Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tragedi Berdarah Sanggalangit, Kejiwaan Pelaku Pembunuh Disebut Sehat

Bali Tribune/ Pelaku Gede Darmika saat diciduk polisi usai menghabisi nyawa Wayan Purna yang note bene bapak kandungnya sendiri.


balitribune.co.id | Singaraja  - Polisi memastikan kondisi kejiwaan pelaku pembunuh bapak kandung di Desa Sanggalangit,Kecamatan Gerokgak,tidak terganggu. Kesehatan mental pelaku Gede Darmika (50) yang menghabisi nyawa Wayan Purna (72) cukup sehat sehingga tidak perlu diperiksakan ke psikiater.
 
Kasubag Humas Polres Buleleng,Iptu Sumarjaya  memastikan hal itu setelah melakukan pemeriksan  terhadap pelaku.
Menurutnya,tidak ada gejala gangguan mental maupun kejiwaan terhadap diri pelaku.
 
"Korban sehat, tidak ada gangguan apapun.Saat ini tengah dilakukan pemeriksaan untuk BAP, karena sebelumnya saat diperiksa ada jawaban yang tidak pas (tepat) mungkin karena masih pengaruh alkohol,"ucap Iptu Sumarjaya.
 
Dua hari pasca peristiwa sadis yang dilakukan Darmika terhadap bapak kandungnya sendiri,polisi masih terus mendalami motif  pelaku kendati sebelumnya terungkap karena faktor sakit hati.Sejauh ini, polisi sudah memeriksa 3 orang saksi untuk melengkapi berkas pemeriksaan.Termasuk kepada pelaku sendiri kembali diperiksa,Rabu (19/5) untuk didengarkan keterangannya.
 
Menurut Iptu Sumarjaya, tersangka Darmika saat ini diperiksa polisi untuk melengkapi Berita Acara Pemeriksaan (BAP). 
 
"Sudah ada 3 saksi yang diperiksa, itu dari keluarga korban. Namun tidak terlepas juga nanti, kemungkinan akan ada pemeriksaan saksi lain lagi yang mengetahui kejadian itu maupun yang mendengar langsung untuk dimintai keterangan,"imbuhnya.
 
Untuk sementara, tersangka Darmika disangkakan dengan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan. Meski demikian menurut Sumarjaya, tidak menutup kemungkinan akan berkembang tergantung hasil pemeriksaan lanjutan.
 
Apalalagi,kata Sumarjaya, hasil penyelidikan dan penyidikan sementara oleh Unit Reskrim Polsek Gerokgak, pelaku Darmika sebelum melakukan aksinya terlebih dahulu menyiapkan peralatan seperti sabit dan linggis untuk menghabisi nyawa bapak kandungnya dengan cara keji.
 
"Nanti dari hasil pemeriksaan akan berkembang ke Pasal lain, apakah ada unsur berencana atau tidak. Itu nanti akan dilihat dari hasil BAP-nya dan juga termasuk keterangan dari saksi-saksi serta keterangan dari tersangka sendiri," tandas Iptu Sumarjaya.
wartawan
Chairil Anwar
Category

Bupati Sanjaya Buka Marga Fest II Tahun 2026, Dorong Pelestarian Seni Budaya dan Penguatan Potensi Lokal

balitribune.co.id | Tabanan - Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., secara resmi membuka Marga Festival II Tahun 2026 yang berlangsung di Taman Pujaan Bangsa (TPB) Margarana, Marga, Tabanan, Selasa, (2/6/2026) malam. Pembukaan festival ditandai dengan prosesi nepak punggelan Barong Ket oleh Bupati Sanjaya sebagai simbol dimulainya rangkaian kegiatan festival yang akan berlangsung selama lima hari, dari tanggal 2 hingga 6 Juni 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Apresiasi Generasi Muda, Ketua TP PKK Badung Hadiri Malam Purna Paskibraka 2025

balitribune.co.id | Mangupura - Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, menghadiri puncak Malam Purna Paskibraka Kabupaten Badung Tahun 2025. Acara penuh kebanggaan ini digelar bertepatan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila, Senin (1/6/2026), di Hotel Made Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jatiluwih Festival 2026 Padukan Olahraga Lari dan Budaya Tani

balitribune.co.id I Tabanan – Manajemen DTW Jatiluwih meluncurkan strategi promosi unik dengan mengolaborasikan aktivitas pertanian, keindahan alam, serta olahraga lari dalam ajang Bali Tourism Run pada 20-21 Juni 2026 mendatang.

Event perdana ini merupakan bagian dari Jatiluwih Festival 2026 yang untuk pertama kalinya resmi masuk dalam program Karisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jelang Galungan dan Kuningan, Satgas Polda Bali Cek Harga Pangan

balitribune.co.id I Denpasar - Setelah umat Islam merayakan Idul Adha dan umat Buddha memperingati Waisak, masyarakat Bali kini bersiap menyambut Hari Raya Galungan dan Kuningan. Momentum keagamaan yang sarat makna ini biasanya diikuti peningkatan kebutuhan bahan pokok penting (Bapokting), mulai dari beras, telur, minyak goreng, gula, kedelai, cabai, bawang, hingga daging.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.