Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

UPT Balai Besar Riset Budidaya Perikanan Gerokgak Dihapus

Bali Tribune/ AUDIENSI – Eks Pejabat UPT Balai Besar Riset Budidaya Perikanan RI Gondol, Gerokgak audiensi dengan Pj Bupati Buleleng Lihadnyana, Senin (18/3/2024).


Balitribune.co.id | Singaraja - Pernah Berjaya menjadi tempat berhimpun para periset budi daya kelautan, Unit Pelaksana Teknis (UPT) Balai Besar Riset Budidaya Perikanan, Gondol, Gerokgak di bawah Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI sudah menjadi almarhum. Kini lembaga tersebut bersama seluruh penelitinya sejak tahun 2021 bergabung ke Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dengan nama baru Kawasan Konservasi Ilmiah (KKI).Ketua Dewan Pengarah BRIN sendiri dijabat oleh Megawati Soekarnoputri.


Sementara eks Balai Besar Riset Budidaya Perikanan, Gondol berganti kelamin menjadi UPT Balai Pelatihan Kelautan dan Perikanan Buleleng, KKP RI. Untuk memastikan pembentukan UPT Balai Pelatihan Kelautan dan Perikanan Buleleng sejumlah pejabat dilembaga itu di pimpin Plt Kepala Balai Pelatihan Kelautan dan Perikanan Buleleng Wawan Andryanto melakukan audiensi dengan Penjabat (Pj) Bupati Buleleng Ketut Lihadnyana. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan I Gede Putra Aryana mendampingi pertemuan tersebut Ruang Rapat Rumah Jabatan Bupati Buleleng, Senin (18/3/2024).


Dalam pemaparannya Wawan menyampaikan keinginan untuk meminta rekomendasi dari Pj Bupati Buleleng terkait pembentukan UPT Balai Pelatihan Kelautan dan Perikanan Buleleng, KKP RI sebagai pengganti UPT Balai Besar Riset Budidaya Perikanan Gerokgak yang sudah bergabung dengan BRIN.


Menurut Wawan,pembentukan UPT Balai Pelatihan Kelautan dan Perikanan ini sesuai dengan Peraturan Menteri (Permen) KP RI Nomor 5 Tahun 2024 tentang Organisasi dan Tata Kelola (OTK) KKP RI. “Permohonan rekomendasi ini juga sesuai dengan Peraturan Menteri Pemberdayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (PermenPAN RB) Nomor 2 Tahun 2023 mengenai pembentukan UPT,” katanya.


UPT Balai Pelatihan Kelautan dan Perikanan ini nanti akan berfungsi membangun komptensi SDM Kelautan dan Perikanan seperti masyarakat dan kelompok nelayan yang membawahi wilayah Bali Nusa Tenggara. Atas kehadiran jajaran eks pejabat Balai Besar Riset Budidaya Perikanan,Gondol itu,Pj Bupati Buleleng hanya berharap balai tersebut akan memberi prioritas kepada masyarakat Buleleng. “Saya berharap nantinya Balai Pelatihan Kelautan dan Perikanan ini memprioritaskan pelatihan bagi masyarakat Buleleng khususnya yang berada di Kecamatan Gerokgak,” tandasnya.

wartawan
CHA
Category

Negara Hadir untuk Rakyat, Kasdam IX/Udayana Pimpin Groundbreaking 24 Titik Jembatan Garuda

balitribune.co.id | Singaraja - Komitmen TNI Angkatan Darat dalam mempercepat pembangunan infrastruktur di wilayah pelosok kembali dibuktikan. Kasdam IX/Udayana, Brigjen TNI Taufiq Hanafi, memimpin acara peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan Jembatan Garuda yang dipusatkan di Desa Lokapaksa, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng, Senin (30/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Telkomsel Bangun COMBAT di Desa Sadi, Perkuat Sinyal Perbatasan RI–Timor Leste

balitribune.co.id | NTT - Komitmen Telkomsel dalam memperluas akses konektivitas digital hingga wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal kembali diwujudkan melalui hadirnya Compact Mobile BTS (COMBAT) di Desa Sadi, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada pertengahan Maret 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

OJK Respons Putusan KPPU: Industri Pinjaman Daring Harus Sehat, Transparan, Berintegritas

balitribune.co.id | Jakarta - Melalui siaran pers yang disampaikan pada Jumat (27/3), OJK menegaskan pihaknya mencermati putusan Ketua Majelis KPPU dalam Perkara Nomor 05/KPPU-I/2025 berkaitan dengan dugaan pelanggaran Pasal 5 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tahun 2026, Tabanan Target Investasi Rp1,2 Triliun

balitribune.co.id I Tabanan - Pemerintah Kabupaten Tabanan memasang target nilai investasi sebesar Rp1,2 triliun pada 2026 dengan mengandalkan sektor penunjang pariwisata dan UMKM sebagai motor penggerak utama.

Target ambisius ini dibarengi dengan kebijakan penataan zonasi ketat guna memastikan pembangunan tetap selaras dengan kelestarian lingkungan, khususnya di wilayah hulu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.