Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Warga Banjar Pucuk Protes Pabrik Aspal

PROTES
Warga saat protes terhadap keberadaan pabril aspal ketika anggota DPRD Tabanan turun ke lapangan, kemarin.

BALI TRIBUNE - Komisi I dan Komisi II DPRD Tabanan melakukan sidak ke pabrik aspal PT Probocondo Tunggal Taruna di Banjar Pucuk, Desa Bantas, Kecamatan Selemadeg Timur, Tabanan pada Rabu (17/5). Sidak dilakukan karena ada tembusan surat ke dewan bahwa warga Banjar Pucuk mengeluhkan asap dan suara bising yang ditimbulkan saat memproduksi aspal.

Parahnya lagi, ada beberapa warga yang rumahnya berjarak 75 meter dari pabrik dan mempunyai balita, sempat mengungsikan balitanya, karena setelah tiga kali diperiksa ke Puskesmas setempat ada indikasi gangguan pernapasan.

Salah seorang perwakilan warga, I Gede Wayan Darmawan (38) mengaku keluhan ini sudah dirasakan sejak tiga tahun lalu. Namun baru dikoordinasikan dan melakukan sangkep banjar bersama seluruh krama dengan pihak desa. "Kami keberatan terus seperti ini, kesehatan bisa terus buruk jika setiap hari merasakan ini," ungkapnya.

Warga yang rumahnya cukup dekat dengan pabrik aspal, kata dia, hampir setiap hari diganggu kepulan asap, bau aspal, bahkan suara bising. Terlebih lagi ketika memproduksi aspal di malam hari, tidur pun terganggu."Masalahnya mereka malam juga bekerja, bahkan bisa sampai subuh," tambah Darmawan warga Banjar Pucuk, Desa Bantas, Kecamatan Seltim.

Camat Selemadeg Timur, I Gusti Putu Ngurah Dharma Utama yang turut kelapangan, menjelaskan, jika keluhan ini santer terdengar sekitar tiga minggu lalu, tetapi keluhan seperti gangguan asap, bau aspal dan suara bising sudah dirasakan sejak tiga tahun lalu.

Ia menambahkan, krama Banjar Pucuk sebenarnya telah melakukan paruman interen, sebelum melakukan pertemuan pada hari Minggu lalu di kantor desa. Bahkan yang tidak diterima oleh warga jika ada penambahan kapasitas mesin pencampuran aspal yang tidak disertai sosialisasi.

Komisi I, Komisi II DPRD Tabanan beserta OPD terkait seperti DLH, Satpol PP, dan Perizinan langsung meninjau pabrik aspal yang sudah beroperasi sejak delapan tahun itu. Ternyata dari pantauan ada potensi pelanggaran. Misalnya, posisi layout pabrik yang seharusnya memproduksi aspal di bawah tetapi sudah semakin dekat dengan permukiman.

Berikutnya ada penambahan kapasitas seperti penambahan mesin, dan adanya perluasan lahan yang sebelumnya itu memang harus ada permohonan kapasitas."Tetapi saat ini kami belum bisa menentukan keputusan karena pemilik pabrik atau penanggung jawab tidak ada di tempat," ungkap Ketua Komisi I DPRD Tabanan I Putu Eka Nurcahyadi.

Ditanya, apakah nanti pabrik akan ditutup, Eka Nurcahyadi mengatakan kalau melihat dampak yang ditimbulkan, kemungkinan besar pabrik aspal ini harus ditutup."Tetapi sebelum itu kami melihat dulu aturannya, terutama di DLH dan Perizinan," tandasnya.

Karyawan Operasional PT Probocondo Tunggal Taruna, I Wayan Bagiada mengakui pihaknya telah mendengar keluhan warga Banjar Pucuk sekitar tiga minggu lalu. Namun hal ini telah ada rapat pada tanggal 15 Mei 2017 di kantor desa bersama warga maupun camat.

Saat itu pihak perusahaan sanggup menanggulangi keluhan masyarakat tersebut."Saat itu saya dengar pihak perusahaan akan sanggup menanggulangi keluhan masyarakat," ujar Bagiada.

wartawan
Komang Arta Jingga
Category

KSOP Padangbai Pastikan Pelayaran Selat Lombok Aman, Nahkoda Tetap Diimbau Waspada

balitribune.co.id | Amlapura - Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Padangbai mengeluarkan imbauan kepada seluruh nahkoda kapal feri dan fast boat untuk senantiasa mewaspadai potensi gelombang tinggi serta angin kencang di perairan Selat Lombok. Meski demikian, pihak KSOP memastikan bahwa kondisi cuaca di Selat Lombok bagian Utara saat ini masih aman untuk aktivitas pelayaran.

Baca Selengkapnya icon click

Angin Kencang Picu Kebakaran Hebat di Kubu, 15 Hektar Lahan Mangga dan Mete Hangus

balitribune.co.id | Amlapura - Kebakaran hebat melanda lahan pertanian milik warga di Banjar Dinas Karangsari, Desa Sukadana, Kecamatan Kubu, Karangasem, Selasa (21/7/2026). Peristiwa yang terjadi sore hari tersebut menghanguskan sekitar 15 hektar lahan yang ditanami pohon mangga dan mete.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tampil Impresif dengan XMAX, Gubernur YRFI Bali Raih Podium di YSR 2026 Mandalika

balitribune.co.id | Mandalika - Minggu (19/7/2026) menjadi momen bersejarah bagi Gubernur Yamaha Riders Federation Indonesia (YRFI) Bali, Narto Gluweh. Hobi balap yang ia tekuni membuahkan hasil manis dengan keberhasilannya meraih podium pada ajang Yamaha Sunday Race (YSR) 2026 di Sirkuit Mandalika, Lombok.

Baca Selengkapnya icon click

Percepat Perlindungan LP2B, Bali Siap Jadi Model Ketahanan Pangan Berkelanjutan

balitribune.co.id I Denpasar - Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Bali dalam mempercepat perlindungan lahan pertanian produktif melalui pendataan dan penetapan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) di seluruh kabupaten/kota di Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Polres Jembrana Atensi Keluhan Sopir Logistik Jawa-Bali

balitribune.co.id I Negara - Keluhan para sopir logistik Jawa-Bali kini juga menjadi perhatian serius aparat kepolisian di Jembrana. Pasca penyampaian aspirasi dari para sopir truk pada Senin (21/7/2026), Kapolres Jembrana, AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati pun angkat bicara. Pihaknya memastikan aspirasi para sopir yang disampaikan melalui DPRD Jembrana menjadi atensi.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.