Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Usai Pandemi Wisatawan Akan "Balas Dendam" Memilih Berwisata Lebih Lama

Bali Tribune / IGN Rai Suryawijaya

balitribune.co.id | Denpasar - Pasca-kasus virus Corona menyebar di Pulau Bali, pariwisata di pulau ini mulai goyang. Pasalnya, dalam sebulan, pulau Bali kerap dikunjungi ratusan ribu wisatawan asing maupun domestik. Namun kali ini tampak sepi dari aktivitas pariwisata akibat pandemi global. Hal tersebut yang membuat kondisi pariwisata Bali saat ini tanpa denyut kehidupan karena berbagai negara dan Pemerintah Indonesia sedang fokus melawan Covid-19. 

Sehingga pemerintah di berbagai negara membatasi pergerakan orang-orang yang melakukan perjalanan wisata termasuk Indonesia juga memberlakukan hal yang sama untuk menekan penyebaran Covid-19. Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Badung, IGN Rai Suryawijaya menyampaikan bahwa hotel di kabupaten setempat saat ini masih ada yang beroperasional. 

Meskipun demikian, sebagian pegawai dirumahkan dan sisanya masih bekerja seperti biasa. "Ada hotel yang masih memperkerjakan pegawainya. Namun memberlakukan hal berbeda dari kondisi normal. Misalnya 1 hotel yang memiliki 200 karyawan, sekarang ini 150 orang karyawannya di-off-kan (dirumahkan) 50 orang masih dipekerjakan misalnya untuk bersih-bersih, perawatan bangunan dan petugas keamanan," jelasnya di Denpasar, Selasa (21/4).

Menurut dia, dengan adanya keputusan pemerintah kabupaten/kota di Bali melakukan karantina pekerja migran Indonesia (PMI) asal Bali di hotel-hotel, ini sangat bagus untuk membantu operasional hotel. Mengingat saat ini hanya beberapa wisatawan asing yang terjebak di Bali yang menginap di hotel. Mereka tidak bisa kembali ke tempat asalnya karena pemerintah di negaranya masih memberlakukan lockdown. Sehingga wisatawan memilih untuk tinggal di Bali dalam keadaan terpaksa. 

Dikatakan Rai, ini yang membantu okupansi atau tingkat hunian hotel. Namun ada hotel yang memilih tidak beroperasional karena tidak ada wisatawan. "PMI yang dikarantina dibeberapa hotel di Badung sangat membantu operasional hotel. Dengan adanya PMI dikarantina di hotel memudahkan untuk mengontrol dan lebih efisien. Kalau karantina sendiri siapa yang menjamin. Di Badung dipakai karantina PMI kurang lebih 20 hotel," jelasnya yang juga Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Badung. 

Lebih lanjut Rai menyampaikan, sekarang ini bukan waktunya untuk membicarakan mendatangkan wisatawan ke Bali. Sekarang harus fokus untuk menangani virus Covid-19 supaya cepat diatasi. Sehingga harapannya, beberapa bulan ke depan kondisi ini dapat berangsur-angsur normal kembali. 

Apabila masyarakat disiplin mengikuti imbauan pemerintah untuk memutus rantai penyebaran Covid-19, Ia berharap Agustus 2020 pemerintah sudah bisa menyatakan Bali maupun Indonesia umumnya aman dari pandemi global. "Jika Agustus sudah aman, kita bisa recovery atau pemulihan akhir tahun 2020. Mudah-mudahan bisa mulai dibuka Natal dan Tahun Baru," harapnya. 

Dikatakan Rai, jika harapan tersebut terpenuhi niscaya pada tahun 2021 akan terjadi tren peningkatan masa liburan. Kenapa demikian? Karena akan terjadi "balas dendam" dari orang-orang yang ingin bepergian. Balas dendam dalam artian, saat masa-masa pandemi mereka beberapa bulan diam di dalam rumah, tidak bisa ke mana-mana. Begitu pandemi telah berakhir, maka saat itulah kesempatan untuk membuang rasa bosan terlalu lama di dalam rumah dengan melakukan travelling yang cukup lama dari biasanya.

"Orang-orang yang melakukan perjalanan wisata termasuk warga Tiongkok akan memperpanjang waktu liburan mereka. Misalnya dari 3 sampai 4 hari bisa diperpanjang menjadi 5 hari atau 2 minggu. Karena mereka merasa bosan beberapa bulan berada di dalam rumah karena masa karantina. Jadi, begitu virus ini sudah dapat dikendalikan maka wisatawan akan memilih liburan," bebernya. 

Inipun yang akan dilirik oleh pelaku pariwisata Bali dengan menghadirkan tujuan wisata yang nyaman dan menyenangkan saat pandemi sudah berakhir. "Jadi 2021 akan mulai pulih dan kedatangan wisatawan akan meningkat pada 2022. 2020 akhir akan mulai ada geliat pariwisata dan 2021 mulai terlihat membaik," sebutnya.

wartawan
Ayu Eka Agustini

Mulai 10 April, Pemkot Denpasar Terapkan WFH Setiap Jumat

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar resmi memberlakukan kebijakan Work From Home (WFH) setiap hari Jumat, yang akan dimulai pada 10 April 2026. 

Kebijakan ini merujuk pada arahan pemerintah pusat terkait efisiensi energi dan fleksibilitas kerja, serta tertuang dalam Surat Edaran Walikota Denpasar Nomor B/000.8.3/602/SETDA Tahun 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Tahap Awal WFH, Pemkab Tabanan Pastikan Layanan Publik Tetap Jalan

balitribune.co.id I Tabanan -  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan memastikan seluruh unit pelayanan publik tetap beroperasi secara normal dan menjadi prioritas utama meskipun kebijakan Work From Home (WFH) mulai diberlakukan bagi sebagian pegawai.

Prioritas ini bertujuan agar masyarakat tetap mendapatkan akses layanan dasar tanpa hambatan di tengah masa penyesuaian sistem kerja baru yang ditetapkan oleh pemerintah pusat ini.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

153 Orang di Lapas Tabanan Jalani Tes Urine

balitribune.co.id I Tabanan - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tabanan menggelar razia dan tes urine terhadap 153 petugas dan warga binaannya pada Senin (6/4/2026). Kegiatan itu dilakukan untuk memperkuat deteksi dini jelang peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) Ke-62. Lewat kegiatan itu, Lapas Tabanan hendak memastikan lingkungannya bersih dari peredaran gelap narkoba.

Baca Selengkapnya icon click

Karya Ida Betara Turun Kabeh, Ribuan Umat Hindu Sembahyang di Pura Agung Besakih

balitribune.co.id I Amlapura - Umat hindu memadati Pura Agung Besakih untuk menghaturkaan Bakti Penganyar dan persembahyangan bersama dalam rangkaian Karya Agung Ida Betara Turun Kabeh. Upacara Bakti Penganyar ini berlangsung khusuk dipuput oleh sejumlah Sulinggih, dan pada Selasa (7/4/2026) merupakan jadwal bakti penganyar Kabupaten Badung.  

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.