Warga Geger Penemuan Mayat Terapung di Pantai Ulakan Karangasem | Bali Tribune
Bali Tribune, Minggu 12 Juli 2020
Diposting : 3 June 2020 19:23
Husein SS - Bali Tribune
Bali Tribune/ PENEMUAN - Anggota polisi dari Polsek Manggis melakukan penanganan terhadap penemuan mayat di Pantai Ulakan, Manggis, Karangasem

balitribune.co.id | Amlapura - Sesosok mayat  ditemukan terombang-ambing di Pantai Ulakan, Manggis, Karangasem, oleh warga sebelum akhirnya dievakuasi oleh anggota polisi dari Polsek Manggis dibantu warga dan nelayan setempat, Rabu (3/6/2020). Berdasarkan informasi yang dihimpun, penemuan mayat yang belakangan identitasnya diketahui bernama I Putu Subagia (45) warga asal Banjar Belong, Desa Ulakan, Kecamatan Manggis, Karangasem tersebut awalnya diketahui oleh saksi I Ketut Mudana.

Saat itu sekitar pukul 06.00 Wita, pagi saksi seperti biasa melancong ke pantai Ulakan, di Desa Ulakan, untuk melihat aktifitas nelayan berangkat dan pulang dari melaut. Hanya saja saat itu, saksi melihat pantai sedang sepi karena hampir seluruh nelayan sudah berangkat melaut. Tanpa sadar dari kejauhan saksi melihat seperti ada sesosok tubuh manusia yang mengambang dan terombang-ambing di pantai.

Memastikan apa yang dilihatnya itu, saksi pun mendekat dan ternyata benar, itu adalah sosok tubuh laki-laki, dan kejadian itu langsung dilaporkan kepada Kepala Desa Ulakan, I Ketut Sumendra dan ke Polsek Manggis. Beberapa saat kemudian, sejumlah anggota polisi yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Manggis, Kompol. I Gede Arka, bersama sejumlah tim medisi dari  Puskesmas Manggis, tiba di lokasi kejadian. Dengan dibantu warga, mayat yang mengambang itu kemudian dievakuasi kedarat untuk selanjutnya dilakukan visum oleh tim dokter dan Inafis, Polres Karangasem.

“Setelah dilakukan pemeriksaan, identitas korban diketahui bernama I Putu Subagia asal Banjar Belong, Desa Ulakan. Setelah dilakukan visum jenazah korban langsung dibawa oleh pihak keluarga untuk diupacarai secara adat,” tegas Kapolsek. Sementara itu dari keterangan sejumlah warga, korban diketahui memiliki riwayat mengalami gangguan kejiwaan dan sempat dirawat di RSJ Bangli.