keamanan Pangan

Bali Tribune/ ADVOKASI - Wakil Ketua TP PKK Badung Nyonya Kristiani Suiasa membuka Sosialisasi dan Advokasi Keamanan Pangan bertempat di Hotel Made Bali, Sempidi, Kamis (21/10/2021).



balitribune.co.id | Mangupura -  Pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pangan mendorong kreativitas industri pangan untuk memproduksi pangan yang inovatif agar dapat diterima oleh masyarakat karena keamanan pangan merupakan tanggung jawab setiap orang.

Untuk itu Pemerintah Kabupaten Badung melalui Tim Penggerak PKK melaksanakan Sosialisasi dan Advokasi Keamanan Pangan yang dibuka langsung oleh Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Badung Nyonya Kristiani Suiasa bertempat di Hotel Made Bali, Sempidi, Kamis (21/10).

Ny Kristiani Suiasa mengatakan, Pemkab Badung menjadikan desa sebagai garda terdepan pembangunan di segala bidang, sehingga nantinya desa-desa dapat menjadi pusat-pusat pertumbuhan ekonomi. Dalam rangka mendukung pembangunan di segala bidang, pembangunan sumber daya manusia merupakan hal yang sangat penting dan strategis yang sangat mendesak untuk dilakukan.

Melalui sumber daya manusia yang handal dengan menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, cakap dan berketerampilan serta berkarakter kepribadian bangsa, nantinya akan memiliki daya saing dan tangguh dalam mengisi pembangunan dan menghadapi perkembangan zaman. Berkenaan dengan hal tersebut dalam rangka pembangunan SDM, TP PKK Badung berkomitmen sungguh-sungguh melakukan berbagai upaya dalam bentuk program dan langkah-langkah strategis.

Untuk itu melalui sosialisasi dan advokasi keamanan pangan kepada aparat desa dan PKK desa, diharapkan bisa terlaksananya keamanan bagi para pangan konsumen/masyarakat.

Sebagaimana diketahui, keamanan pangan merupakan salah satu isu yang adalah berkembang di masyarakat, baik karena masih adanya kasus-kasus keracunan pangan atau semakin meningkatnya kesadaran dan tuntutan konsumen/masyarakat terhadap makanan yang aman dan bermutu.

Menurutnya, keamanan pangan diselenggarakan untuk menjaga pangan tetap aman, higienis, bermutu dan tidak bertentangan dengan agama, keyakinan dan budaya masyarakat. Keamanan pangan juga dimaksudkan untuk mencegah cemaran baik fisik, biologis maupun kimia yang masuk dalam pangan dan dapat membahayakan kesehatan manusia. Untuk itu pengawasan makanan harus dimulai dari tingkat individu dan keluarga, karena dengan mengonsumsi pangan aman dan tepat maka dapat menghasilkan generasi yang cerdas dan sehat.

“Untuk itu peran aparat desa dan PKK desa sangat diperlukan untuk tetap mengedukasi masyarakat, akan pentingnya keamanan pangan,” jelasnya.

Pihaknya juga mengatakan untuk diperhatikan bahan tambahan pangan, yaitu bahan yang ditambahkan ke dalam pangan untuk mempengaruhi sifat dari bentuk pangan seperti pemanis, pewarna, pengawet dan penguat rasa. Hal ini bisa kita rasakan bila timbul rasa seperti yang menggetarkan alat pengecap setelah mengonsumsi pangan, dicurigai mengandung pengawet berlebih seperti benzoate atau bila timbul rasa pahit setelah mengonsumsi minuman yang mana dicurigai mengandung pemanis buatan berlebih seperti sakarin atau siklamat.

“Saya mengapresiasi tujuan kegiatan sosialisasi dan advokasi keamanan pangan untuk aparat desa dan PKK desa. Dengan adanya kegiatan ini semoga mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang mengolah pangan sehingga tidak ada cemaran baik fisik, biologis maupun kimia yang ikut masuk dalam pangan baik itu melalui tempat pengolahan, peralatan yang digunakan, perilaku pengolahnya sendiri atau dari bahan makanannya sehingga aman bagi konsumen. Oleh karena itu sosialisasi ini sangatlah penting,” pungkasnya. 

wartawan
ANA
Category

Nyepi, Idul Fitri, dan Moderasi Beragama

balitribune.co.id | Gubernur Bali, Wayan Koster (Pak Koster), mengonfirmasi bahwa kesepakatan tokoh lintas agama terkait pengaturan kegiatan keagamaan pada momen perayaan hari besar dua agama, yakni Hindu dan Islam, yang pada tahun 2026 ini akan dirayakan hampir secara bersamaan, Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948 jatuh pada tanggal 19 Maret 2026 dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H jatuh pada tanggal antara 20 atau 21 Maret 2026, bisa dijalankan dengan memperh

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Satria Buka Puasa Bersama Warga Muslim di Kampung Gelgel

balitribune.co.id I Semarapura - Guna menjaga tradisi toleransi dan keharmonisan antarumat beragama di Kabupaten Klungkung, Bupati Klungkung, I Made Satria dan Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra menghadiri undangan Buka Puasa Bersama masyarakat Muslim di Masjid Nurul Huda Kampung Gelgel, Kecamatan Klungkung, Selasa (10/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Penipuan Berkedok Migrasi Data Pajak Marak, DJP Minta Wajib Pajak Waspada

balitribune.co.id | Jakarta - Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan Direktorat Jenderal Pajak (DJP). Peringatan ini disampaikan seiring maraknya upaya penipuan di tengah gencarnya program aktivasi akun Coretax DJP bagi seluruh wajib pajak.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.