Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

UNUD Jalin Kerja Sama dengan Universitas Triatma Mulya

Bali Tribune / TANDATANGAN - Unud menjalin kerjasama dengan Universitas Triatma Mulya (Untrim) dengan penandatanganan MoU oleh kedua belah pihak bertempat di Ruang Rektor Kampus Triatma Mulya, Dalung, Rabu (13/12).

balitribune.co.id | Denpasar - Universitas Udayana (Unud) menjalin kerjasama dengan Universitas Triatma Mulya (Untrim) yang ditandai dengan penandatanganan MoU oleh kedua belah pihak bertempat di Ruang Rektor Kampus Triatma Mulya, Dalung, Rabu (13/12). Dalam kesempatan ini Rektor Unud diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerjasama dan Informasi, serta turut hadir Kepala UPT Perpustakaan Unud. Sebagai tindaklanjut dari MoU, dalam kesempatan yang sama juga dilakukan pendantanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Kepala UPT Perpustakaan Unud dengan Kepala Perpustakaan Untrim.

Rektor Universitas Triatma Mulya Dr. I Ketut Putra Suarthana dalam sambutannya menyampaikan kerjasama yang akan dilakukan ini tentu sangat baik sekali untuk meningkatkan mutu dan kualitas kita. Pihaknya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan oleh pihak Unud sehingga hari ini dilaksanakan penandatanganan MoU. Pihaknya berharap mudah-mudahan kerjasama ini bisa ditindaklanjuti di masa yang akan datang, apa yang perlu kita kerjasamakan tentunya akan ditindaklanjuti melalui bagian kerjasama Untrim.

"Tentu apa yang kita lakukan sekarang adalah untuk kemajuan kita bersama, jadi kerjasama ini pasti saling menguntungkan, pasti ada manfaatnya walaupun kita dari swasta tapi juga akan sangat berperan dalam pendidikan," ujar Rektor Untrim.

Wakil Rektor III Untrim Dr. I Ketut Sutapa menambahkan selama ini pihaknya telah banyak mendapat bantuan dan secara tidak langsung kerjasama dengan Unud, dimana terakhir dua tahun yang lalu mahasiswa Untrim dapat mengikuti program WMK (Wirausaha Merdeka) yang diadakan oleh Unud. Setelah MoU ini ditandatangani, tentu semakin banyak tawaran-tawaran yang dapat diterima. Terkait dengan kerjasama yang ditandatangani hari ini tentu sebagai dasar dari kita bisa bergerak bersama khususnya dalam bidang Tridharma dan secara spesifik juga terkait dengan perpustakaan.

"Kami sadar perpustakaan kami masih sangat terbatas, baik itu fisiknya maupun jumlah buku terutama jurnal-jurnal sementara tuntutan saat ini luas sekali, juga sumber daya yang kami miliki juga masih terbatas dengan harapan kedepan kami juga mendapatkan ilmu dari Udayana khususnya perpustakaan yang sudah besar sehingga khususnya teman-teman perpustakaan juga bisa lebih berdaya," ujarnya.

Sementara Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerjasama dan Informasi Unud Prof. I Putu Gede Adiatmika dalam sambutannya menyampaikan secara kelembagaan MoU besarnya sudah ada yakni antara Unud dengan Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta (APTISI) yang sudah ditandatangani di Kampus Sudirman. Tentunya dengan senang hati pihaknya juga menyambut baik sudah dibuatkan MoU yang lebih spesifik melalui kerjasama secara khusus antara Unud dengan Universitas Triatma Mulya. Unud memegang tanggung jawab moral yang besar, untuk bagaimana bersama-sama seluruh perguruan tinggi negeri dan swasta di Bali berkolaborasi dalam rangka pengembangan SDM kita dilingkungan masing-masing, juga dalam rangka tugas kita mengembangkan SDM di Bali. Unud juga membuka peluang kerjasama dalam berbagai bidang.

Melalui MoU ini nantinya juga membuka peluang kerjasama antara Universitas Triatma Mulya dengan universitas mitra yang dimiliki oleh Unud baik dalam hal penelitian atau riset, pertukaran mahasiswa maupun yang lainnya melalui rekomendasi yang diberikan Unud. Secara khusus dengan perpustakaan tentu silakan kita saling berbagi informasi, berbagi sumber daya yang dimiliki. Memang Udayana sekarang sedang membangun perpustakaan yang sedang berproses. 

"Selama aturan memungkinkan silakan lakukan kerjasama terkait sumber daya yang ada, baik untuk mahasiswa maupun yang lain," ujar Wakil Rektor.

Wakil Rektor juga meyakini melalui kerjasama ini pasti akan memberikan kontribusi bagi kedua belah pihak. Pihaknya juga mengingatkan supaya MoU dan PKS yang ditandatangani agar memiliki kegiatan sebagai implementasinya.

 

Sumber: https://www.unud.ac.id

 

wartawan
ARW
Category

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.