Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Truk Pengangkut Tanah dan Alat Berat Resahkan Warga, Pengembang Bodong di Sulayan Seririt Distop

Bali Tribune/ DIPROTES - Lokasi perumahan di Dusun Tamansari, Desa Sulanyah, Seririt yang diprotes warga.
balitribune.co.id | Singaraja - Rencana pengembang perumahan di Dusun Taman Sari, Desa Sulanyah, Kecamatan Seririt, terpaksa terhenti akibat diprotes warga. Penyebabnya, aktivitas proyek dianggap mengganggu lingkungan sekitar. Selain menimbulkan polusi berupa debu, lalulalang truk pengangkut tanah dan alat berat semakin membuat warga gerah. 
 
Ironisnya, proyek perumahan tersebut belum mengantongi izin dalam bentuk apapun selama dua bulan melakukan aktivitas, terlebih melakukan sosialisasi terhadap warga sekitar. Konon, proyek perumahan tersebut milik salah satu bankir terkenal di Buleleng.
 
Salah seorang warga yang merasa terganggu dengan aktivitas itu memilih menghentikan kegiatan proyek dengan melarang truk pengangkut tanah melintas depan rumahnya. Bahkan, untuk menegaskan larangannya, mobil miliknya diparkir di pingir jalan selebar 5 meter untuk menghalangi truk melintas. Akibat protesnya itu, otomatis kegiatan truk pengangkut tanah terhenti. Sempat terjadi negosiasi antara warga yang berkeberatan bernama Gusti Putu Danendra  dengan pihak pengembang maupun aparat desa, namun gagal menghasilkan solusi. Warga berkeras agar kegiatan proyek dihentikan sebelum seluruh proses perizinan dikantongi pengembang. Aparat polisi dari Bhabinkambtimas Desa Sulanyah sempat turun ke lokasi melakukan pemantauan.  
 
“Kami sudah lama merasa terganggu, selama dua bulan lebih truk pengangkut tanah hilir mudik depan rumah. Hari ini (kemarin, red) terpaksa kami hentikan karena sudah sangat mengganggu,” ujar Gusti Narendra, Selasa (20/8). Terlebih, saat alat berat melintas depan rumah, sangat terasa getarannya hingga membuat jalan rusak. ”Atas kondisi itu, kami tetap meminta agar kegiatan proyek dihentikan,” tegasnya. Menurut Narendra, ia akan meminta penjelasan soal alur sungai selebar tiga meter dan ditutup menjadi setengah meter dipintu masuk proyek. ”Kami belum tahu apakah penutupan alur sungai sudah seizin yang berwenang,” tambahnya.
 
Akibat penghentian itu, pihak desa mencoba melakukan koordinsai untuk mencari titik temu. Namun gagal menghasilkan kesepahaman agar truk pengangkut tanah bisa lewat ke lokasi perumahan. ”Setidaknya hari ini (kemarin, red) truk bisa lewat dan menurunkan tanahnya  karena sudah terlanjur ada didekat lokasi. Hanya saja warga tidak berkenan,” sesal Perbekel Desa Sulanyah, Gede Sutarma.
 
Perbekel Sutarma mengatakan, pihaknya memiliki kebijkan di desa yang berdimensi kesejahteraan sehingga kegiatan yang bernilai ekonomis akan selalu didukung untuk kepentingan masyarakat. ”Pemilik proyek adalah warga Desa Sulanyah sendiri makanya kami tidak membebani yang bersangkutan dengan apapun, yang penting saatnya nanti semua seuai prosedur,” terangnya.
 
Terkait izin yang dimiliki pengembang, Sutarma membenarkan, kalau proyek itu belum mengantongi izin. Hanya saja katanya, semua bentuk perizinan sedang diproses oleh pemiliknya yang notebene merupakan warga Desa Sulanyah. ”Soal izin pihak pengembang memang belum mengantonginya. Namun semua kelengkapan perizinan sedang diproses,” tandasnya. (u)
wartawan
Khairil Anwar
Category

Sengketa Tanah Subak Kerdung, Kuasa Hukum Sebut Putusan MA Bukan Soal Kepemilikan

balitribune.co.id | Denpasar - Sengketa tanah di Subak Kerdung, Pedungan, Denpasar, kian memanas di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar. Tim Kuasa Hukum terdakwa Anak Agung Ngurah Darmawan menegaskan bahwa putusan perkara perdata hingga tingkat kasasi di Mahkamah Agung (MA) tidak dapat dijadikan acuan untuk menentukan pemilik sah atas objek tanah yang kini masuk dalam perkara pidana Nomor 845/Pid.B/2026/PN Dps.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

New Honda Stylo 160 Semakin Fashionable dengan Pilihan Warna Baru

balitribune.co.id | Jakarta – PT Astra Honda Motor (AHM) hadirkan pilihan warna terbaru pada skutik favorit premium fashionable, New Honda Stylo 160. Penyegaran pada skutik bergaya retro dan powerful ini hadir dengan pilihan warna baru Glam Grey serta Royal Violet yang siap mencuri perhatian saat menjalani mobilitas produktif harian dan bergaya di akhir pekan.

Baca Selengkapnya icon click

Usai Curi Brankas Senilai Rp500 Juta, Pelaku Nekat Bakar Rumah Ipar

balitribune.co.id | Tabanan - Misteri kebakaran rumah di Gang Jambu, Banjar Taman Sari Anyar, Desa Banjar Anyar, Kediri, Rabu (16/9/2026) lalu akhirnya terungkap. Kebakaran tersebut sengaja dipicu oleh AR (45), pedagang yang juga merupakan adik ipar korban, demi menutupi aksi pencurian brankas senilai Rp500 juta.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.