Warga Geger, Mayat Tergeletak di Trotoar Banyuasri | Bali Tribune
Bali Tribune, Senin 15 April 2024
Diposting : 1 April 2024 07:00
CHA - Bali Tribune
Bali Tribune / DIEVAKUASI - Warga Singaraja dikejutkan dengan temuan mayat pada Minggu (31/3) sekitar pukul 06.30 Wita. Tampak petugas mengevakuasi jenazah ke RSUD Kabupaten Buleleng.

balitribune.co.id | Singaraja - Warga Singaraja dikejutkan dengan temuan mayat pada Minggu (31/3) sekitar pukul 06.30 wita. Jazad manusia yang diketahui sudah tidak bernyawa itu ditemukan tergeletak di Jalan Achmad Yani Singaraja, tepatnya di seberang selatan Pasar Banyuasri Singaraja.

Saat ditemukan terdapat luka lecet pada pipi dan pelipis kiri serta mengeluarkan cairan dan darah dari mulut.

Polsek Kota Singaraja setelah  menerima laporan adanya temuan mayat tersebut langsung mendatangi lokasi. Penanganan sesuai SOP dilakukan melakukan olah TKP serta pemeriksaan di sekitar lokasi penemuan. Hasilnya, diketahui  mayat tersebut bernama Dodik Natalis Hastadi (38) tercatat sebagai warga Posahan, Desa Tegalharjo, Kecamatan Jebres, Kabupaten Surakarta, Jawa Tengah.

Kapolsek Kota Singaraja, Kompol I Komang Agus Sudarsana, SE, saat dikonfirmasi membenarkan penemuan mayat di atas trotoar dengan posisi tidur telentang di depan sebuah warung lalapan. Untuk sementara masih dalam proses penyelidikan.

“Ditemukan korban tersebut di atas trotoar dalam keadaan tidur telentang posisi kepala menghadap ke utara kaki ke selatan, pada kepala beralaskan tas gendong yang dibawa korban dengan memakai jaket warna hitam, celana panjang kain warna hitam, sepatu warna hitam,” beber Kapolsek Kompol Agus Sudarsana.

Berdasarkan pemeriksaan sementara oleh Bidan Kelurahan Kaliuntu, Desak Made Devi Prasetyaning, pada tubuh korban Dodik Natalis Hastadi ditemukan luka lecet pada pipi sebelah kiri, luka lecet pada pelipis pipi sebelah kiri, keluar cairan dan darah dari mulut.

“Hasil pemeriksaan korban sudah dinyatakan dalam keadaan meninggal dunia, pada korban sudah terdapat kaku  mayat, kemudian keluar cairan dari mulut. Diperkirakan dari pemeriksaan medis itu korban sudah dalam keadaan meninggal lewat dari 3 jam,” jelas Kapolsek Kota Singaraja.

Sejumlah orang dimintai keterangan  termasuk berkoordinasi dengan tenaga medis sementara jenazah  diangkut mengunakan ambulans PMI dan dititipkan di Ruang Jenazah RSUD Kabupaten Buleleng.

"Untuk sementara jenazah dititip di Instalasi Jenazah RSUD Buleleng. Sedang penyebab kematiannya sedang di selidiki," tandasnya.