Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Warga Apuan Kelod Datangi Kantor Dinsos Bangli, Pertanyakan Pendistribusian KKS

Bali Tribune/ DATANGI - Warga Apuan Kelod datangi Kantor Dinas Sosial Bangli, Selasa (2/3).
balitribune.co.id | Bangli - Sejumlah warga Banjar Apuan Kelod, Desa Apuan, Kecamatan Susut, Bangli, mendatangi Kantor Dinas Sosial Bangli, Selasa (2/3/2021). Maksud dan tujuan warga datang ke Kantor Dinsos yakni meminta kejelasan terkait pendistribusian Kartu Keluarga Sejahtera (KKS). Begitu pula soal tidak bisa dilakukan pencarian atas batuan melalui KKS. 
 
Salah seorang warga, Wayan Subagia, mengatakan kehadiran ke Kantor Dinsos untuk meminta kejelasan terkait bantuan melalui KKS. Menurutnya, selama ini minim informasi terkait KKS. Sejumlah warga yang menjadi calon penerima KKS justru tidak tahu menahu. "Warga tidak tahu mendapat bantuan. Jika bantuan tidak diambil warga dianggap mampu sementaradi salah satu sisi warga membutuhkan bantuan tersebut,” terangnya .
 
Pihaknya sudah sempat menanyakan hal tersebut ke desa. Dari pihak desa mengklaim sudah menginformasikan melalui kepala Dusun masing-masing. "Katanya sudah diteruskan, namun kami tidak mendapat informasi secuil pun terkait bantuan tersebut,” jelasnya. Pihaknya berharap instansi terkait bisa membantu warga. Sehingga bantuan bisa turun dan dikmati oleh warga.
 
Kasi Pendataan Kelembaan dan Kemitraan Dinas Sosial Bangli Neneng Setiawati saat dikonfirmasi tidak menampik adanya warga yang mempertanyakan perihal KKS. Neneng Setiawati mengatakan dalam program ini, Dinas Sosial sebatas pendamping sekaligus menjebati pelaksanaanya. Bantuan dari pemerintah pusat ini disalurkan melalui bank yang telah ditunjuk. Terkait penerima bantuan, datanya telah disampaikan kepada desa-desa. "Kami telah bersurat ke desa agar diteruskan kepada warganya. Dalam surat tersebut telah terlampir calon penerima manfaat," ungkapnya. 
 
Terkait kasus di Desa Apuan, memang saat melakukan pendistribusian KKS tidak ada warga yang hadir. "Khusus di Banjar Apuan Kelod tidak ada yang hadir. Ketika kami kroscek banyak yang tidak mendapat informasi, ada pula yang sudah meninggal maupun ada yang sudah mampu," terangnya. 
 
Karena tidak diambil sesuai waktu yang ditentukan maka kartu dibawa kembali oleh pihak bank. Disinggung terkait upaya Dinas Sosial, Neneng Setiawati mengatakan jika pihaknya akan kembali mengajukan permohonan ke pemerintah pusat. Sehingga diberikan kesempatan perpanjangan layanan. Pasalnya banyak KKS yang belum tersalurkan. “Untuk Bangli sekitar 1000 KKS belum tersalurkan,” ujarnya.
 
Sementara untuk  kartu yang belum bisa dicairkan,  kata Neneng Setiawati ada beberapa faktor penyebanya, seperti NIK yang tidak diaktifasi, double penerima dalam satu KK, tidak adanya transaksi tahun sebelumnya. "Penerima manfaat tidak melakukan transaksi secara berturut-turut, sehingga dianggap tidak membutuhkan bantuan atau orang sudah dianggap meninggal dunia,” jelasnya.
 
Anggota DPRD Bangli, Satria Yuda berharap instansi terkait bisa memfasiltasi warga yang belum menerima batuan. Menurutnya dalam kondisi pandemic Covid-19 masyarakat terutama yang kurang mampu sangat berharap mendapat bantuan. ”Kami tidak ingin program pusat justru tidak jalan di bawah karena ketidaksigapan aparatur di bawah,” tegas politisi dari PDI-P ini. 
wartawan
Agung Samudra
Category

Catus Pata Jadi Panggung Utama Buleleng Festival

balitribune.co.id I Singaraja - Setelah Lovina Festival, Pemerintah Kabupaten Buleleng kembali menggelar perhelatan akbar berupa Buleleng Festival (Bulfest). Saat ini Panitia Bulfest masih  terus mematangkan persiapan menjelang acara yang akan dibuka dalam tujuh hari ke depan. Hingga saat ini, progres persiapan fisik maupun teknis dilaporkan telah mencapai angka 95 persen.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kebakaran Lahan 3 Hektar Nyaris Hanguskan Pemukiman di Kubu

balitribune.co.id I Amlapura - Kebakaran lahan masih terus saja terjadi di sejumlah wilayah di Kecamatan Kubu, Karangasem. Di Banjar Dinas Nusu, Desa Sukadana, Kubu, kebakaran lahan menghanguskan sekitar 3 hektar lahan perkebunan Mangga dan Jambu Mete milik warga setempat. Berdasarkan informasi yang diperoleh media ini, kejadian kebakaran tersebut terjadi pada Senin (10/8/2026) petang, sekitar pukul 18.00 Wita.

Baca Selengkapnya icon click

Dishub Badung Ubah Pola Arus Keluar Puspem, MRLL Diuji Saat Jam Pulang ASN

balitribune.co.id I Mangupura - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Badung mulai menguji skema Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas (MRLL) di kawasan Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung. Rekayasa ini diberlakukan untuk mengurai kepadatan kendaraan yang terjadi saat jam pulang pegawai.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.