Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Vakum 10 Tahun, Mekepung Gubernur Cup Digelar Lagi

Bali Tribune/Sekha makepung di Jembrana antusias mengikuti Gubernur Cup yang kembali digelar setelah 10 tahun vakum

balitribune.co.id | Negara - Setelah vakum selama sepuluh tahun, event Mekepung Gubernur Cup kembali digelar Minggu (14/7). Event yang diselenggarakan dalam rangka memeriahkan rangkaian HUT Kota Negara yang ke-124 ini dibuka langsung  Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati ditandai pelepasan peserta pekepungan di Sirkuit Samblong, Kelurahan Sangkaragung, Kecamatan Jembrana. 

Mekepung Gubernur Cup 2019 ini hingga usai disaksikan langsung Gubernur Bali Wayan Koster didampingi Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan, Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra, serta unsur Forkopinda Jembrana. Makepung Gubernur Cup diikuti 360 peserta terdiri dari Ijogading Timur menerjunkan 116 pasang kerbau, sedangkan  Tim  Ijogading barat 146 pasang kerbau. Perlombaan perdana yang dilaksanakan di Sirkuit Samblong tersebut berlangsung seru, joki masing-masing tim saling berupaya keras mengalahkan lawan-lawannya.

Dari pantauan, belasan ribu penonton termasuk sejumlah wisatawan asing nampak hadir memenuhi sirkuit sepanjang 1.200 meter tersebut. Para joki dari blok Ijogading Barat mendominasi Regu A. Sedangkan blok Ijogading Timur sukses mendominasi dua regu, yakni Regu B dan C. Dengan perolehan total skor 33 untuk Ijogading Timur dan skor 27 untuk Ijogading Barat. Salah satu peserta pekepungan, Ketut Sudana (49) asal Banjar Katulampa, Desa Manistutu, Melaya mengapresiasi Pemprov Bali karena kembali menggelar Mekepung Gubernur Cup.

Menurutnya pelaksanaan Mekepung yang pertamakali digelar Sirkuit Samblong ini sudah sangat baik. "Kedepan saya berharap pelaksanaan event Gubernur Cup ini bisa lebih berkembang lagi, mulai dari peserta hingga tempat pelaksanaan. Dari sirkuit Samblong ini menurut saya sudah baik, hanya tempat start kurang ketimur posisinya,"ujarnya. Dari empat kategori, yakni Kategori A 10 pelepasan, kategori B 20 pelepasan, kategori C 30 pelepasan serta kategori D yakni pemula sebanyak 56 pelepasan, Kelompok Ijogading Barat berhasil meraih juara umum.

Gubernur Bali, Wayan Koster usai menyerahkan hadiah kepada para pemenang mengatakan kembali digelarnya event Mekepung Gubernur Cup adalah upaya pelestarian tradisi budaya yang ada di Jembrana untuk meningkatkan pariwisata Jembrana. "Ini adalah tradisi unik yang harus kita lestarikan. Tradisi mekepung merupakan warisan budaya yang hanya ada di kabupaten Jembrana. Jadi patut kita lestarikan dan kedepan akan kita kembangkan terus agar Mekepung ini semakin dikenal sehingga pariwisata di Jembrana semakin berkembang,"ungkap Koster.

Sementara Wakil Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan yang juga mengapresiasi kembali digelarnya Mekepung Gubernur Cup ini mengatakan langkah Gubernur Bali ini mampu meningkatkan semangat serta gairah sekha mekepung dalam melestarikan seni budaya asli Jembrana. Sebagai pengembangan daya tarik wisata, pihaknya mengusulkan tahun depan di Jembrana agar bisa digelar Festival Mekepung. Festival Makepung tersebut dimaksud Kembang adalah dengan memodifikasi kemasan event tanpa merubah tradisi serta orisinalitasnya.

Usai event ini menurutnya juga akan ada evaluasi serta catatan yang akan dibahas dalam forum grup diskusi untuk merealisasikannya. "Kita ingin konsepnya dimodifikasi dengan festival Mekepung selama tiga hari, jadi ada rangkaiannya. hari pertama festival kuliner, kerajinan serta cloting menyajikan berbagai kuliner lokal Jembrana juga berbagai olahan daging kerbau sebagai nilai tambah.selanjutnya hari kedua ada mekepung lampit mempergunakan sawah basah disekitar sirkuit. Puncaknya barulah ditutup mekepung darat," tandasnya. /uni

 

 

 

wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Ditpolairud Polda Bali Gagalkan Penyelundupan 21 Penyu Hijau di Buleleng, Seorang Lansia Diamankan

balitribune.co.id | Singaraja - Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Bali berhasil menggagalkan upaya penyelundupan dan perdagangan satwa liar dilindungi jenis penyu hijau di pesisir pantai Kabupaten Buleleng. Dalam operasi yang dilakukan pada Jumat (19/6/2026), petugas mengamankan 21 ekor penyu hijau dalam kondisi hidup beserta seorang terduga pelaku.

Baca Selengkapnya icon click

Duta Badung Tampilkan Baradwara, Angkat Spirit Sanghyang Jaran pada Wimbakara Balaganjur Remaja PKB XLVIII 2026

balitribune.co.id | Denpasar – Duta Kabupaten Badung kembali menunjukkan kualitasnya pada ajang Wimbakara (Lomba) Balaganjur Remaja dalam rangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026. Tampil sebagai peserta urutan pertama di panggung terbuka Art Centre Denpasar, Kamis (18/6/2026) malam, Sekaa Gong Cakradhara Desa Adat Sedang, Desa Sedang, Kecamatan Abiansemal, tampil maksimal membawakan garapan bertajuk Baradwara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cuma Rp5,6 Juta! Ikuti Program Spesial HUT 56 Astra Motor Lewat Aplikasi Motorku X

balitribune.co.id | Denpasar – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-56 Astra Motor, Astra Motor menghadirkan program spesial bertajuk “Vario Street 5,6 Juta Spesial HUT 56 Astra Motor”. Melalui program ini, konsumen berkesempatan mendapatkan Honda Vario 125 Street dengan harga spesial hanya Rp5,6 juta. Program nasional ini juga dapat diikuti oleh masyarakat Bali melalui aplikasi Motorku X.

Baca Selengkapnya icon click

WNA Asal Belgia Ditemukan Meninggal Dunia di Penida Bambu Green Villas

balitribune.co.id I Semarapura - Personel Polsek Nusa Penida bergerak cepat menindaklanjuti laporan terkait seorang warga negara asing (WNA) asal Belgia yang ditemukan meninggal dunia di Penida Bambu Green Villas, Dusun Biaung, Desa Ped, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Selasa (16/6/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Rilis Album Perjaka Kasmaran I Bandit Kembali Warnai Musik Bali

balitribune.co.id I Gianyar - Musisi Bali Staryon kembali hadir meramaikan industri musik daerah dengan menghidupkan kembali nama I Bandit melalui album perdana bertajuk Perjaka Kasmaran. Album tersebut menjadi penanda kembalinya musisi asal Banjar Kutuh, Desa Sayan, Kecamatan Ubud, setelah vakumnya grup Boy n Bandit yang sempat populer pada awal tahun 2000-an.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.