Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

TPA Suwung Terbakar, Kemana Badung Buang Sampah?

Bali Tribune / TERBAKAR - Nampak petugas sedang berupaya memadamkan api yang membakat TPA Suwung
balitribune.co.id | Mangupura - Terbakarnya TPA Suwung di Denpasar membuat mobil-mobil sampah di Kabupaten Badung kelimpungan. Sebab, meski pemerintah daerah setempat mengklaim tidak membuang sampah ke TPA terbesar di Bali itu lagi, namun fakta mobil-mobil sampahnya masih ngantre di TPA Suwung.
 
Lantas pascaterbakarnya TPA Suwung, kemana Badung membuang sampah?
 
Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta saat ditemui di Gedung DPRD Badung, Senin (16/10) mengaku Badung sudah memiliki TPST dan Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R). Bahkan pihaknya akan merampungkan semua TPS3R yang ada di Badung pada tahun 2024.
 
"2024 kita akan tuntaskan semuanya dalam penanganan sampah di Badung," ujarnya.
 
Nah, untuk membantu penanganan TPA Suwung yang terbakar, pihaknya bahkan ikut menurunkan 10 armada Damkar. ”Kita mau ikut juga membatu dalam masalah kebakaran ini,” kata Giri Prasta.
 
Namun disinggung mengenai kemana Badung membuang sampah pascaterbakarnya TPA Suwung, Bupati asal Pelaga ini terkesan gelagapan.
 
Sebab, pascaterbakarnya TPA Suwung, beredar informasi mobil Damkar Badung membuang sampahnya di TPA Mandung Tabanan.
 
Namun, TPA Mandung juga turut terbakar, sehingga sampah-sampah di Badung belum diketahui dibuang kemana.
 
“Untuk masalah membuang ke Mandung kami belum ketahui. Namun, untuk membantu pemadaman yang kita ketahui, dan itu sudah kami lakukan," pungkasnya.
 
Diketahui, Pemkab Badung telah membangun TPST3R hampir di setiap kelurahan di Kabupaten Badung. Selain itu juga terdapat Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) yang dibangun yakni TPST Mengwitani dan TPST SAMTAKU Jimbaran. Hanya saja semua TPST tersebut belum berfungsi maksimal. Sehingga sampah-sampah mereka masih banyak yang dibuang ke TPA lain, salah satunya adalah TPA Suwung.
wartawan
ANA
Category

Nelayan Asal Bunutan Hilang Saat Melaut, Tim SAR Gabungan Lakukan Penyisiran

balitribune.co.id | Amlapura - Hingga saat ini Tim SAR Gabungan masih terus melakukan upaya pencarian terhadap korban I Nengah Sarem (68), nelayan asal Desa Bunutan, Kecamatan Abang, Karangasem, yang dinyatkan hilang saat melaut di perairan Bunutan sabtu (7/2) lalu. Saat itu korban bersama nelayan lainnya berangkat melaut pada sekitar pukul 14.30 Wita, namu  hingga malam hari korban tidak kunjung kembali dari melaut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Arnawa Desak Pemkab Tabanan Perjuangkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu

balitribune.co.id | Tabanan - Ketua DPRD Tabanan I Nyoman Arnawa mendesak eksekutif atau pemerintah kabupaten (pemkab) setempat segera melakukan terobosan agar status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu ditingkatkan menjadi penuh waktu. Seperti diberitakan sebelumnya, 2.923 pegawai non-ASN di Pemkab Tabanan resmi dilantik sebagai PPPK Paruh Waktu pada akhir Desember 2025 dan mulai efektif bertugas pada Januari 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Tabrak Avanza, Pemotor Luka Berat

balitribune.co.id | Bangli - Kecelakaan lalu lintas melibatkan sepeda motor dan kendaraan roda empat terjadi di ruas jalan raya jurusan Kayuambua menuju Bangli, tepatnya di depan Pasar Hewan Kayuambua, Sabtu (7/2/2026). Akibat peristiwa yang terjadi sekira pukul 09.45 WITA tersebut, seorang pengendara motor dilaporkan mengalami luka berat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Buka Workshop Sampah, Wawali Arya Wibawa Ajak Tokoh Lintas Agama Masifkan Sosialisasi Berbasis Sumber

balitribune.co.id | Denpasar - Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa membuka Workshop Pengelolaan dan Pengolahan Sampah Berbasis Sumber yang bertajuk "Pengelolaan Sampah Ramadhan Berkah Tanpa Sampah" di Musholla Al-Hikmah Joglo, Padangsambian Klod, Denpasar Barat, pada Minggu (8/2) pagi. 

Baca Selengkapnya icon click

Energi Tanpa Batas, Nenek 83 Tahun Bawa Grup Angklung DKI Jakarta Juara PASH 2026

balitribune.co.id | Jakarta - Seorang nenek berusia 83 tahun bersama kelompoknya berkompetisi dengan 1.700 peserta lain mengikuti Pasanggiri Angklung Satu Hati (PASH). Ajang kompetisi yang diselenggarakan oleh PT Astra Honda Motor (AHM) ini menjadi sarana kolaborasi mengekspresikan musik angklung secara modern, sekaligus menjaga warisan budaya yang telah diakui dunia. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.