Usung Konsep Wisata Kesehatan dan Kebugaran Pasca-Pandemi, Gdas Kenalkan Pengobatan Bali | Bali Tribune
Bali Tribune, Sabtu 25 Juni 2022
Diposting : 17 May 2022 18:06
YUE - Bali Tribune
Bali Tribune / PENGOBATAN - Selain mengenalkan pengobatan yang digunakan oleh orang Bali dahulu, Gdas membuat menu vegan khas Bali untuk pengobatan dan penyembuhan bagi wisatawan

balitribune.co.id | GianyarBelajar dari pengalaman selama 2 tahun hidup berdampingan dengan pandemi Covid-19, tampaknya menambah keyakinan para investor dan wisatawan lebih mengutamakan kesehatan dan kebugaran. Pasca-pandemi ini, investor pun mendapatkan ide bisnis baru yang menyasar para pelancong (wisatawan) dengan menghadirkan pusat kesehatan dan kebugaran di dalam resor. 

Salah satunya adalah resor di Ubud Kabupaten Gianyar dengan fasilitas kesehatan dan kebugaran yang didesain seorang desainer arsitektur, Ida Bagus Oka Genijaya. 

Ia mengatakan, Gdas Bali Health and Wellness Resort berbasis di Mas Ubud adalah resor kesehatan dan kebugaran dibangun untuk mereka yang ingin menikmati pengobatan Desa Ubud. "Kebetulan dibangun saat masa pandemi. Nantinya akan menjadi resor kesehatan dan kebugaran di pedesaan Kumbuh dengan hamparan sawah. Materialnya pun menggunakan bahan-bahan alam yang ada di Bali sehingga akan menciptakan kesejukan," katanya di Gdas Bali Health & Wellness Resort sembari mengenalkan konsep kesehatan dan kebugaran kepada awak media dan biro perjalanan wisata di Desa Kumbuh, Ubud, Selasa (17/5). 

Pendiri Gdas Bali Health & Wellness Resort, Russell Simmons yang merupakan seorang yogi dan penekun meditasi ini mengaku menggandeng orang lokal menjadi konsultan kesehatan dan kebugaran dengan melihat tiga faktor penting yaitu sumber daya manusia, service dan reward. Ia mengambil lokasi di Desa Kumbuh, Ubud yang merupakan kampung halaman seniman ukiran kayu karena diyakini sebagai kota pengobatan dan penyembuhan. 

"Bali dan Ubud adalah tempat paling feminim di dunia. Resor ini digunakan untuk mengenalkan pengobatan yang digunakan oleh orang Bali dahulu. Saya sudah biasa ke Miami, New York tapi sejak empat kali ke Bali, saya ingin menetap di Bali. Saya pun mempromosikan gaya hidup yang sehat setelah pandemi," ujar Russell Simmons.

Perusahaannya yang membawahi banyak influencers akan digunakan untuk menyebarkan gaya hidup sehat setelah pandemi. Saat ini pihaknya dalam tahap memberikan pelatihan kepada orang-orang lokal di Kumbuh dan memberikan kesempatan untuk mengelola propertinya. "Kita harus memaksimalkan sumber daya manusia orang Bali. Resor ini akan dijadikan juga sebagai sekolah untuk belajar ilmu yoga. Membangun resor ini bukan masalah uang tapi ini tujuan terakhir hidup saya, dan hadiah untuk mengarahkan ke gaya hidup sehat setelah pandemi," bebernya. 

Russell Simmons menambahkan, selain sebagai pusat budaya dan seni, Ubud  memberikan pengalaman wisata berbasis kesehatan bagi mereka yang siap melihat ke dalam dan fokus pada energi positif yang ditawarkan pulau ini. "Gdas Bali adalah tempat untuk mengoptimalkan, meremajakan, dan merekayasa ulang kebiasaan dan pilihan gaya hidup," imbuhnya.