UKM Klungkung Dapat Motivasi Dekranasda Bali | Bali Tribune
Bali Tribune, Rabu 20 Oktober 2021
Diposting : 19 March 2021 01:15
Ketut Sugiana - Bali Tribune
Bali Tribune/ TEMUI - Ketua Dekranasda Bali Ny. Putri Koster temui sejumlah pengerajin kain tenun tradisional Klungkung.
balitribune.co.id | Semarapura - Ketua Dekranasda Bali Ny. Putri Koster menemui sejumlah perajin kain tenun tradisional Klungkung, di ruang rapat Praja Mandala Kantor Bupati Klungkung, Rabu (17/3). Kedatangan rombongan Dekranasda Provinsi Bali ini guna memberikan dorongan dan motivasi kepada para UKM utamanya para perajin kain tenun tradisional setelah pemberlakuan Surat Edaran Gubernur Bali No. 4 tahun 2021 tentang penggunaan kain tenun Endek Bali.
 
Kehadiran rombongan disambut Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta bersama Ketua TP-PKK, Ny. Ayu Suwirta, Ketua GOW Kabupaten Klungkung Ny. Sri Kasta dan sejumlah anggota TP-PKK Klungkung. Ny. Putri Koster mengatakan, sebagai orang Bali semua berkewajiban  untuk melestarikan dan mengembangkan produk kerajinan yang merupakan warisan leluhur. Salah satunya adalah kain tenun tradisional khas Bali yakni Kain Endek.
 
Terkait Surat Edaran Nomor 04 Tahun 2021 Tentang Penggunaan Endek pada hari Selasa, merupakan salah satu dukungan terhadap UKM/IKM, sekaligus memajukan perekonomian melalui gerakan pelestarian warisan leluhur oleh UMKM, sehingga mampu melestarikan kain tenun di daerah masing-masing. “Jika bukan kita yang menggunakan kain tenun yang dihasilkan oleh daerah kita, maka siapa lagi. Karena dengan menggunakan kain tenun produksi perajin lokal maka dengan sendirinya kita juga turut menjaga eksistensi perajin kita dari kepunahan serta mendukung bangkitnya ekonomi kerakyatan," tegas Ny. Putri Koster.
 
Bupati Suwirta  menyampaikan terima kasih atas kebijakan yang berpihak kepada UKM terutama penggunaan kain tenun/tradisional. Untuk mendukung surat edaran tersebut Kabupaten Klungkung bahkan menetapkan tiga hari penggunaan kain Endek dalam seminggu. Yakni Selasa, Kamis, dan Jumat. Mengingat Klungkung memiliki tiga kain tenun tradisional yakni Endek, Rang Rang dan Cepuk.
 
Mendengar pemaparan tersebut, Ny. Putri Koster pun menyampaikan terima kasih dan apresiasi. Sembari membeli sejumlah produk kain tenun yang dipamerkan oleh para pengerajin di ruang rapat Praja Mandala Kantor Bupati.