Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Upaya Kelompok Nelayan Wanasari Ciptakan Ekowisata Mangrove

mangrove
EKOWISATA - Ekowisata Mangrove Wanasari, Keluharan Tuban, di simpang tol Bali Mandara.

KUNJUNGAN Ekowisata Mangrove Wanasari Keluharan Tuban Kecamatan Kuta, Badung, akhir-akhir ini mengalami peningkatan. Wisatawan yang datang ke ekowisata ini tidak hanya dari lokal Bali, juga mancanegara dan berbagai daerah di Indonesia.

Ekowisata yang berada di pinggir Jalan Tol Bali Mandara ini juga sebagai tempat pembudidayaan kepiting bakau. Menurut Pengelola Ekowisata Mangrove Wanasari dan Kampoeng Kepiting Kuliner, Kadek Surasmini, peningkatan pengunjung pun sangat signifikan. Setiap tahunnya terjadi peningkatan kunjungan hingga mencapai 50 persen.

“Sejak adanya tempat makan yang menyajikan kepiting bakau jumlah kunjungan per hari mencapai 50 orang. Tahun-tahun yang lalu hanya 25 orang berkunjung per hari. Sekarang tempat ini sudah menjadi salah satu destinasi bagi wisatawan internasional,” ungkapnya ketika ditemui di ekowisata setempat, Rabu (31/8).

Bagi pengunjung dari kalangan pelajar dikatakan Surasmini, diberikan edukasi terkait manfaat mengkonsumsi tanaman bakau. Serta cara mengolah tanaman bakau supaya menjadi produk makanan. Selain itu dijelaskannya, ekowisata ini menyediakan berbagai aktivitas air seperti bermain kano dan memancing ikan.

Sayangnya, menurut Surasmini, untuk aktivitas air tersebut tidak bisa dilakukan setiap saat karena air laut di sekitar tempat itu terkadang mengalami pasang surut. “Aktivitas air ini tidak bisa kontinu karena disesuaikan dengan kondisi air yang mengalami pasang surut. Kalau airnya surut tidak bisa melakukan kegiatan air,” ujar Surasmini.

Pengunjung yang memasuki area Ekowisata Mangrove Wanasari tidak dipungut biaya masuk. Namun untuk melakukan aktivitas air pengunjung dikenakan biaya sewa hanya Rp 20 ribu per kano ukuran single. Tarif tersebut berlaku sepuasnya tidak dikenakan batasan waktu. Sedangkan untuk kano double dikenakan ongkos sewa Rp 30 ribu sepuasnya.

Untuk aktivitas memancing dan keliling mangrove, pengelola menyediakan jukung yang disewakan Rp 350 ribu per jam. Kedua aktivitas air tersebut lebih banyak peminatnya saat hari Sabtu dan Minggu. “Jukung lebih dominan disewa oleh wisatawan mancanegara. Kalau kano peminatnya lebih banyak dari kalangan pelajar,” sebutnya.

wartawan
ayu eka

Harga Telur Ayam Anjlok, Peternak Terancam Gulung Tikar

balitribune.co.id I Amlapura - Sejak beberapa pekan terakhir ini harga telur ayam di tingkat peternak di sebagian besar daerah di Indonesia anjlok cukup drastis. Hal ini juga dialami oleh seluruh peternak di Kabupaten Karangasem, salah satunya para peternak di sentra peternakan Desa Nyuh Tebel, Kecamatan Manggis, Karangasem.

Baca Selengkapnya icon click

Pelepasan Burung Tandai Pembukaan Penglipuran Village Festival XIII

balitribune.co.id I Bangli - Perhelatan  Penglipuran Village Festival (PVF) XIII Tahun 2026 secara resmi dibuka pada Kamis (9/7/2026) ditandai pelepasan burung ke udara. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya,  pembukaan festival yang telah masuk 100 Karisma Event Nusantara untuk keempat kalinya ini, dipusatkan di Tugu Makam Pahlawan Penglipuran.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mesin Pirolisis Tak Kunjung Beroperasi, Sampah Residu Menumpuk di TOSS Center Karangdadi

balitribune.co.id I Semarapura - Tumpukan sampah residu di Tempat Olah Sampah Setempat (TOSS) Center, Dusun Karangdadi, Desa Kusamba, Kabupaten Klungkung, masih belum teratasi. Mesin pengolah sampah berteknologi pirolisis yang diharapkan menjadi solusi belum dapat dioperasikan karena masih menunggu kedatangan teknisi ahli dari luar negeri.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.