Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

TPAKD Kembangkan Bawang Merah Melalui KUR dan Gerakan Menabung Sampah "Mis Jadi Mas"

Bali Tribune / RAPAT - Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta membuka Rapat Pleno Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah dalam upaya pelaksanaan Program TPAKD tahun 2022, Senin (18/7) di Ruang Rapat Krisna Kantor Bupati Bangli.
balitribune.co.id | Bangli - Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta membuka Rapat Pleno Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah dalam upaya pelaksanaan Program TPAKD tahun 2022 yakni pengembangan bawang merah di Kawasan Kintamani melalui KUR dan gerakan menabung sampah (Mis jadi Mas). Acara tersebut juga dihadiri oleh Sekda Bangli Ir. Ida Bagus Gde Giri Putra, MM, OJK Regional 8 Bali dan Nusa Tenggara dalam hal ini diwakili Deputi Direktur Manajemen Strategis, EPK dan Kemitraan Pemda, I Nyoman Hermanto Darmawan serta pimpinan OPD Terkait dilingkungan Pemda Kabupaten Bangli, Senin (18/7) di Ruang Rapat Krisna Kantor Bupati Bangli.
 
Bupati Sedana Arta mengatakan, keberadaan tim percepatan akses keuangan Kabupaten Bangli sangat penting karena berperan sebagai forum koordinasi antar instansi dan pemangku kepentingan untuk mendukung percepatan akses keuangan di daerah dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera. Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah Kabupaten Bangli di tahun 2022 telah menyiapkan program kerja yaitu pengembangan bawang merah dikawasan kintamani melalui KUR dan Gerakan menabung sampah. Seperti yang kita ketahui bersama bahwa Kabupaten Bangli merupakan Kabupaten yang sebagian besar wilayahnya adalah pertanian dan perkebunan. Dimana produk unggulan Bangli adalah hortikultura, saat ini diantara produk hortikultura selain jeruk dan kopi yang paling menonjol adalah bawang merah. Saat ini luas lahan pertanian bawang merah adalah 900 ha dengan produksi rata-rata 30.000 ton/tahun, untuk mendorong pengembangan bawang merah di Kabupaten Bangli, pemerintah mengeluarkan intruksi Bupati nomor: 900/08/ekonomi tentang pengembangan bawang merah di kawasan Kintamani timur. Kabupaten Bangli sangat berpotensi untuk memperluas pertanian bawang merah karena masih banyak lahan yang tersedia untuk pengembangan bawang merah namun petani terkendala permodalan.
Melalui TPAKD diharapkan terlaksana inklusi keuangan kepada petani bawang merah sehingga sektor perbankan dapat membantu dibidang permodalan khususnya melalui KUR. Untuk itu program kerja TPAKD Kabupaten Bangli sudah sangat tepat mendukung Pemerintah untuk memperluas pengembangan bawang merah di kawasan Kintamani. 
 
Ditambahkannya, sejalan dengan program Pemerintah Provinsi Bali dimana terdapat peraturan gubernur tentang pengelolaan sampah berbasis sumber, Maka TPAKD menetapkan program kerja gerakan menabung sampah "Mis jadi Mas". Tujuan program kerja ini selain mendukung pelestarian lingkungan dengan mengurangi permasalahan sampah di kabupaten Bangli juga meningkatkan inklusi keuangan kepada masyarakat melalui bank sampah sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Bangli, Imbuhnya. 
 
Sementara itu, Deputi Direktur Manajemen Strategis, EPK dan Kemitraan Pemda, I Nyoman Hermanto Darmawan mengatakan, melihat program kerja yang telah dilaksanakan TPAKD Kabupaten Bangli,  OJK sebagai pengarah dari TPAKD ingin agar TPAKD ini sesuai dengan tujuan terbentuknya dapat mempercepat perkembangan perekonomian di Kabupaten Bangli. Ada beberapa program dari Kabupaten Bangli kaitannya yang bisa di mohonkan dan bisa kita di optimalkan, sehingga benar-benar tujuan dari pembentukan TPAKD ini dapat terealisasi. Pada tahun 2022 ini secara umum TPAKD di tingkat nasional itu memiliki tema digitalisasi, kegiatan-kegiatan TPAKD yang dilakukan di Provinsi Bali termasuk di Kabupaten Bangli diarahkan untuk menuju digitalisasi.
 
"Kami di OJK sudah meluncurkan website untuk penyaluran KUR, kami mohon kepada rekan-rekan di perbankan bisa mengoftimalkan penggunaan ini melalui website KURBALI.com yang dibentuk tahun 2019. Tujuan pembentukannya untuk menjawab banyaknya pertanyaan mengenai KUR dari masyarakat yang bisa difasilitasi melalui online tanpa harus datang ke bank," ungkap Nyoman Hermanto Darmawan.
wartawan
SAM
Category

Edukasi Dini Cegah Remaja Terjerat Narkoba, Bunda Anti Narkoba Gencarkan Sosialisasi

balitribune.co.id | Mangupura - Bunda Anti Narkoba Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, membuka Sosialisasi Bahaya Narkoba di SMP Negeri 6 Mengwi, Rabu (3/6/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis menjangkau kalangan pelajar guna memberikan pemahaman menyeluruh mengenai dampak buruk, risiko, serta konsekuensi hukum penyalahgunaan narkotika.

Baca Selengkapnya icon click

Ketua DPRD Badung Hadiri Sosialisasi Pembangunan Drainase Pengendali Banjir Jalan Basangkasa–Sunset Road

balitribune.co.id | Mangupura - Ketua DPRD Badung, I Gusti Anom Gumanti, menghadiri rapat sosialisasi pembangunan drainase pengendali banjir di ruas Jalan Basangkasa–Sunset Road yang digelar di Kantor Camat Kuta, Selasa (2/6/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Keceriaan Berubah Jadi Tragedi, Seorang Remaja Tewas saat Berenang di Bendungan Irigasi Rangdu

balitribune.co.id I Negara - Keceriaan tiga remaja yang menghabiskan waktu siang hari di sebuah bendungan irigasi di Banjar Rangdu, Desa Pohsanten, Kecamatan Mendoyo, Rabu (3/6/2026), berubah menjadi tragedi. Satu diantara mereka akhirnya kehilangan nyawa setelah tenggelam saat berenang di bendungan irigasi tersebut. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Made Sunarta Hadiri Penguatan Komitmen Desa Adat dan Penegakan Hukum Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber

balitribune.co.id | Mangupura – Wakil Ketua III DPRD Badung, I Made Sunarta, menghadiri kegiatan Penguatan Komitmen Desa Adat dan Penegakan Hukum Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Badung dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 di Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung, Selasa (2/6/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Atasi Ancaman Limbah Rumah Tangga Berbahaya, Badung Luncurkan TPSSS-B3 di TPST Mengwitani

balitribune.co.id I Mangupura - Di tengah meningkatnya ancaman limbah berbahaya dari rumah tangga, Pemerintah Kabupaten Badung mengambil langkah konkret dengan meluncurkan Tempat Penampungan Sementara Sampah Spesifik B3 dan Limbah B3 (TPSSS-B3) di TPST Mengwitani, Rabu (3/6/2026). Fasilitas ini menjadi role model yang disiapkan secara khusus untuk menampung limbah rumah tangga berbahaya sebelum dikelola lebih lanjut oleh pihak berizin.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.