Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Wanita OTG di Klungkung Meninggal, Penguburan Sesuai Protokol Covid-19

Bali Tribune/ Seorang wanita OTG yang meninggal dilakukan penguburan sesuai protokol Covid-19.
Balitribune.co.id | Semarapura - Seorang wanita asal Dusun Mungguna, Desa Tihingan, Banjarangkan, Klungkung yang teridentifikasi sebagai orang tanpa gejala (OTG) Covid-19, meninggal di rumahnya pada Selasa (30/6) lalu. Ia dikubur  di setre Adat Penasan pada Rabu (1/7) sekitar pukul 13.00 Wita dengan protokol Covid-19, yang dihadiri unsur Tim Pemusalaran Jenazah RSU Klungkung, BPBD, TNI dan Polri.
 
Meninggalnya  OTG ini dibenarkan oleh Kadis Kesehatan Klungkung Dr Adi Swapatni. Menurutnya, meski belum ada hasil yang menunjukkan bahwa wanita OTG tersebut positif Covid-19, namun sebelumnya pernah kontak erat dengan penderita Covid-19 sehingga tata kelola penguburannya dilakukan dengan protokol Covid-19.
 
Sementara menurut sumber, OTG wanita ini memang diketahui menderita sakit, hanya belum diketahui pasti apa penyakitnya. Yang jelas OTG ini meninggal dunia di rumahnya di Dusun Mungguna, Desa Tihingan, Banjarangkan, Klungkung.
 
Wanita ini sebelumnya sempat menjalani isolasi mandiri di rumahnya di Dusun Mungguna, Desa Tihingan, Banjarangkan, Klungkung. Sedianya saat diisolasi mandiri wanita OTG tersebut hendak menjalani rapid test massal pada hari Selasa (30/6) tapi keburu meninggal.
wartawan
Ketut Sugiana
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ornamen Nuansa Khas Ramadan dan Nyepi Sambut Wisatawan Mendarat di Bali

balitribune.co.id I Kuta - Thematic Event berupa pawai Ogoh-Ogoh dan parade Idul Fitri menyambut para penumpang atau wisatawan yang mendarat di Bali melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai. Hal itu dihadirkan pengelola bandara untuk semakin memperkuat suasana Hari Suci Nyepi dan Idul Fitri di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi, Idul Fitri, dan Moderasi Beragama

balitribune.co.id | Gubernur Bali, Wayan Koster (Pak Koster), mengonfirmasi bahwa kesepakatan tokoh lintas agama terkait pengaturan kegiatan keagamaan pada momen perayaan hari besar dua agama, yakni Hindu dan Islam, yang pada tahun 2026 ini akan dirayakan hampir secara bersamaan, Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948 jatuh pada tanggal 19 Maret 2026 dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H jatuh pada tanggal antara 20 atau 21 Maret 2026, bisa dijalankan dengan memperh

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.