balitribune.co.id I Gianyar - Dinas Pertanian Kabupaten Gianyar menggenjot cakupan vaksinasi rabies anjing di Gianyar. Kali ini vaksinasi serentak digelar di 15 Banjar di Desa Ketewel, Kecamatan Sukawati, Rabu (8/7/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 Wita itu merupakan bagian dari program vaksinasi massal yang berlangsung pada 6–15 Juli 2026.
warga menyambut dengan antusias pelaksanaan vaksinasi tersebut. Warga mendatangi lokasi vaksinasi dengan membawa hewan peliharaannya. Sebelum menerima vaksin, setiap hewan terlebih dahulu didata oleh petugas sebagai bagian dari pendataan cakupan vaksinasi. Respon warga inipula mendongkrak capaian vaksinasi rabies tertinggi di Bali.
Dimana, cakupan vaksinasi rabies anjing di Gianyar telah mencapai 90,03 persen, jauh melampaui target minimal 70 persen untuk membentuk kekebalan populasi (herd immunity).
Dari estimasi populasi 79.915 ekor anjing, sebanyak 71.949 ekor telah divaksin. Selain itu, vaksinasi juga menyasar 651 ekor kucing dan 1 ekor monyet, sehingga total hewan yang telah divaksin mencapai 72.601 ekor.
"Capaian vaksinasi rabies di Gianyar sudah mencapai 90,03 persen atau tertinggi di Bali. Ke depan yang menjadi fokus kami adalah mempertahankan cakupan tersebut melalui vaksinasi rutin dan meningkatkan kesadaran masyarakat agar hewan peliharaan selalu mendapatkan vaksin rabies," ujar Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kabupaten Gianyar, I Made Dwitemaja.
Selaian vaksinasi, sterilisasi terhadap 75 ekor anjing dan 10 ekor kucing, serta vaksinasi rabies bagi 100 ekor hewan. Seterilisasi menjadi salah satu strategi pengendalian populasi hewan penular rabies (HPR), sedangkan vaksinasi dilakukan untuk menjaga kekebalan hewan sehingga mampu memutus rantai penyebaran rabies.
"Penanganan rabies tidak hanya melalui vaksinasi, tetapi juga pengendalian populasi melalui sterilisasi. Karena itu kami terus menggandeng berbagai pihak, termasuk organisasi pecinta satwa, agar program ini berjalan berkelanjutan," katanya.