Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Upacara Pitra Yadnya "Ngaben Masal" Krama Wanesari Baleran Dalam

Bali Tribune/ Bupati Sanjaya saat menghaturkan bhkati sebagai tanda penghormatan ke Sang Hnyang Pitara, di Ngaben Masal.




 


balitribune.co.id | Tabanan -  Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, di tengah kesibukannya, berkesempatan menghadiri upacara Pitra Yadnya Ngaben bersama yang diselenggarakan oleh krama Banjar Adat Wanasari Baleran, Desa Wanasari, Kecamatan Tabanan.

Dalam aksinya tersebut, Bupati Sanjaya menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak bencana di wilayah setempat. “Kebetulan juga saya mengajak Kepala BPBD Tabanan dan membawa paket Sembako untuk masyarakat yang terdampak bencana. Niki Ngaben Bersama dapat bonus, jarang-jarang terjadi dan kebetulan ada sembako untuk kami bagikan kepada masyarakat disini,” ucap Sanjaya.

Dihadapan masyarakat, Orang nomor satu di Tabanan juga mengucapkan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada masyarakat dan seluruh pihak terkait karena dalam melakukan konsep pembangunan, baik dari segi Parahyangan, Pawongan atau Palemahannya, sangat luar biasa. Disamping itu, rasa persaaudaraan dan kekompakan dari krama Wanesari Baleran juga tidak luput dari pujian Bupati Sanjaya yang begitu kompak dan bersatu.

"Sampun guyub, sampun raket, paham arti sebuah kebersamaan, paham arti bagaimana kita kompak bersatu membangun di Kabupaten Tabanan, baik itu Parahyangan, Pawongan maupun Palemahannya. Azas manfaat ketika kita ajak kompak dirasakan dengan baik. Coba bayangkan, kalau tidak ada bantuan pemerintah dan persatuan masyarakat, pembangunan akan susah dilakukan,” tegas Sanjaya.

Sanjaya kembali menegaskan bahwa membangun Tabanan tidak bisa hanya dari satu sisi tetapi harus melalui semua sisi karena sebagai umat Hindu tidak pernah terlepas dari yang namanya Yadnya, baik itu Dewa Yadnya, Pitra Yadnya, Manusa Yadnya, Rsi Yadnya, dan Bhuta Yadnya. Untuk itu, agar apa yang terjalin baik antara pemerintah dan masyarakat di Wanesari Baleran agar terus dilanjutkan dan ditingkatkan dalam tahun-tahun kedepannya sinergi untuk bersama-sama bergotong-royong mewujudkan pembangunan.

Ketua Panitia I Made Kadiana, menyampaikan kebahagiaanya dan berharap apa yang menjadi keinginan dari pelaksanaan karya ini bisa dicapai dengan maksimal. Kata dia, upacara ini dilakasanakan sesuai Perarem Adat selama 5 tahun sekali, dengan Toya Prenawa, dan diikuti 12 Sawa, juga ada 4 Sawa Ngelangkir, 1 Sawa Ngelungah dan 15 Warak Kuron, serta pelaksanaan Atma Wedana 16 Sawa.

wartawan
JRO

Pemkab Tabanan Wajibkan Pegawai Absen Pakai Koordinat Rumah Saat WFH

balitribune.co.id I Tabanan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan akan mewajibkan ASN melakukan absen sesuai koordinat lokasi rumah saat Work From Home (WFH).

Upaya ini dilakukan untuk mencegah WFH disalahgunakan menjadi libur panjang tiap akhir pekan. Aturan ketat ini diberlakukan untuk memastikan pegawai tetap menjalankan tugas dinasnya dengan produktivitas tinggi meski bekerja dari rumah setiap Jumat.

Baca Selengkapnya icon click

Sekda Bangli Warning ASN, Wajib Melaporkan Kinerja Saat WFH

balitribune.co.id I Bangli - Memasuki kali kedua pelaksanaan Work From Home (WFH) yang dilaksanakan setiap hari Jumat, Pemkab Bangli mengeluarkan warning kepada pimpinan OPD dan ASN. Pasalnya  WFH tidak serta merta ASN libur. Melainkan tetap bekerja dari rumah. Demikian ditegaskan Sekda Bangli, I Dewa Bagus Riana Putra, Kamis (16/4/2026). 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Disnaker Gelar Job Fair di Alun-Alun Kota Gianyar, Diikuti 21 Perusahaan

balitribune.co.id I Gianyar - Dalam rangka Pekan Budaya Gianyar sekaligus memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Gianyar ke-255 Tahun 2026, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Gianyar menyelenggarakan Job Fair Tahun 2026 yang berlangsung di Alun-Alun Kota Gianyar pada 12 hingga 19 April 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Muncul Kavlingan di Subak Jro Kuta Kawan, Bendesa Sangkanbuana : Tak Ada Izin

balitribune.co.id I Semarapura - Aktivitas pembagian lahan atau kavlingan yang muncul di kawasan Subak Jro Kuta Kawan, Desa Adat Sangkanbuana, Kelurahan Semarapura Kauh, Kabupaten Klungkung, memicu kekhawatiran berbagai pihak. Lahan yang sebelumnya dikenal sebagai sawah produktif kini mulai dipetakan dan dipasarkan, menimbulkan dugaan potensi alih fungsi lahan pertanian.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.